Your browser does not support JavaScript!
 20 Jul 2021    13:00 WIB
Manfaat Anggur Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam AnggurAnggur mengandung banyak karbohidrat dan dapat menyediakan tenaga dalam waktu singkat. Setiap 100 gram anggur hanya mengandung sekitar 70 kalori. Jenis gula yang terdapat di dalam anggur adalah glukosa dan fruktosa yang mudah dicerna sehingga dapat menghasilkan tenaga dalam waktu singkat.Selain itu, anggur juga mengandung serat, vitamin C, vitamin B, vitamin K, vitamin E, zat besi, magnesium, kalsium, fosfor, seng, dan kalium. 1.  Menjaga Kesehatan JantungAnggur dapat meningkatkan kadar nitrat oksida di dalam darah yang telah dikenal dapat mengurangi pembentukan bekuan darah. Kandungan antioksidan di dalamnya juga dapat membantu mengurangi proses oksidasi kolesterol jahat (LDL). Pterosilben yang terdapat di dalam anggur juga dapat menurunkan kadar kolesterol di dalam darah.Flavonoid pada anggur (resveratrol dan quercetin) merupakan antioksidan kuat, yang dapat melindungi dinding pembuluh darah arteri dari kerusakan. Resveratrol dapat menurunkan aktivitas hormon angiotensin, yang berfungsi untuk meningkatkan tekanan darah dengan cara memperkecil lumen (diameter) pembuluh darah. Antioksidan ini juga dapat mencegah terjadinya kerusakan akibat radikal bebas dan mengeluarkan racun dari dalam darah. 2.  Mencegah SembelitAsam organik dan selulosa yang terdapat di dalam anggur membuat anggur dikenal sebagai laksatif (pelancar buang air besar). Serat di dalamnya pun dapat membantu gerakan usus, menenangkan saluran pencernaan (usus dan lambung). 3.  Mencegah KankerTingginya kandungan antioksidan di dalam anggur membuatnya dapat mencegah kanker. Resveratrol yang terdapat dalam anggur dapat mengurangi metabolisme sel-sel kanker. Kanker payudara dapat dicegah dengan sangat efektif dengan mengkonsumsi anggur. Anggur dapat menghambat aktivitas aromatase yang berfungsi untuk mengubah androgen menjadi estrogen.Proantosianidin juga merupakan salah satu antioksidan pada anggur yang juga dapat mencegah terjadinya kanker dengan cara melawan proses oksidasi akibat radikal bebas. Konsumsi anggur diduga dapat mencegah terjadinya kanker prostat, kanker kulit, dan kanker usus besar. 4.  Memperlambat Perkembangan Penyakit AlzheimerKonsumsi anggur dapat menghambat perkembangan berbagai penyakit yang berhubungan dengan demensia (pikun/gangguan daya ingat). Resveratrol yang terdapat di dalam anggur dapat membantu memperlambat proses kerusakan sel otak dan kerusakan sel akibat radikal bebas.Anggur juga dapat meningkatkan aliran darah hingga 200% dan membantu meningkatkan aktivitas otak serta fungsi kognitif. Anggur dapat mengurangi kadar amilodal beta peptide pada penderita Alzheimer. 5.  Menjaga Kesehatan MataAntioksidan di dalam anggur mengurangi resiko terjadinya degenerasi makula dan katarak. Antioksidan ini juga mencegah proses oksidasi dan penurunan penglihatan. 6.  Menutrisi KulitAntioksidan dan vitamin C di dalam anggur sangat baik bagi kesehatan kulit, dengan cara mencegah proses oksidasi akibat radikal bebas sehingga mencegah pembentukan kerutan dan penuaan pada kulit. Jus anggur juga dapat mencegah terbentuknya berbagai noda hitam dan jerawat. Vitamin C juga dapat meningkatkan kerja sistem pencernaan yang dapat membantu membuang racun dan membersihkan tubuh. Anggur juga memiliki agen antimikroba dan anti inflamasi (peradangan) yang dapat membantu melawan berbagai infeksi kuman. Konsumsi anggur dapat mengurangi berbagai enzim pro inflamasi seperti interleukin 6, interleukin 1-beta, tumour necrosis factor alpha (TNF-alfa). 7.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari anggur bagi kesehatan anda adalah:•  Membantu mengatasi migrain dan nyeri kepala dengan cara mengkonsumsi jus anggur di pagi hari•  Mengurangi keasaman akibat asam urat sehingga mencegah gangguan ginjal•  Meningkatkan sistem kekebalan tubuh (agen antimikroba dan berbagai vitamin serta mineral) Sumber: foodtofitness
 12 Apr 2021    13:00 WIB
Manfaat Kurma Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam KurmaSetiap 100 gram kurma mengandung sekitar 280 kalori. Kurma mengandung karbohidrat, protein, dan serat. Berbagai vitamin dan mineral yang terdapat di dalam kurma adalah vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, boraks, kobalt, tembaga, fluorin, magnesium, kalium, zat besi, mangan, selenium, dan seng.1.  Membantu Kerja Saluran Pencernaan dan Mencegah SembelitKurma mengandung banyak serat sehingga dapat membantu mengatasi sembelit. Serat membantu membersihkan sistem pencernaan anda dan meningkatkan kerja usus besar anda. Kurma mengandung serat yang larut dan tidak dapat larut di dalam air sehingga dapat membantu mengatasi sembelit. Rendamlah kurma selama semalam di dalam air dan konsumsilah keesokkan harinya untuk memperoleh efek laksatif yang maksimal.Selain serat, kurma juga mengandung glukan beta D yang juga dapat membantu mengatasi sembelit. Kurma juga dapat membantu mencegah terjadinya diare karena mengandung banyak kalium.2.  Melindungi JantungKandungan natrium dan lemak yang sedikit dalam kurma membuatnya baik bagi kesehatan jantung anda. Serat di dalam kurma dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida. Kurma juga membatasi jumlah oksidasi lemak di dalam darah sehingga dapat mengurangi penumpukkan lemak di dalam dinding pembuluh darah. Selain itu, kalium di dalam kurma juga dapat membantu mengurangi resiko terjadinya serangan jantung akibat penyumbatan pembuluh darah jantung.3.  Memberikan Energi Dalam Waktu SingkatKurma merupakan salah satu sumber karbohidrat yang mengandung sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Semua jenis karbohidrat ini mudah dicerna sehingga dapat membantu menyediakan energi dalam waktu singkat. Kurma juga mengandung fitonutrien yang dapat membantu meningkatkan tenaga dan stamina.4.  Mencegah KankerKurma menghambat metabolisme sel-sel kanker dan mencegah kerusakan sel akibat efek radikal bebas dan berbagai proses oksidasi di dalam tubuh. Kurma juga mengandung flavonoid seperti beta karoten, lutein, dan zea xanthin yang merupakan agen anti kanker. Kurma dapat membantu mencegah terjadinya kanker payudara, kanker usus besar, kanker prostat, kanker paru, dan kanker pankreas.5.  Mengurangi RadangFlavonoid polifenolik merupakan antioksidan yang dikenal dengan nama tannin dan terdapat di dalam kurma. Antioksidan ini dapat membantu mengurangi inflamasi (radang) sehingga menurunkan resiko terjadinya aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah akibat penumpukkan lemak di dalam dinding pembuluh darah) dan rematik sendi.Kandungan magnesium di dalam kurma juga dapat menurunkan kadar C-reaktif protein, interleukin 6, dan tumor nekrosis faktor alfa (TNF-α) yang merupakan penanda inflamasi.6.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari kurma bagi kesehatan anda adalah:•  Menurunkan tekanan darah dan menyeimbangkan efek natrium di dalam tubuh (kalium)•  Mengatur jumlah cairan di dalam tubuh (kalium)•  Meningkatkan daya ingat dan fungsi otak (vitamin B)•  Menurunkan resiko terjadinya Alzheimer•  Meningkatkan ketajaman penglihatan dan menurunkan resiko terjadinya degenerasi makula pada orang tua dan mencegah terjadinya rabun senja atau kebutaan di malam hari (vitamin A)•  Meningkatkan kadar hemoglobin di dalam darah (zat besi)•  Mengurangi keasaman di dalam tubuh (bersifat basa)•  Menguatkan tulang dan gigi serta mencegah terjadinya osteoporosis pada wanita (kalsium) Baca juga: Tips Sehat Sehat Selama PuasaSumber: foodtofitness
 31 Oct 2020    19:00 WIB
Gejala Khas Dari Alzheimer
Alzheimer merupakan bentuk umum dari demensia, ditandai dengan penurunan fungsi otak yang mempengaruhi daya ingat, perilaku, mengambil keputusan, kepribadian dan bahasa. Gejala dini alzheimer bisa mempengaruhi orang yang berusia dibawah 60 tahun, sementara gejala lambat dari alzheimer dapat menyerang mereka yang berusia diatas 60 tahun. Menegakkan diagnosa dari alzheimer bisa menjadi tantangan tersendiri untuk dokter untuk mengenali gejala pasti dari alzheimer. Berikut adalah gejala khas dari alzheimer. Penurunan daya ingat Penurunan daya ingat adalah salah satu gejala yang paling khas dari alzheimer. Penderita alzheimer bisa dengan mudah lupa dengan informasi yang baru saja didapat, atau sering kesulitan mengingat nama seseorang. Masalah ini dapat dikenali dengan menanyakan pertanyaan yang sama secara berulang, misalnya saja kapan tanggal ulang tahunnya. Penurunan daya ingat memang berkaitan dengan penuaan, tetapi pada alzheimer gejala penurunan daya ingat menjadi semakin parah. Salah meletakkan barang Salah satu gejala khas lain dari alzheimer adalah mudah lupa dimana mereka meletakkan barang. Lupa disini bukan seperti Anda lupa meletakkan kunci, karena ini bisa saja terjadi pada setiap orang. lupa disini lebih kepada meletakkan barang di tempat-tempat yang aneh, misalnya saja meletakkan kunci di blender. Gejala ini paling mudah dikenali pada orang-orang yang rapi dan teratur Kesulitan berkonsentrasi dan merencanakan sesuatu Alzheimer juga dapat mempengaruhi kemampuan seseorang dalam merencanakan sesuatu atau untuk mengikuti suatu rencana, misalnya memasak dengan mengikuti resep masakan atau mengikuti segala sesuatu yang melibatkan arahan atau perencanaan. Hal ini menyebabkan penderita alzheimer terlihat seperti lambat atau tidak patuh terhadap aturan. Kesalahan-kesalahan kecil memang pada umumnya sering terjadi pada orang yang muali menua, tetapi alzheimer akan membuat kondisi semakin memburuk. Tersesat Karena alzheimer mempengaruhi daya ingat seseorang, maka penderita alzheimer sering merasa disorientasi atau tersesat di tempat yang seharusnya mereka kenali. Semua orang bisa saja tersesat jika berada di suatu tempat yang baru, tetapi pada penderita alzheimer, mereka sering tersesat di tempat yang mereka sering datangi, misalnya saja tersesat dari perjalanan pulang menuju rumah dari pasar.  Kesulitan dengan waktu dan tempat Pada stadium awal alzheimer, penderita alzheimer sering lupa bagaimana cara mereka bisa sampai di suatu tempat dan bisa mencakup soal waktu juga. Seorang penderita alzheimer bisa lupa saat ini sedang musim apa dan mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan musim. Misalnya saja memakai jas hujan saat musim kemarau. Masalah bahasa Setiap orang bisa merasa kesulitan dalam menemukan kata yang tepat untuk sesuatu yang mereka pikirkan. Tetapi pada penderita alzheimer mereka mengalami lebih dari sekedar kesulitan untuk menemukan kata dan sering memulainya dengan ekspresi yang aneh. Penderita alzheimer juga sering merasa kesulitan saat terlibat dalam pembicaraan, misalnya sering terhenti di tengah-tengah kalimat dan tidak dapat memulai pembicaraan kembali. Gejala berat dari alzheimer Alzheimer jika dibiarkan akan semakin parah, begitu juga dengan gejala-gejala yang muncul. Gejala berat dari alzheimer mencakup: Kesulitan mengenali orang-orang terdekat Melupakan detail dalam kehidupannya Menjauhkan diri dari kehidupan sosial Kesulitan dalam menilai sesuatu Delusi atau halusinasi Berbicara dengan bahasa yang sulit dimengerti Sumber: healthline
 19 Sep 2020    09:00 WIB
Merasa Mulai Pikun? Hati-hati Penyakit Alzheimer!
Alzheimer merupakan kelainan progresif yang menyebabkan sel-sel otak menyusut dan mati. Penyakit ini menjadi penyebab umum demensia, yang membuat penderitanya mengalami penurunan dalam keterampilan berpikir, perilaku dan sosial. Secara umum, terdapat 3 stadium dalam penyakit Alzheimer yaitu stadium ringan, sedang dan berat. Salah satu gejala awal yang paling sering terjadi adalah kesulitan mengingat sesuatu yang baru saja Anda pelajari. Pada stadium awal, Anda juga mungkin merasa agak kesulitan untuk membuat keputusan, dan menemukan arah ke suatu tempat baru. Gejala awal ini mungkin belum disadari oleh Anda maupun orang-orang di sekitar Anda. Berikut ini beberapa gejala Alzheimer stadium dini lainnya yaitu: •  Anda lupa meletakkan berbagai barang Anda seperti kunci rumah, dompet, dan sebagainya •  Anda sering tersesat •  Anda kesulitan melakukan berbagai hal rumit seperti membayar tagihan Anda atau merencanakan sesuatu •  Anda terkadang sulit menemukan kata-kata yang tepat •  Mood berubah-ubah •  Menarik diri dari lingkungan Dan berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memudahkan aktivitas ketika Anda mengalami gejala Alzheimer: •  Tulislah berbagai hal yang ingin Anda lakukan •  Buatlah daftar barang yang terdapat di dalam kardus atau lemari Anda sehingga Anda tahu apa yang terdapat di dalamnya •  Mintalah pasangan atau anggota keluarga untuk mengingatkan Anda saat waktu makan dan waktu minum obat, dan pastikan Anda tidak pergi sendirian •  Berolahraga secara teratur, batasi konsumsi alkohol, dan tetap aktif. Lakukanlah berbagai hal yang Anda sukai.
 24 Mar 2020    16:00 WIB
Vitamin E Dapat Memperlambat Perkembangan Penyakit Alzheimer, Benarkah?
Alzheimer merupakan suatu keadaan di mana terjadi kemunduruan mental secara progresif akibat degenerasi sel-sel otak yang biasanya mengenai orang lanjut usia atau paruh baya. Belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan keadaan ini. Berbagai pengobatan Alzheimer yang ada sekarang ini hanya dapat memperlambat perkembangan atau progresifitas penyakit. Sebuah penelitian terhadap vitamin E yang dilakukan pada tahun 2005 menemukan bahwa mengkonsumsi vitamin E dosis tinggi dapat meningkatkan resiko kematian. Sementara itu, penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa vitamin E tidak dapat mencegah terjadi penyakit jantung atau kanker. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa vitamin E tidak dapat memperbaiki kemampuan berpikir pada orang yang tidak mengalami gangguan daya ingat dan juga tidak dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer pada orang yang mengalami gangguan kognitif ringan. Akan tetapi, sebuah penelitian lainnya menemukan bahwa penderita Alzheimer ringan hingga sedang yang mengkonsumsi vitamin E dosis tinggi mengalami perlambatan penurunan fungsi (perlambatan perkembangan penyakit). Perlambatan yang dimaksud di sini adalah bahwa perkembangan penyakit yang seharusnya terjadi dalam 6 bulan, dapat diperlambat hingga 2 tahun. Penelitian ini juga menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi vitamin E dapat melakukan berbagai hal seperti memakai baju sendiri sehingga mengurangi ketergantungannya pada orang lain. Penelitian ini juga menemukan bahwa penderita alzheimer yang mengkonsumsi vitamin E memiliki perkembangan yang lebih baik daripada penderita yang mengkonsumi plasebo. Karena sedikitnya peserta dalam penelitian ini (613 orang), maka masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada lebih banyak orang untuk membuktikan manfaat vitamin E terhadap penyakit Alzheimer ini. Selain itu, para peneliti juga masih tidak mengetahui mengapa vitamin E dapat memperlambat progresifitas penyakit Alzheimer stadium awal, tetapi tidak pada stadium lanjut. Oleh karena itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat vitamin E ini. Para peneliti juga menekankan agar para penderita Alzheimer tidak mengkonsumsi vitamin E dosis tinggi tanpa izin atau pengawasan dari dokter anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: npr
 11 Dec 2019    16:00 WIB
Tips Atasi Komplikasi Alzheimer
Penyakit Alzheimer biasanya diawali dengan hilangnya kemampuan untuk mengingat sesuatu, yang dimulai dari sering lupa hingga melupakan berbagai kejadian yang baru terjadi atau berbagai nama benda-benda di sekitar anda. Akan tetapi, seiring dengan semakin berkembangnya penyakit, anda pun dapat mengalami berbagai gangguan mental, emosional, dan fisik.   Gelisah dan Perilaku Agresif Penderita Alzheimer seringkali merasa cemas dan bingung. Saat perasaan ini muncul, maka penderita menjadi gelisah, tidak dapat duduk diam, berteriak, melempar barang, atau bahkan memukul orang di sekitarnya. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk membantu orang yang anda kasihi merasa lebih tenang, yaitu: Ciptakan suasana tenang, suara bising atau suara televisi dapat membuat penderita Alzheimer merasa terganggu dan bingung. Matikanlah televisi atau penyebab suara bising lainnya Perubahan pada lingkungan atau rutinitas, seperti berpergian ke suatu tempat atau datangnya orang tak dikenal di rumah  dapat membuat penderita merasa gelisah. Buatlah suatu rutinitas yang telah dikenal oleh penderita untuk menghindari komplikasi ini Rasa nyeri, lelah, atau bahkan keinginan untuk buang air kecil atau besar juga dapat membuat penderita mengamuk. Pastikan penderita merasa nyaman untuk menghindari terjadinya hal ini Hindarilah pertengkaran dengan penderita Alzheimer. Hal ini justru dapat membuat penderita semakin gelisah dan marah   Gangguan Pencernaan dan Saluran Kemih Penderita Alzheimer cenderung memiliki gangguan pengendalian buang air kecil dan besar. Hal ini terutama tampak saat penyakit telah berkembang menjadi semakin berat. Untuk mencegahnya, terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan, yaitu: Bawalah penderita ke toilet setiap beberapa jam Perhatikanlah adanya tanda-tanda ingin buang air kecil atau besar, seperti duduk dengan gelisah atau gerakan mencengkram baju Saat berpergian dengan penderita Alzheimer, pastikan agar anda mengetahui di mana letak toilet Hindari mengkonsumsi air terlalu banyak dekat dengan waktu tidur   Depresi Banyak penderita Alzheimer menjadi depresi, terutama setelah mereka mengetahui keadaan mereka. Pemberian obat anti depresi dapat membantu mengatasi depressi, akan tetapi terdapat beberapa hal yang dapat membantu mengurangi rasa depresi pada penderita, yaitu: Olahraga secara teratur Menghabiskan lebih banyak waktu bersama orang lain Tetap aktif dengan melakukan kegiatan yang mereka sukai   Jatuh Penderita Alzheimer seringkali kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Hal ini dapat berbahaya bagi penderita. Beberapa hal yang dapat mencegah cedera dan jatuhnya penderita adalah: Doronglah penderita untuk berolahraga secara teratur, terutama pada awal terdiagnosa. Olahraga dapat membantu penderita menjaga keseimbangannya dan menjaga kekuatan ototnya Pindahkanlah benda-benda yang menghalangi jalan penderita Pastikan penderita selalu berpegangan pada saat menaiki tangga Letakkanlah karet atau alas anti selip lainnya pada kamar mandi dan lantai yang licin Nyalakanlah lampu di malam hari Tempelkanlah suatu penanda, seperti sticker yang mudah dilihat oleh penderita pada jendela dan pintu untuk memudahkan penderita mengetahui adanya jendela atau pintu   Infeksi Banyak penderita Alzheimer meninggal akibat adanya gangguan atau penyakit lainnya, seperti infeksi kandung kemih, flu, dan pneumonia. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya berbagai komplikasi di atas adalah: Tanyakan pada dokter anda mengenai pemberian vaksinasi flu dan pneumonia pada penderita Jus buah cranberri atau suplemen yang mengandung ekstrak cranberry dapat membantu mencegah terjadinya infeksi saluran kemih Perhatikan adanya perubahan gejala atau perilaku penderita atau adanya demam. Hal ini dapat merupakan penanda adanya suatu infeksi   Gangguan Tidur Penderita Alzheimer biasanya merasa mengantuk pada siang hari, tetapi mengalami kesulitan tidur di malam hari. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat membantu anda mengatasi gangguan tidur tersebut, yaitu: Pastikan penderita untuk tidur, bangun, dan makan pada waktu yang sama setiap harinya Hindari tidur siang karena hal ini dapat membuat penderita mengalami kesulitan tidur di malam hari Ajaklah penderita untuk beraktivitas di luar ruangan. Hal ini dapat membuat tidur penderita lebih baik di malam hari Hindari mengkonsumsi kafein, alkohol, dan rokok Tanyakan pada dokter anda mengenai obat-obatan yang mungkin dapat menyebabkan gangguan tidur pada penderita   Berpergian Tanpa Tujuan Penderita Alzheimer seringkali merasakan keinginan untuk berpergian ke suatu tempat. Untuk mencegah hal ini, anda dapat mencoba beberapa hal di bawah ini, yaitu: Buatlah pintu lebih sulit dibuka Pasanglah suatu alarm pada pintu rumah anda, sehingga alarm ini akan berbunyi setiap kali pintu terbuka Sembunyikanlah kunci kendaraan anda dari jangkauan penderita Pasanglah gelang yang bertuliskan nomor telepon dan alamat rumah anda untuk memudahkan penderita menemukan jalan pulang bila berpergian   Sumber: webmd
 27 Sep 2019    08:00 WIB
Dapatkah Penyakit Alzheimer Dicegah?
Para ahli masih tidak mengetahui suatu cara pasti untuk mencegah terjadinya penyakit Alzheimer. Walaupun diturunkan dalam keluarga, akan tetapi bila ada anggota keluarga anda yang terkena, belum tentu anda juga akan terkena. Bila anda memiliki resiko Alzheimer, dianjurkan agar anda melakukan pola hidup sehat seperti diet sehat dan seimbang serta berolahraga secara teratur untuk menjaga kesehatan anda secara keseluruhan. Walaupun antioksidan seringkali dikatakan sebagai salah satu cara mencegah terjadinya penyakit Alzheimer, belum ada bukti kuat yang mendukung pernyataan ini. Berbagai antioksidan yang seringkali disebut sebagai salah satu cara mencegah terjadinya Alzheimer adalah:•  Vitamin E•  Beta karoten•  Flavonoid•  Vitamin C Mengkonsumsi diet rendah kolesterol, rendah lemak, tinggi asam lemak omega 3 dan ikan, banyak mengkonsumsi buah serta sayuran mungkin dapat membantu mencegah terjadinya demensia (pikun).Walaupun terdapat beberapa penelitian yang menemukan bahwa mengkonsumsi alkohol dalam jumlah sedang dapat membantu melindungi otak anda dari demensia, akan tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut, apakah manfaat ini melebihi dampak negatif alkohol pada kesehatan seseorang. Untuk mencegah terjadinya demensia, dianjurkan agar anda banyak melakukan kegiatan yang menstimulasi mental dan otak anda seperti membaca, bermain puzzle atau teka-teki, atau pergi ke museum. Selain itu, mengendalikan tekanan darah dan kadar kolesterol darah anda juga dapat membantu menurunkan resiko terjadinya penyakit Alzheimer.Sumber: webmd
 22 Sep 2019    18:00 WIB
5 Cara Minuman Bersoda Membunuh Anda!
Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa minuman bersoda yang manis dapat memperpendek umur seseorang karena dapat memperpendek telomer, kapsul yang berfungsi untuk melindungi DNA. Di bawah ini terdapat 5 gangguan kesehatan yang ternyata berhubungan dengan minuman bersoda.  1.      Osteoporosis Asam fosfat yang membuat minuman bersoda terasa asam dapat membuat kalsium terlepas dari dalam tulang. Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi minuman bersoda (terutama cola) memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah di daerah panggul, yang membuat mereka lebih rentan terhadap patah tulang, terutama saat mereka sudah berusia lanjut. Selain itu, beberapa penelitian lainnya juga telah menemukan adanya hubungan antara patah tulang dan banyaknya minuman bersoda yang dikonsumsi oleh para anak remaja perempuan.  2.      Penyakit Alzheimer Para peneliti di Australia menemukan bahwa berbagai jenis minuman manis dapat menyebabkan perubahan pada otak yang mirip dengan yang terjadi pada berbagai jenis penyakit, termasuk penyakit Alzheimer. Pada sebuah penelitian, para peneliti memberi tikus percobaan air gula yang memiliki kadar gula yang sama dengan minuman bersoda. Setelah melakukan hal ini selama 26 hari, para peneliti menemukan adanya perubahan pada otak tikus percobaan, terutama di bagian otak yang berfungsi untuk membuat keputusan, yang tidak ditemukan pada tikus yang hanya mengkonsumsi air putih. Beberapa perbedaan yang ditemukan oleh para peneliti adalah perubahan pada 290 jenis protein yang berbeda dan perubahan perilaku seperti perilaku hiperaktif. Sebuah penelitian lainnya di Amerika menemukan bahwa diet tinggi fruktosa (sejenis gula) dapat mengganggu daya ingat para tikus percobaan.  3.      Diabetes Sebuah penelitian di Inggris menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi 355 ml minuman bersoda setiap harinya memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita diabetes tipe 2 yaitu hingga 18% dibandingkan dengan orang yang tidak mengkonsumsi minuman bersoda. Sebuah penelitian lainnya di Amerika menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi 1 botol cola setiap harinya memiliki resiko yang lebih tinggi, yaitu hingga 2 kali lipat untuk menderita diabetes tipe 2 dibandingkan dengan wanita yang mengkonsumsi minuman bersoda kurang dari 1 botol per bulan. Para peneliti menduga bahwa tingginya kadar sirup jagung yang mengandung banyak fruktosa, yang dapat ditemukan pada sebagian besar minuman bersoda, dapat menyebabkan terjadinya berbagai perubahan di dalam tubuh yang berakibat pada terjadinya diabetes tipe 2.  4.      Kerusakan Gigi Selain banyaknya gula yang terdapat di dalam minuman bersoda, asam fosfat dan atau asam sitrat yang terdapat di dalam minuman bersoda ternyata juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan gigi. Hal ini dikarenakan kedua asam tersebut dapat menyebabkan perubahan pH air liur dan membuat email gigi tererosi. Sebuah penelitian menemukan bahwa walaupun jus buah dapat membahayakan kesehatan gigi Anda, minuman bersoda ternyata lebih kuat 10 kali lipat dibandingkan jus buah.  5.      Penyakit Jantung Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa mengkonsumsi 355 ml minuman manis setiap harinya dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung hingga 29% serta dimulainya kerusakan jantung dan pembuluh darah di usia dini. Sebuah penelitian lainnya di Sidney menemukan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi setidaknya 1 botol minuman bersoda setiap harinya mengalami penyempitan pembuluh darah di bagian belakang mata, yang merupakan pertanda adanya peningkatan resiko terjadinya tekanan darah tinggi dan gangguan jantung. Sebuah penelitian lainnya di Amerika menemukan bahwa mengkonsumsi banyak sirup jagung yang mengandung banyak fruktosa juga dapat meningkatkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi, yaitu hingga 87%. Sementara itu, penelitian lainnya menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi 1 botol atau lebih minuman bersoda setiap harinya cenderung memiliki kadar trigliserida darah yang lebih tinggi yaitu hingga 25% dan kadar kolesterol jahat yang lebih tinggi, yaitu hingga 32%.  Baca juga: Minuman Bersoda dan Kafein Tingkatkan Resiko Osteoporosis Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: newsmaxhealth
 07 Sep 2019    08:00 WIB
Faktor Resiko Terjadinya Alzheimer
Alzheimer merupakan penyakit yang sering terjadi pada orang lanjut usia, walapun sekarang ini juga banyak ditemukan pada usia yang lebih muda. Terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan faktor resiko Alzheimer. Faktor resiko ini terbagi menjadi dua, yaitu yang dapat dimodifikasi dan yang tidak dapat dimodifikasi.   Faktor Resiko yang Tidak Dapat Dimodifikasi 1.      Usia Alzheimer lebih banyak terjadi pada orang lanjut usia, resikonya semakin meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. 2.      Riwayat Keluarga Bila anda mempunyai keluarga yang menderita Alzheimer, maka anda mempunyai resiko yang lebih tinggi. 3.      Faktor Genetik Adanya gen APOE (apolipoprotein E) meningkatkan resiko terkena Alzheimer 3-8 kali lebih tinggi daripada orang yang tidak mempunyai gen ini. 4.      Jenis Kelamin Wanita mempunyai resiko yang lebih tinggi daripada pria.   Faktor Resiko yang Dapat Dimodifikasi 1.      Gangguan Pembuluh Darah Berbagai penyakit yang menyebabkan gangguan pada pembuluh darah seperti diabetes, tekanan darah tinggi, aterosklerosis dapat meningkatkan resiko Alzheimer. Gangguan pada pembuluh darah dapat menyebabkan terjadinya stroke yang merupakan salah satu hal yang dapat menyebabkan terjadinya demensia. 2.      Riwayat Cedera Kepala Cedera kepala dapat meningkatkan resiko terjadinya Alzheimer. 3.      Gangguan Tidur Berbagai penyakit dan hal yang menyebabkan gangguan tidur dapat meningkatkan resiko terjadinya Alzheimer, misalnya sindrom tidur apnea. 4.      Faktor Hormonal Terapi sulih hormon estrogen juga dapat meningkatkan resiko terjadinya Alzheimer.
 01 Jun 2019    08:00 WIB
Benarkan Kadar Kolesterol Rendah Bisa Menyehatkan Otak?
Banyak orang yang langsung berpikir mengenai penyakit jantung ketika mendengar kata "kolesterol tinggi", tetapi ternyata kolesterol Anda juga dapat mempengaruhi otak. Bukti-bukti yang ada memang masih terbatas, tetapi penelitian membuktikan bahwa kadar kolesterol yang tinggi ternyata terkait dengan alzheimer dan demensia. Peranan kolesterol Peneliti belum mengetahui dengan pasti apa yang menyebabkan alzheimer, tetapi substansi yang ditemukan pada otak penderita alzheimer disebut amyloid plaques diduga menjadi penyebabnya. Amyloid plaques terbentuk ketika protein yang dikenal sebagai beta amyloids terbentuk. Inilah yang menyebabkan kolesterol masuk ke dalam otak. Pada studi terbaru yang dilakukan oleh University of California, meneliti kadar amyloid di otak dari 74 orang dewasa. Para peneliti menemukan peningkatan kadar kolesterol LDL dan penurunan kolesterol HDL keduanya terkait dengan kadar amyloid di otak. Pola peningkatan kolesterol yang tidak sehat dapat secara langsung dapat menyebabkan peningkatan kadar amyloid yang terkait dengan kejadian alzheimer. Pola ini sama dengan bagaimana kolesterol dapat menyebabkan penyakit jantung. Memperbaiki angka kolesterol Anda Langkah selanjutnya untuk para peneliti pelajari adalah apakah penurunan kadar kolesterol seseorang pada usia muda dapat menurunkan kadar amyloid pada otak di kemudian hari. Hasil dari penelitian ini mungkin bisa memberikan perubahan dalam menurunkan angka kejadian alzheimer. Perubahan pada gaya hidup Anda dapat memperbaiki kadar kolesterol Anda. Diet rendah lemak jenuh dapat membantu menurunkan kolesterol jahat. Sedangkan dengan melakukan olahraga dengan teratur dapat meningkatkan kadar kolesterol baik didalam tubuh. Sumber: webmd