Your browser does not support JavaScript!
 10 Jan 2020    18:00 WIB
Bahaya Mengemudi Dalam Keadaan Teler
Terdapat berbagai alasan mengapa seseorang memilih untuk mengkonsumsi minuman beralkohol atau menggunakan obat-obatan terlarang. Hal ini mungkin dikarenakan mereka dapat merasa lebih rileks dan lebih percaya diri saat mengkonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang.  Akan tetapi, baik alkohol maupun obat-obatan terlarang ini dapat mempengaruhi koordinasi motorik, daya konsentrasi, persepsi, kemampuan analisa, daya ingat, dan penglihatan (alkohol seringkali menimbulkan halusinasi visual maupun auditorik) seseorang. Baik alkohol maupun obat-obatan terlarang dapat membuat orang yang mengkonsumsinya merasa pusing sehingga sulit berkonsentrasi, menurunkan kemampuan mata untuk mengikuti pergerakan sebuah benda, bereaksi terhadap sesuatu hal, dan membedakan intensitas cahaya serta suara di sekitarnya. Semua hal ini dapat sangat membahayakan terutama bila orang tersebut juga sedang mengemudi kendaraan bermotor. Ia tidak hanya membahayakan dirinya sendiri, tetapi orang lain.  Sebagian besar orang yang mengemudi dalam keadaan mabuk atau teler tidak percaya bahwa mereka tidak dapat mengemudi dengan baik hingga mereka mengalami kecelakaan.  Mengemudi kendaraan bermotor di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang dapat meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas, yang dapat membahayakan dirinya sendiri dan orang lain. Tidak hanya dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, mabuk atau teler juga dapat mempengaruhi pekerjaan dan hubungan Anda dengan orang lain di sekitar Anda, termasuk keluarga dan pasangan Anda.   Bahaya Mengemudi Dalam Keadaan Teler Seperti halnya minuman beralkohol, obat-obatan terlarang juga dapat menyebabkan terjadinya perubahan mood, kecepatan respon, keterampilan, dan konsentrasi. Banyak orang mengkonsumsi obat-obatan terlarang untuk membuat pikiran dan tubuhnya merasa lebih rileks.  Walaupun setiap obat memiliki efek yang berbeda-beda, akan tetapi semua jenis obat ini dapat meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Berbagai jenis obat-obatan ini dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menilai, mengemudi, dan membuat keputusan. Saat seseorang mengkonsumsi ganja; kecepatan reaksi mereka akan melambat, kesulitan menentukan jarak dan waktu yang tepat, sulit berkonsentrasi, gangguan koordinasi otot-otot tubuh, penurunan kewaspadaan, dan penurunan kemampuan membaca. Berbagai jenis stimulan dan obat-obat psikoaktif seperti amfetamin (ekstasi) atau kokain seringkali membuat penggunanya meyakini bahwa mereka dapat melakukan suatu hal melebihi kemampuan mereka. Orang yang mengkonsumsi amfetamin dapat menjadi seorang pengemudi yang agresif dan senang mengebut. Mereka juga akan mengalami kesulitan berkonsentrasi dan sulit mengemudi sehingga meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.  Obat-obat psikoaktif dapat membuat penggunanya memiliki penglihatan yang terbatas atau kabur, bahkan mengalami halusinasi. Mengemudi di bawah pengaruh heroin atau obat golongan opioid lainnya dapat sangat berbahaya karena obat golongan opioid dapat menurunkan kecepatan reaksi dan membuat orang tersebut merasa sangat mengantuk. Selain itu, orang yang mengkonsumsi obat golongan opioid juga dapat mengalami kesulitan berkonsentrasi dan mengalami gangguan koordinasi otot yang sangat berbahaya bila harus mengemudi kendaraan bermotor.   Sumber: alcoholrehab  
 30 Nov 2019    08:00 WIB
Pilihan Makanan Bagi Inkontinensia Urin
Inkontinensia urin merupakan suatu keadaan di mana penderitanya merasakan desakan untuk segera buang air kecil dan biasanya terjadi secara tiba-tiba. Sebenarnya tidak ada diet khusus bagi inkontinensia urin. Akan tetapi, apa yang anda makan dan minum dapat memperburuk gejala yang anda alami. Jenis makanan apa yang dapat memperburuk gejala inkontinensia ini bervariasi di antara setiap penderitanya.   Konsumsi Air Berlebihan Kekurangan cairan dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi, akan tetapi bila penderita inkontinensia urin mengkonsumsi air secara berlebihan, maka dapat memperburuk gejala yang dialaminya. Bila anda menderita inkontinensia urin, maka anda tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi 8 gelas air putih setiap harinya, sebaiknya 4-6 gelas air putih saja agar tidak memperburuk gejala yang ada.   Alkohol Alkohol dapat mempengaruhi fungsi kandung kemih secara langsung, yaitu dengan mengurangi kontrol kandung kemih dan juga dapat berfungsi sebagai diuretik (membuat tubuh mengeluarkan cairan dalam bentuk air kemih) sehingga dapat terjadi dehidrasi.   Kafein Kafein dapat menstimulasi kandung kemih dan juga berfungsi sebagai diuretik. Kafein biasanya terdapat di dalam minuman bersoda, teh, coklat, dan kopi. Bila anda kesulitan untuk sama sekali tidak mengkonsumsi kopi, maka jangan mengkonsumsi kopi di malam hari karena dapat membuat anda sering terbangun untuk buang air kecil, konsumsilah kopi hanya di pagi hari.   Makanan Pedas Makanan pedas dapat mengiritasi dinding kandung kemih seperti kafein yang membuat anda sering buang air kecil.   Makanan Asam Hindarilah makanan asam, seperti jus jeruk atau cranberi atau minuman dan makanan asam lainnya. Makanan asam ini juga dapat mengiritasi kandung kemih.   Minuman Bersoda Kandungan karbondioksida pada minuman bersoda dapat mengiritasi kandung kemih anda yang memang sudah sensitif.   Berat Badan Berlebihan Beberapa penelitian menemukan bahwa peningkatan berat badan memiliki hubungan terhadap perburukan gejala inkontinensia urin. Penurunan berat badan dapat membantu mengurangi gejala inkontinensia. Sumber: webmd
 25 Nov 2019    16:00 WIB
Kebiasaan Buruk yang Dapat Meningkatkan Resiko Tertular HPV
Pada sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, para pria yang mengkonsumsi paling banyak minuman beralkohol, yaitu lebih dari 2.5 porsi minuman beralkohol setiap harinya memiliki resiko yang lebih tinggi (13% lebih tinggi) untuk mengalami infeksi HPV (human papilloma virus) dibandingkan dengan pria lain yang hanya mengkonsumsi sedikit minuman alkohol. Selain itu, seorang peminum alkohol juga memiliki resiko lebih tinggi untuk terinfeksi oleh HPV penyebab kanker, yaitu sekitar 35% lebih tinggi. Mengapa demikian? Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa pria yang mengkonsumsi lebih banyak minuman beralkohol juga cenderung lebih banyak berhubungan seks dengan banyak wanita. Akan tetapi, perlu diingat bahwa penelitian ini tidak menunjukkan adanya hubungan sebab akibat dan hanya menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dengan penurunan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi HPV. Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa bahkan bila Anda hanya mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah sedang, hal ini tetap saja dapat mengganggu kemampuan sistem kekebalan tubuh Anda untuk melindungi Anda dari berbagai jenis infeksi dan mengganggu kemampuan tubuh Anda untuk membentuk antibodi terhadap suatu penyakit. Hal ini dapat menyebabkan Anda menjadi lebih mudah mengalami flu, batuk, dan bahkan infeksi HPV. Berdasarkan sebuah penelitian lainnya, sebagian besar pria memang akan berkontak dengan HPV pada suatu saat selama hidupnya, akan tetapi Anda mungkin tidak menyadarinya karena infeksi ini biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Akan tetapi, beberapa jenis HPV dapat menyebabkan terjadinya kutil kemaluan, dan beberapa jenis HPV lainnya juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker anus, kanker penis, kanker mulut, dan kanker tenggorokan. Dan Anda tentu saja dapat menularkan HPV ini pada pasangan Anda. Karena HPV ditularkan melalui kontak langsung antara kulit penderita dengan orang lain, maka penggunaan kondom dapat mengurangi resiko penularan, akan tetapi mungkin tidak dapat mencegah terjadinya infeksi hingga 100%. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mempertimbangkan penggunaan vaksin HPV untuk melindungi diri Anda dari infeksi HPV, terutama bila Anda memiliki lebih dari 1 pasangan seksual.       Sumber: menshealth
 21 Nov 2019    11:00 WIB
Kenali Pemicu Asam Urat Dari Sekarang!
Gout terjadi akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh anda. Terlalu banyak asam urat di dalam tubuh dapat menyebabkan terbentuknya kristal-kristal asam urat di sekitar sendi dan menyebabkan timbulnya nyeri. Asam urat dapat berasal dari berbagai makanan dan minuman, stress, serta berbagai jenis obat-obatan. Dengan mengetahui berbagai pemicu terjadinya peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh dapat membantu anda mencegah terjadinya serangan gout.   Berbagai Pemicu Terjadinya Serangan Gout Setiap orang memiliki pemicu serangan gout yang berbeda-beda. Beberapa orang dapat mentoleransi konsumsi pemicu sampai batasan tertentu sebelum timbulnya serangan gout, sementara yang lainnya langsung mengalami serangan gout setelah mengkonsumsi pemicu bahkan dalam jumlah sedikit. Mengetahui dan menghindari pemicu serangan gout merupakan salah satu cara pencegahan terbaik. Makanan Berbagai jenis makanan kaya purin dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah anda. Makanan-makanan tersebut adalah jeroan (hati), seafood (sardin, teri, remis, dan salmon), dan sayuran (bayam). Mengkonsumsi satu atau kombinasi makanan di atas dapat memicu terjadinya serangan gout. Purin dapat ditemukan pada semua jenis makanan yang mengandung protein. Alkohol Bir dan minuman beralkohol lainnya dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah dan memicu terjadinya serangan gout. Selain itu, alkohol juga dapat membuat anda mengalami dehidrasi, yang juga merupakan salah satu pemicu terjadinya serangan gout. Akan tetapi, wine walaupun mengandung alkohol, biasanya tidak menyebabkan terjadinya serangan gout bila dikonsumsi dalam jumlah sedang. Obat-obatan Beberapa jenis obat-obatan seperti obat anti hipertensi atau obat untuk mengatasi gagal jantung juga dapat menyebabkan terjadinya serangan gout. Obat-obatan yang dapat memicu terjadinya serangan gout adalah diuretika, obat golongan beta blocker, dan siklosporin. Aspirin dosis rendah juga dapat memicu terjadinya serangan gout. Beritahu dokter anda mengenai keadaan anda (menderita gout) sebelum mengkonsumsi obat-obatan apapun. Dehidrasi Saat tubuh anda mengalami dehidrasi, maka kadar asam urat di dalam tubuh anda meningkat dan terjadi penurunan kemampuan ginjal untuk mengeluarkan kelebihan asam urat. Oleh karena itu, saat anda mengalami dehidrasi, maka kemungkinan terjadinya serangan gout pun meningkat. Minuman Manis Bila anda menderita gout, sebaiknya hindarilah mengkonsumsi minuman manis yang mengandung fruktosa karena hal ini dapat memicu terjadinya serangan gout. Gangguan Kesehatan Lainnya Adanya gangguan kesehatan lainnya, seperti pneumonia atau paska melakukan tindakan pembedahan juga dapat menyebabkan peningkatan asam urat dan dapat memicu terjadinya serangan gout.   Tips Mencegah Serangan Gout Banyak penderita gout mengatakan bahwa serangan gout merupakan suatu keadaan yang menyebabkan timbulnya nyeri hebat secara mendadak. Selain menimbulkan nyeri hebat mendadak, serangan gout juga dapat merusak sendi, di mana kerusakan sendi ini tidak dapat diperbaiki. Hindari Pemicu Walaupun sulit untuk tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung purin, mengetahui makanan mana yang lebih berpotensi menyebabkan timbulnya serangan gout pada anda dan kemudian menghindarinya dapat sangat membantu anda mencegah terjadinya serangan gout. Obat-obatan Jika anda mengalami serangan gout sebanyak 2 atau 3 kali dalam satu tahun, maka dokter anda akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi berbagai obat-obatan untuk menurunkan kadar asam urat anda, seperti feboxostat, allopurinol, dan probenesid. Dokter anda juga dapat memberikan kolkisin untuk mencegah terjadinya serangan gout berikutnya. Waspadalah selama beberapa bulan pertama saat menggunakan obat-obatan tersebut karena dapat menyebabkan terjadinya serangan gout. Gaya Hidup Sehat Mengkonsumsi makanan yang sehat, mengurangi atau bahkan tidak mengkonsumsi alkohol, dan berolahraga secara teratur dapat membantu mencegah serangan artritis gout dan menjaga kadar asam urat anda tetap stabil. Ingatlah untuk selalu mengkonsumsi cairan yang cukup selama berolahraga karena dehidrasi dapat memicu terjadinya serangan gout. Turunkan Berat Badan Berat badan berlebih juga dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat di dalam darah dan meningkatkan resiko terjadinya serangan gout. Baca juga: Mau perut sixpack?  Sumber: webmd
 14 Nov 2019    08:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Saat Menstruasi
Menstruasi sering menyebabkan berbagai gejala yang tidak menyenangkan seperti kram perut, mood yang berubah-ubah, perut kembung dan lain sebagainya. Tidak banyak orang tahu jika sebenarnya gejala-gejala dari menstruasi tersebut dapat dipengaruhi oleh makanan yang Anda konsumsi selama masa menstruasi. Untuk mencegah munculnya gejala yang tidak menyenangkan selama menstruasi sebaiknya Anda menghindari makanan dan minuman berikut ini: Kafein   Kafein adalah zat stimulan yang dapat memperburuk mood, nyeri menstruasi dan gangguan tidur. Sangat direkomendasikan untuk Anda membatasi asupan kafein samasekali selama masa menstruasi. Jenis makanan dan minuman yang mengandung kafein tinggi misalnya kopi, teh, minuman energi dan coklat.   Daging BerlemakLemak yang terdapat didalam daging adalah jenis lemak jenuh dan dapat memperburuk nyeri dan inflamasi selama masa kehamilan. Jika Anda tidak bisa menghindari untuk mengkonsumsi daging saat masa menstruasi pastikan Anda mengkonsumsi daging tanpa lemak.   Kudapan dan KeripikWalaupun berbagai jenis kudapan dan keripik terlihat seperti makanan yang memberikan ketenangan, tetapi Anda harus menghindarinya saat masa menstruasi. Kudapan dan keripik biasanya mengandung sodium tinggi sehingga bisa menimbulkan perut kembung dan ketidaknyamanan di perut. Sebaiknya Anda mengganti jenis kudapan Anda dengan yang lebih sehat seperti kacang tanpa garam atau bahkan dengan buah-buahan.   Gula Makanan yang manis juga dapat terlihat seperti jenis makanan yang memberikan ketenangan pada mood. Tetapi makanan manis seperti permen, kue atau cake hanya dapat meningkatkan mood secara sementara dan dengan segera dapat merusak mood Anda. terlepas dari itu makanan manis dapat menyebabkan perut kram. Jika Anda merasa membutuhkan sesuatu yang manis Anda dapat mencoba mengkonsumsi buah seperti melon atau mangga.   Alkohol Anda harus berhenti mengkonsumsi alkohol selama masa menstruasi karena alkohol dapat menyebabkan darah encer sehingga dapat meningkatkan aliran darah. Alkohol juga dapat menyebabkan gejala lain seperti kram dan nyeri perut. Sumber: healthmeup
 13 Oct 2019    16:00 WIB
8 Cara Menurunkan Resiko Stroke
Dengan pola diet yang kita jalani saat ini dan pola hidup statis kita, akan meningkatkan resiko terjadinya stroke. Serangan stroke dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja dan salah satu cara tidak terkena stroke adalah dengan mengetahui gejalanya dan juga mencoba mencegahnya. Pencegahan merupakan pengobatan yang terbaik dan berikut adalah beberapa cara menurunkan terjadinya resiko stroke. 1.  Kontrol tekanan darah AndaHipertensi atau tekanan darah tinggi dapat menyebabkan terjadinya stroke jika tidak segera diobati sejak dini. Pastikan Anda memeriksakan tekanan darah Anda dengan teratur dan jika keluarga Anda ada yang mengidap hipertensi, maka Anda harus lebih berhati-hati lagi. 2.  Atrial fibrilasi atau abnormalitas jantung yang lainAtrial fibrilasi merupakan bentuk abnormalitas jantung dimana irama jantung tidak teratur dan dapat meningkatkan resiko terkena stroke sebanyak 50%. Pergilah ke dokter jika Anda menyadari atau menemukan ketidakberesan pada jantung Anda atau saat Anda merasa ketidaknyamanan disekitar dada. Seorang dokter akan dapat mengidentifikasi masalah Anda dan membantu mencegah terjadinya stroke. 3.  Kurangi merokok atau berhenti sama sekaliPerokok memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena stroke dibanding mereka yang tidak merokok. Rokok dapat merusak dinding pembuluh darah, mempercepat terjadinya sumbatan pada arteri, meningkatkan tekanan darah dan membuat jantung bekerja lebih keras. 4.  Mengontrol konsumsi alkoholWalaupun minum alkohol tidak seburuk merokok tetapi alkohol juga merupakan salah satu penyebab terjadinya stroke. 5.  Kontrol kadar kolesterolKolesterol dapat diam-diam membunuh Anda dalam hitungan hari. Sama seperti saat Anda ingin menurunkan tekanan darah dengan memeriksakannya dengan teratur, maka periksakan kadar kolesterol Anda dengan teratur juga. Anda harus menjaga kadar kolesterol Anda tetap dibawah 200. 6.  DiabetesSama seperti hipertensi dan kolesterol tinggi, diabetes yang tidak terkontrol juga dapat meningkatkan resiko terjadi stroke. 7.  Konsumsi makanan sehat dan olahraga teraturTerlalu banyak mengkonsumsi makanan berminyak dan timbunan lemak didalam tubuh akan menyebabkan serangan stroke. Lakukanlah diet rendah lemak, sodium dan perbanyak sayuran hijau dan buah-buahan. Olahraga yang teratur juga dapat membuat tubuh lebih kuat dan terhindar dari stroke. 8.  Serangan iskemik sesaat/transient iskemik attack (TIA)TIA merupakan kondisi yang mirip dengan stroke dan tidak menyebabkan kerusakan permanen seperti stroke. Jika Anda mengidentifikasi hal ini, maka segeralah menghubungi dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan segera.Sumber: magsforwomen
 23 Sep 2019    18:00 WIB
Tips Mengatasi Inkontinensia Urin Pada Pria
Anda pasti bertanya-tanya apa itu inkontinensia urin? Inkontinensia urin adalah ketidakmampuan untuk menahan buang air kecil yang menyebabkan anda mempunyai keinginan mendesak untuk buang air kecil atau bahkan mengompol. Inkontinensia urin dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari gangguan saraf, infeksi pada saluran kemih, sampai penuaan. Selain berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengatasi gangguan ini.   Latihan Kandung Kemih Salah satu cara untuk mengendalikan inkontinensia urin adalah dengan cara melatih kandung kemih anda. Kandung kemih adalah sebuah kantung yang berfungsi untuk menampung air kemih anda untuk sementara sebelum dikeluarkan dari tubuh. Langkah pertama yang dapat anda lakukan untuk melatih kandung kemih anda adalah dengan memulai menyusun jadwal mengenai kapan anda harus pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil, baik saat anda memang ingin buang air kecil maupun tidak. Setelah anda mulai dapat mengendalikan keinginan anda untuk buang air kecil, mulailah untuk memperpanjang rentang waktu anda untuk pergi ke kamar mandi. Seiring dengan berjalannya waktu, maka anda mungkin dapat mengatasi inkontinensia anda dan hanya buang air kecil setiap 3 atau 4 jam. Ingat bahwa efek dari latihan ini tidak langsung terjadi dalam waktu singkat, diperlukan waktu selama beberapa bulan untuk memperoleh efek yang anda inginkan.   Latihan Otot Senam kegel bukan hanya merupakan olahraga yang bermanfaat dan hanya dilakukan oleh wanita. Senam kegel juga dapat menguatkan otot-otot yang berada di sekitar kandung kemih anda. Akan tetapi, anda harus memastikan bahwa anda melatih otot yang benar, karena bila tidak, hal ini justru dapat meningkatkan tekanan pada kandung kemih anda dan menyebabkan anda ingin buang air kecil. Salah satu otot yang dapat anda latih adalah otot yang anda gunakan pada waktu anda menahan keinginan untuk membuang gas. Caranya adalah kencangkan otot tersebut selama 3 detik kemudian relaksasikan selama 3 detik. Lakukan hal ini dengan perlahan dan ulangi sebanyak 30 kali atau kira-kira selama 15 menit dalam satu hari. Mungkin diperlukan sekitar 3-6 minggu sampai latihan ini menunjukkan manfaatnya.   Buatlah Catatan Selama beberapa hari, catatlah jumlah air yang anda minum, berapa kali anda buang air kecil, dan seberapa sering anda buang air kecil. Catatlah juga berbagai hal yang dapat memicu keinginan anda untuk buang air kecil, misalnya posisi tubuh tertentu atau meminum minuman tertentu, seperti kopi atau teh. Catatan ini nantinya dapat sangat berguna bagi dokter untuk menentukan diagnosa dan pengobatan yang tepat untuk anda.   Kurangi Konsumsi Alkohol dan Kafein Sebagian besar ahli berpendapat bahwa alkohol dan kafein dapat mengiritasi kandung kemih, meningkatkan produksi air kemih, dan memperburuk berbagai gejala inkontinensia urin. Kurangi kopi, teh, minuman bersoda, dan alkohol untuk mencegah makin memburuknya gejala.   Hindari Makanan Pemicu Inkontinensia Beberapa makanan dapat memicu terjadinya inkontinensia urin, seperti makanan pedas dan asam. Beberapa contoh makanan ini adalah jeruk, tomat, coklat, dan pemanis buatan. Akan tetapi, setiap orang mempunyai makanan pemicu yang berbeda, perhatikanlah makanan dan minuman apa saja yang dapat memicu timbulnya gejala.   Berhenti Merokok Selain mengganggu kesehatan paru-paru anda, merokok juga dapat memperburuk berbagai gangguan sistem saluran kemih pada pria.   Kurangi Air Air merupakan salah satu hal penting bagi tubuh. Akan tetapi, bila anda mengalami inkontinensia urin ada baikya bila anda mengurangi jumlah air yang anda minum, terutama beberapa jam sebelum tidur agar anda tidak perlu terus terbangun saat tidur untuk buang air kecil.
 01 Aug 2019    16:00 WIB
Bagaimana Cara Meningkatkan Sel Darah Putih?
Sel darah putih atau yang dikenal sebagai leukosit berperan sebagai pertahanan alami tubuh terhadap infeksi. Sel darah putih berfungsi menggerogoti bakteri asing dan organisme lain yang menyerang tubuh. Apabila jumlah sel darah putih rendah dalam tubuh seseorang akan rentan terhadap penyakit. Berikut adalah cara mudah untuk meningkatkan sel darah putih: Konsumsi protein yang cukup Makan-makanan sehat yang seimbang dapat menutrisi sumsum tulang dimana sel-sel darah putih yang diproduksi. Konsumsi protein seperti daging, ikan, unggas, telur dan susu. Konsumsi lemak baik  Hindari lemak jenuh, konsumsi lemak jenuh secara berlebihan akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Contoh lemak baik seperti minyak jagung, kedelai, wijen. Konsumsi karbohidrat kompleks Konsumsi karbohidrat kompleks untuk membantu tubuh memproduksi sel darah putih seperti pisang, beras merah, oat, kentang, jagung, ubi jalar, kacang polong, labu, apel, brokoli, kol, wortel, timun, strawberry, tomat. Stop konsumsi alkohol Metabolisme alkohol dalam tubuh akan menghasilkan bahan yang dapat menghancurkan sel-sel darah putih.  Berhenti merokok Rokok mengandung bahan kimia karsinogenik dan tar yang akan menghasilkan peningkatan infeksi dan penurunan sel darah putih Tidur yang cukup Dengan tidur yang cukup akan membantu tubuh dalam proses regenerasi dan pembentukan sel darah putih Olahraga teratur Olahraga teratur membantu fungsi sel-sel darah putih dan merangsang produksi sel-sel ini dari sumsum tulang. Baca juga: Kondisi Apa Sel Darah Putih Meningkat Dan Menurun? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wikihow
 26 Jul 2019    16:00 WIB
Dapatkah Makanan Mengurangi Gejala Rematik Sendi?
Jika anda menderita rematik sendi, anda mungkin pernah mendengar mengenai beberapa jenis makanan atau diet tertentu yang dapat mengurangi rasa nyeri, kekakuan, dan rasa lelah anda. Mengkonsumsi atau menghindari makanan tertentu dapat membantu mengurangi gejala rematik sendi yang anda alami. Jika anda menemukan bahwa beberapa jenis makanan membuat gejala anda memburuk dan jenis makanan lainnya membuat gejala anda membaik, maka mungkin anda perlu mempertimbangkan mengganti jenis makanan yang anda konsumsi. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda mengenai hal ini.   Diet Mediterania Diet Mediterania tradisional terdiri dari buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, minyak olive, polong-polongan, dan ikan. Semua makanan ini mengandung banyak nutrisi penting yang baik bagi kesehatan anda. Walaupun makanan tertentu berpengaruh baik bagi kesehatan anda, tetapi makanan ini tidak dapat menyembuhkan rematik yang anda alami. Anda tetap harus mengkonsumsi obat yang telah diberikan oleh dokter anda bersamaan dengan diet sehat.   Diet Bebas Gluten Gluten merupakan suatu protein yang terdapat di dalam gandum, gandum hitam, dan barley. Selain itu, gluten juga dapat ditemukan pada berbagai makanan siap saji dan makanan di restoran. Saat penderita penyakit seliak mengkonsumsi gluten, maka tubuh akan bereaksi dengan menyerang usus halus dan menghambat penyerapan nutrisi dari makanan. Bila hal ini berlangsung dalam waktu lama, maka dapat menyebabkan terjadinya anemia, osteoporosis, pertumbuhan terhambat, dan kanker usus halus. Hubungan antara rematik sendi dengan penyakit seliak adalah bahwa bila anda menderita suatu penyakit yang disebabkan oleh reaksi autoimun seperti rematik sendi, maka resiko anda menderita penyakit autoimun lainnya seperti penyakit seliak atau diabetes pun akan meningkat. Selain itu, sebuah penelitian menemukan bahwa penderita rematik sendi mengalami perbaikan gejala setelah mereka menghindari konsumsi makanan yang mengandung gluten. Akan tetapi, efek ini tidak ditemui pada semua penderita rematik sendi. Tidak seperti gandum dan produknya, makanan bebas gluten hanya mengandung sedikit serat dan jarang diperkaya oleh nutrisi lainnya, sehingga seringkali dapat menyebabkan terjadinya kekurangan berbagai vitamin dan mineral. Makanan bebas gluten juga biasanya mengandung lemak dan kalori yang lebih tinggi. Konsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum anda melakukan diet apapaun.   Vitamin dan Mineral Penting Bagi Penderita Rematik Sendi Asam folat merupakan salah satu vitamin B yang berfungsi untuk membantu pembentukan sel darah merah di dalam tubuh anda. Jika anda mengkonsumsi methotrexate sebagai salah satu terapi rematik, maka asam folat dapat membantu mencegah terjadinya efek samping obat ini. Mengkonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D juga penting bagi kesehatan tulang anda, terutama bila anda mengkonsumsi obat kortikosteroid karena dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang yang berujung pada osteoporosis.   Asam Lemak Omega 3 Asam lemak omega 3 banyak ditemukan pada ikan, seperti salmon, tuna, trout; walnut, tahu dan produk kedelai lainnya, dan minyak kanola. Asam lemak ini dapat membantu mengatasi peradangan. Suplemen minyak ikan juga mengandung asam lemak omega 3. Beberapa penderita rematik sendi mengatakan bahwa rasa nyeri dan pembengkakan sendi berkurang setelah mengkonsumsi minyak ikan. Untuk mencapai efek ini diperlukan waktu selama beberapa minggu atau bulan. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun dan tanyakan mengenai dosis yang anda perlukan. Sumber: webmd