Your browser does not support JavaScript!
 01 Aug 2019    16:00 WIB
Bagaimana Cara Meningkatkan Sel Darah Putih?
Sel darah putih atau yang dikenal sebagai leukosit berperan sebagai pertahanan alami tubuh terhadap infeksi. Sel darah putih berfungsi menggerogoti bakteri asing dan organisme lain yang menyerang tubuh. Apabila jumlah sel darah putih rendah dalam tubuh seseorang akan rentan terhadap penyakit. Berikut adalah cara mudah untuk meningkatkan sel darah putih: Konsumsi protein yang cukup Makan-makanan sehat yang seimbang dapat menutrisi sumsum tulang dimana sel-sel darah putih yang diproduksi. Konsumsi protein seperti daging, ikan, unggas, telur dan susu. Konsumsi lemak baik  Hindari lemak jenuh, konsumsi lemak jenuh secara berlebihan akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Contoh lemak baik seperti minyak jagung, kedelai, wijen. Konsumsi karbohidrat kompleks Konsumsi karbohidrat kompleks untuk membantu tubuh memproduksi sel darah putih seperti pisang, beras merah, oat, kentang, jagung, ubi jalar, kacang polong, labu, apel, brokoli, kol, wortel, timun, strawberry, tomat. Stop konsumsi alkohol Metabolisme alkohol dalam tubuh akan menghasilkan bahan yang dapat menghancurkan sel-sel darah putih.  Berhenti merokok Rokok mengandung bahan kimia karsinogenik dan tar yang akan menghasilkan peningkatan infeksi dan penurunan sel darah putih Tidur yang cukup Dengan tidur yang cukup akan membantu tubuh dalam proses regenerasi dan pembentukan sel darah putih Olahraga teratur Olahraga teratur membantu fungsi sel-sel darah putih dan merangsang produksi sel-sel ini dari sumsum tulang. Baca juga: Kondisi Apa Sel Darah Putih Meningkat Dan Menurun? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wikihow
 26 Jul 2019    16:00 WIB
Dapatkah Makanan Mengurangi Gejala Rematik Sendi?
Jika anda menderita rematik sendi, anda mungkin pernah mendengar mengenai beberapa jenis makanan atau diet tertentu yang dapat mengurangi rasa nyeri, kekakuan, dan rasa lelah anda. Mengkonsumsi atau menghindari makanan tertentu dapat membantu mengurangi gejala rematik sendi yang anda alami. Jika anda menemukan bahwa beberapa jenis makanan membuat gejala anda memburuk dan jenis makanan lainnya membuat gejala anda membaik, maka mungkin anda perlu mempertimbangkan mengganti jenis makanan yang anda konsumsi. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda mengenai hal ini.   Diet Mediterania Diet Mediterania tradisional terdiri dari buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, minyak olive, polong-polongan, dan ikan. Semua makanan ini mengandung banyak nutrisi penting yang baik bagi kesehatan anda. Walaupun makanan tertentu berpengaruh baik bagi kesehatan anda, tetapi makanan ini tidak dapat menyembuhkan rematik yang anda alami. Anda tetap harus mengkonsumsi obat yang telah diberikan oleh dokter anda bersamaan dengan diet sehat.   Diet Bebas Gluten Gluten merupakan suatu protein yang terdapat di dalam gandum, gandum hitam, dan barley. Selain itu, gluten juga dapat ditemukan pada berbagai makanan siap saji dan makanan di restoran. Saat penderita penyakit seliak mengkonsumsi gluten, maka tubuh akan bereaksi dengan menyerang usus halus dan menghambat penyerapan nutrisi dari makanan. Bila hal ini berlangsung dalam waktu lama, maka dapat menyebabkan terjadinya anemia, osteoporosis, pertumbuhan terhambat, dan kanker usus halus. Hubungan antara rematik sendi dengan penyakit seliak adalah bahwa bila anda menderita suatu penyakit yang disebabkan oleh reaksi autoimun seperti rematik sendi, maka resiko anda menderita penyakit autoimun lainnya seperti penyakit seliak atau diabetes pun akan meningkat. Selain itu, sebuah penelitian menemukan bahwa penderita rematik sendi mengalami perbaikan gejala setelah mereka menghindari konsumsi makanan yang mengandung gluten. Akan tetapi, efek ini tidak ditemui pada semua penderita rematik sendi. Tidak seperti gandum dan produknya, makanan bebas gluten hanya mengandung sedikit serat dan jarang diperkaya oleh nutrisi lainnya, sehingga seringkali dapat menyebabkan terjadinya kekurangan berbagai vitamin dan mineral. Makanan bebas gluten juga biasanya mengandung lemak dan kalori yang lebih tinggi. Konsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum anda melakukan diet apapaun.   Vitamin dan Mineral Penting Bagi Penderita Rematik Sendi Asam folat merupakan salah satu vitamin B yang berfungsi untuk membantu pembentukan sel darah merah di dalam tubuh anda. Jika anda mengkonsumsi methotrexate sebagai salah satu terapi rematik, maka asam folat dapat membantu mencegah terjadinya efek samping obat ini. Mengkonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D juga penting bagi kesehatan tulang anda, terutama bila anda mengkonsumsi obat kortikosteroid karena dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang yang berujung pada osteoporosis.   Asam Lemak Omega 3 Asam lemak omega 3 banyak ditemukan pada ikan, seperti salmon, tuna, trout; walnut, tahu dan produk kedelai lainnya, dan minyak kanola. Asam lemak ini dapat membantu mengatasi peradangan. Suplemen minyak ikan juga mengandung asam lemak omega 3. Beberapa penderita rematik sendi mengatakan bahwa rasa nyeri dan pembengkakan sendi berkurang setelah mengkonsumsi minyak ikan. Untuk mencapai efek ini diperlukan waktu selama beberapa minggu atau bulan. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun dan tanyakan mengenai dosis yang anda perlukan. Sumber: webmd
 21 Jul 2019    18:00 WIB
Dampak Rokok dan Alkohol Pada Sperma Anda
Semua orang tentunya sudah mengetahui dampak buruk konsumsi alkohol berlebihan dan merokok pada kesehatan manusia secara keseluruhan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa keduanya ternyata juga berdampak buruk pada kesuburan seorang pria? Mengkonsumsi minuman beralkohol dan merokok secara berlebihan dapat berdampak buruk pada produksi cairan mani, produksi sperma, dan kualitas sperma. Di bawah ini Anda dapat melihat bagaimana alkohol dan merokok dapat mempengaruhi produksi sperma dan menurunkan kesuburan Anda.   Dampak Rokok Pada Produksi Cairan Mani dan Sperma Tembakau diyakini dapat mengubah kadar hormon di dalam tubuh pria, yang dapat mempengaruhi produksi sperma dan cairan mani di dalam organ reproduksi pria. Merokok juga cenderung menyebabkan cairan mani yang dikeluarkan sangat beracun sehingga dapat membunuh sperma dan menghambat terjadinya pembuahan. Pada sebuah penelitian yang dilakukan di Jerman, para ahli mencoba menemukan apa sebenarnya dampak merokok pada protein spesifik yang disebut dengan protamine di dalam sel-sel sperma. Protamine yang dikenal dengan nama P1 dan P2 diduga memiliki peranan penting dalam terjadinya pembuahan, baik secara alami (melalui hubungan intim) maupun pada IVF (bayi tabung) dan inseminasi. Kekurangan protein ini juga dapat meningkatkan resiko terjadinya keguguran. Pada penelitian ini, para ahli menemukan bahwa kadar protein P2 lebih rendah 14% pada sperma pria yang merokok dibandingkan dengan sperma pria yang tidak merokok. Hal ini berarti merokok dapat menyebabkan terjadinya kemandulan pada pria. Selain itu, DNA sperma juga dapat mengalami kerusakan akibat dampak radikal bebas yang terdapat di dalam rokok. Karena merusak DNA sperma, maka hal ini berarti merokok juga dapat mengganggu perkembangan bayi di dalam kandungan dan akan meningkatkan resiko terjadinya kanker. Dengan kata lain, merokok dapat berdampak buruk pada kualitas dan kuantitas sperma di dalam organ reproduksi pria. Oleh karena itu, dianjurkan agar Anda berhenti merokok.   Baca juga: Mengapa Cairan Mani Rasanya Agak Aneh???   Dampak Alkohol Pada Produksi Cairan Mani dan Sperma Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi alkohol secara berlebihan dapat menurunkan kuantitas dan kualitas sperma. Hal ini dikarenakan alkohol dapat masuk ke dalam buah zakar melalui aliran darah dan merusak bentuk sel-sel sperma. Hal ini akan menyebabkan terbentuknya sperma yang memiliki bentuk tidak sempurna dan mengganggu pergerakan sperma. Selain itu, cairan mani pria juga dapat mengandung alkohol dan sampai pada sel telur. Hal ini dapat merusak embrio yang sudah terbentuk dan dapat menyebabkan terjadinya kelainan bawaan dan keguguran. Pada penelitian yang dilakukan pada tikus percobaan, alkohol dapat menyebabkan penurunan kadar hormon testosteron dan mengganggu fungsi hormon. Selain itu, alkohol juga dapat menurunkan produksi cairan mani pada tikus percobaan. Alkohol juga dapat mengubah komposisi cairan mani, yang akan membahayakan sperma yang terdapat di dalamnya, misalnya akan membunuh sperma atau mengurangi kemampuan sperma untuk bergerak. Konsumsi alkohol berlebihan juga dapat mengganggu fungsi normal hati, yang akan meningkatkan kadar hormon estrogen, yang tentu saja kan menyebabkan gangguan pada proses produksi sperma. Konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat menurunkan jumlah sperma untuk sementara waktu. Bila Anda berhenti mengkonsumsi alkohol, maka jumlah sperma akan kembali normal. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa proses pematangan sperma membutuhkan waktu 3 bulan. Jadi, bila Anda ingin melakukan pemeriksaan analisa sperma, tunggulah selama setidaknya 4 bulan. Jika Anda benar-benar tidak dapat berhenti mengkonsumsi alkohol, maka batasilah konsumsi alkohol Anda menjadi hanya 1-2 gelas sehari. Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan permanen pada produksi sperma. Hal ini berarti walaupun Anda sudah berhenti minum alkohol, jumlah sperma Anda tetap tidak akan meningkat lagi. Kesimpulannya adalah jika Anda benar-benar ingin memiliki anak, berhentilah merokok dan batasi konsumsi alkohol Anda. Keduanya tidak hanya dapat mempengaruhi jumlah sperma dan menurunkan produksi sperma, tetapi juga dapat berdampak buruk pada kualitas dan kesehatan sperma serta cairan mani. Hal ini akan membuat pembuahan sulit terjadi dan meningkatkan resiko terjadinya kelainan bawaan atau keguguran. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: increasespermvolume
 21 Jun 2019    16:00 WIB
Apa Saja Penyebab dan Gejala Sirosis (Pengerasan) Hati ?
GejalaPenderita sirosis hati dapat mengalami beberapa gejala gangguan hati atau malah tidak mengalami gejala apapun. Beberapa gejala mungkin tidak terlalu spesifik sehingga penderita tidak menduga gangguan hatilah penyebab gejala tersebut. Beberapa gejala sirosis hati yang dapat ditemukan adalah:•  Kulit atau bagian putih mata tampak kekuningan akibat penumpukkan bilirubin di dalam darah•  Merasa sangat lelah•  Badan terasa lemas•  Hilangnya nafsu makan•  Badan terasa gatal•  Mudah merah akibat penurunan produksi faktor pembekuan darah karena adanya gangguan pada hatiPenyebab 1.  AlkoholAlkohol merupakan penyebab tersering dari sirosis hati. Terjadinya sirosis ini tergantung pada seberapa banyak dan seberapa sering konsumsi minuman beralkohol tersebut. Mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktu lama (kronik) dapat menyebabkan cedera atau luka pada sel-sel hati. Sekitar 30% orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol sebanyak 8-16 ons setiap harinya dapat mengalami sirosis dalam waktu 15 tahun mendatang atau lebih. Konsumsi minuman beralkohol dapat menyebabkan berbagai penyakit hati, mulai dari perlemakkan hati tanpa komplikasi, perlemakkan hati dengan peradangan (hepatitis alkoholik), hingga sirosis hati.2.  Perlemakkan Hati NonalkoholikPada keadaan ini, terjadi penumpukkan lemak di dalam hati yang terjadi pada orang-orang yang tidak mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah berlebihan, akan tetapi kelainan atau kerusakan yang terjadi pada sel-sel hati mirip dengan kerusakan yang diakibatkan oleh konsumsi minuma beralkohol secara berlebihan. Gangguan ini juga dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin, sindroma metabolik dan diabetes tipe 2. Selain gangguan ini, obesitas merupakan penyebab tersering dari terjadinya resistensi insulin, sindroma metabolik, dan diabetes tipe 2. 3.  Sirosis Tanpa Penyebab yang Jelas (Sirosis Kriptogenik)Sirosis kriptogenik merupakan salah satu penyebab diperlukannya transplantasi hati. Sirosis kriptogenik merupakan suatu gangguan hati yang menyebabkan pengerasan hati tetapi tanpa suatu penyebab yang jelas. Para dokter menduga bahwa keadaan ini berhubungan dengan obesitas dalam waktu lama, diabetes tipe 2, dan resistensi insulin. Para ahli juga menemukan bahwa sirosis kriptogenik ini dapat terjadi pada orang-orang yang mengalami perlemakkan hati nonalkoholik.4.  Hepatitis KronikHepatitis kronik merupakan suatu keadaan di mana virus hepatitis B atau C menginfeksi hati selama bertahun-tahun. Sebagian besar penderita hepatitis tidak akan mengalami hepatitis kronik dan sirosis hati. Bila infeksi virus hepatitis ini berlangsung lama, maka dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada sel-sel hati dan menyebabkan terjadinya sirosis hati, atau bahkan kanker hati.5.  Kelainan Genetika (Herediter)Adanya kelainan genetika tertentu menyebabkan penumpukkan zat-zat beracun di dalam hati, yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan hati dan sirosis hati. Beberapa hal yang disebabkan oleh kelainan genetika dan dapat menyebabkan terjadinya sirosis hati adalah hemokromatosis (penumpukkan zat besi secara abnormal di dalam berbagai organ) atau penyakit Wilson (penumpukkan tembaga secara abnormal di dalam berbagai organ). Pada penderita hemokromatosis, penderita cenderung untuk menyerap zat besi di dalam makanan dalam jumlah yang berlebihan. Seiring dengan berlalunya waktu, maka zat besi ini akan menumpuk pada berbagai organ tubuh dan menyebabkan terjadinya sirosis, radang sendi, gagal jantung akibat kerusakan otot jantung, dan disfungsi buah zakar yang menyebabkan hilangnya gairah seksual. Pengobatan ditujukan untuk mencegah kerusakan pada berbagai organ dengan membuang kelebihan zat besi dari dalam tubuh melalui pengeluaran darah. Pada penyakit Wilson, terjadi keabnormalan salah satu protein yang berfungsi untuk mengatur tembaga di dalam tubuh. Seiring dengan berlalunya waktu, kelebihan tembaga ini akan menumpuk di dalam hati, mata, dan otak yang menyebabkan terjadinya sirosis, tremor (gemetar), gangguan psikologis, dan berbagai gangguan neurologis lainnya bila keadaan ini tidak segera ditangani. Pengobatannya adalah dengan pemberian obat oral (dikonsumsi melalui mulut), yang berfungsi untuk meningkatkan pengeluaran tembaga dari dalam tubuh melalui air kemih.6.  Sirosis Bilier PrimerSirosis bilier primer merupakan kelainan sistem imunitas (kekebalan tubuh) yang sering ditemukan pada wanita. Kelainan imunitas ini menyebabkan terjadinya peradangan kronik da kerusakan saluran empedu kecil di dalam hati. Cairan empedu diproduksi oleh hati yang mengandung berbagai zat yang diperlukan untuk membantu proses pencernaan dan penyerapan lemak di dalam usus, serta berbagai zat sisa seperti bilirubin. Bilirubin merupakan hasil pemecahan hemoglobin pada sel darah merah tua. Pada sirosis bilier primer, kerusakan saluran empedu kecil ini menghambat aliran normal cairan empedu ke dalam usus. Bersamaan dengan itu, peradangan terus terjadi yang menyebabkan lebih banyak kerusakan pada saluran empedu, yang menyebar dan menyebabkan kerusakan sel-sel hati. Kematian sel-sel hati ini menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada daerah yang rusak. Kombinasi dari peradangan, jaringan parut, dan penumpukkan zat-zat beracun di dalam hati menyebabkan terjadinya sirosis hati.7.  Kolangitis Sklerosing PrimerKolangitis sklerosing primer merupakan penyakit yang jarang ditemukan, yang biasanya terjadi pada penderita penyakit Crohn dan kolitis ulserativa. Pada kolangitis sklerosing primer, saluran empedu besar di luar hati mengalami peradangan, kemudian menyempit, dan tersumbat. Penyumbatan aliran empedu ini menyebabkan terjadi infeksi pada saluran empedu dan menimbulkan jaundice (kulit dan bagian putih mata berwarna kekuningan), yang pada akhirnya dapat menyebabkan sirosis. Pada beberapa penderita, cedera pada saluran empedu (biasanya akibat tindakan pembedahan) juga dapat menyebabkan penyumbatan dan sirosis hati.8.  Hepatitis AutoimunHepatiti autoimun merupakan gangguan hati yang lebih sering ditemukan pada wanita, yang disebabkan oleh kelainan sistem kekebalan tubuh. Kelainan ini menyebabkan peradangan progresif dan kerusakan sel-sel hati yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya sirosis.9.  Atresia BilierAtresia bilier merupakan suatu keadaan di mana seorang bayi lahir tanpa adanya saluran empedu. Atresia bilier dapat menyebabkan terjadinya sirosis. 10.  Penyebab LainnyaBerbagai penyebab lain dari sirosis hati adalah reaksi abnormal pada obat-obatan tertentu dan paparan terhadap zat racun dalam waktu lama, serta gagal jantung kronik yang dapat menyebabkan terjadinya sirosis. Pada beberapa negara (terutama Afrika Utara), penyebab tersering dari gangguan hati dan sirosis hati adalah infeksi hati oleh parasite. Pada bayi, dapat terjadi suatu kelainan di mana bayi tidak dapat membentuk enzim-enzim penting untuk mengatur gula dalam jumlah cukup yang dapat menyebabkan terjadinya penumpukkan gula dan sirosis hati.   Defisiensi alfa 1 antitripsin (salah satu jenis enzim) juga dapat menyebabkan terjadinya sirosis dan pembentukan jaringan parut pada paru.Sumber: medicinenet
 19 May 2019    18:00 WIB
Mengonsumsi Alkohol Meningkatkan Resiko Kanker Pankreas
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi alkohol sebanyak 3 gelas atau lebih setiap harinya dapat meningkatkan resiko anda menderita kanker pankreas. Selain alkohol, merokok, obesitas, usia, adanya anggota keluarga yang menderita kanker pankreas, dan diabetes juga dapat meningkatkan resiko kanker pankreas. Pankreas merupakan suatu kelenjar yang terletak di perut bagian belakang, tepat di belakang lambung. Pankreas berfungsi untuk memproduksi hormon insulin, glukagon, dan berbagai enzim pencernaan. Alkohol dimetabolisme sebagian di dalam pankreas dan metabolit awal alkohol ini bersifat racun bagi sel-sel pankreas. Metabolit alkohol ini dapat menyebabkan perubahan pada sel-sel pankreas seperti peradangan (inflamasi) yang dapat menyebabkan terjadinya kanker pankreas. Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada pankreas dan menyebabkan terjadinya pankreatitis, yaitu inflamasi atau peradangan pada pankreas yang dapat menyebabkan timbulnya nyeri perut hebat dan muntah. Pankreatitis kronik dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker pankreas. Selain kanker pankreas, mengkonsumsi alkohol secara berlebihan juga telah terbukti berhubungan dengan peningkatan resiko terjadinya kanker payudara, kanker usus besar, kanker hati, kanker mulut, kanker kerongkongan atau kanker tenggorokan. Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah sedang atau secukupnya dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah pada orang lanjut usia atau paruh baya. Berdasarkan American Cancer Society, batas aman mengkonsumi alkohol adalah tidak lebih dari 1 gelas sehari bagi wanita dan 2 gelas sehari bagi pria untuk tetap menjaga kesehatan anda.  Baca juga: Berbagai Penyebab dan Faktor Resiko Terjadinya Kanker Pankreas Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 14 Feb 2019    11:00 WIB
Hepatitis Alkoholik (Penyebab, Gejala dan Pengobatan)
Apa itu hepatitis alkoholik?Hepatitis alkoholik menggambarkan peradangan hati yang disebabkan oleh minuman alkohol. Meskipun hepatitis alkoholik yang paling mungkin terjadi pada pecandu minuman keras selama bertahun-tahun, namun mengonsumsi alkohol dan hepatitis alkoholik mempunyai hubungan yang kompleks. Tidak semua pecandu minuman keras menderita hepatitis alkoholik, dan penyakit ini juga dapat terjadi pada orang yang hanya minum sedikit. Jika telah didiagnosis menderita hepatitis alkoholik, hal ini berarti harus berhenti total minum alkohol. Orang yang terus minum alkohol dapat terus memperparah kerusakan hati yang lebih serius yaitu sirosis dan gagal hati. Apa penyebab dari hepatitis alkoholik?Hepatitis alkoholik terjadi ketika hati rusak oleh alkohol yang telah dikonsumsi. Mekanisme bagaimana alkohol dapat menimbulkan kerusakan hati pada pecandu alkohol belum diketahui secara jelas. Proses pemecahan etanol yang merupakan alkohol yang terkandung dalam bir, anggur dan minuman keras dapat menghasilkan bahan kimia sangat beracun, seperti asetaldehida. Bahan kimia ini memicu peradangan yang menghancurkan sel-sel hati. Kemudian jaringan hati yang sehat digantikan oleh jaringan parut yang ditimbulkan akibat luka peradangan. Hal tersebut akan mengganggu kemampuan hati untuk berfungsi dengan baik. Pembentukan jaringan parut merupakan kerusakan irreversible yang disebut sirosis, merupakan tahap akhir dari hepatitis alkoholik. Apa gejala dari hepatitis alkoholik?Bentuk ringan dari hepatitis alkoholik mungkin tidak menyebabkan masalah yang nyata, tetapi perkembangan penyakit ini akan menyebabkan hati lebih rusak, tanda dan gejala yang mungkin terjadi, antara lain:•  Kehilangan nafsu makan•  Mual dan muntah•  Nyeri perut dan nyeri teka•  Kulit dan putih mata menguning (jaundice)•  Demam•  Perut bengkak akibat penumpukan cairan (asites)•  Kelelahan Berkonsultasilah dengan dokter jika memiliki tanda atau gejala hepatitis alkoholik. Jika pernah merasa seolah-olah tidak bisa mengontrol minum, maka berkonsultasilah dengan dokter. Apa pengobatan untuk hepatitis alkoholik?Hentikan minum alkohol – Jika telah didiagnosa menderita hepatitis alkoholik, maka harus berhenti minum alkohol. Ini satu-satunya cara untuk menghentikan kerusakan hati atau untuk mencegah berkembangnya penyakit menjadi lebih parah. Jika terus minum alkohol, maka kemungkinan akan mengalami komplikasi yang serius. Jika sudah ketergantungan dengan alkohol dan ingin berhenti, dokter dapat merekomendasikan terapi yang disesuaikan pada kondisi ketergantungan. Terapi tersebut mungkin termasuk obat-obatan, konseling, dll.•  Terapi untuk malnutrisi – Dokter mungkin menyarankan diet khusus untuk memperbaiki kondisi kekurangan gizi yang dapat terjadi pada orang dengan hepatitis alkoholik. •  Obat untuk mengurangi peradangan hati •  Transplantasi hati Ingin mengetahui lebih dalam mengenai hepatitis alkoholik? Silahkan baca di sini Baca juga: 6 Tanda Si Dia Telah Siap Menikah Sumber: cek gejala penyakit
 26 Jan 2019    18:00 WIB
7 Tips Turunkan Kadar Kolesterol Jahat
kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit serius dan dapat mengancam jiwa. Para ahli jantung menyarankan untuk selalu memeriksa kadar kolesterol secara teratur minimal setiap 5 tahun sekali. Tetapi Anda harus ingat bahwa sebenarnya tidaklah sulit untuk menurunkan kadar kolesterol untuk mencegah munculnya penyakit lain. Apa saja yang harus dilakukan untuk menurunkan kadar kolesterol? 1.  Minimalisir konsumsi makan dagingJangan jadikan daging sebagai hidangan utama Anda. hindarilah konsumsi lemak dari daging sapi, babi, lembu dan lain sebagainya. Anda juga dapat mengganti menu daging dengan ikan. Makanan yang direbus, panggang atau bakar mengandung lemak lebih sedikit dibanding jenis makanan yang digoreng. 2.  Pilih cemilanHindari cemilan yang kaya lemak seperti keripik kentang dan berbagai produk bakery lainnya, dan gantilah cemilan Anda dengan yang lebih sehat seperti buah kering. 3.  Makanan pencuci mulut yang sehatHindari makanan pencuci mulut yang tinggi lemak, tinggi kalori seperti makanan pencuci mulut dan es krim. Pilihnya camilan yang rendah lemak seperti smootie dari buah, cake buah dan lainnya. 4.  Minyak di makanan AndaKebanyakan minyak nabati mengandung lemak tak jenuh, sementara minyak dari kelapa mengandung lemak jenih. Oleh karena itu hindarilah penggunaan minyak tersebut dan perbanyak penggunaan minyak zaitun, minyak jagung dan minyak bunga matahari. 5.  Kurangi konsumsi alkoholApakah Anda seorang alkoholik? Jika iya maka sarankan untuk mengurangi konsumsi alkohol Anda tidak lebih dari satu gelas setiap harinya. Mengurangi konsumsi alkohol sangat baik untuk kesehatan Anda karena akan menjauhkan Anda dari resiko penyakit jantung. 6.  Buah-buahan dan sayur-sayuranPerbanyak konsumsi buah yang tidak hanya dapat mengurangi timbunan lemak di tubuh Anda tetapi juga baik untuk sirkulasi darah dan meningkatkan kesehatan jantung. 7.  Olahraga secara teraturBerolahraga secara teratur tidak hanya dapat membakar lemak yang tertimbun didalam tubuh, tetapi juga membantu meningkatkan aliran darah.Sumber: magforwomen
 26 Dec 2018    11:00 WIB
Kolesterol dan Alkohol
Fokus utama memerangi penyakit serangan jantung adalah menurunkan tingkat kolesterol. Tidak semua kolesterol buruk. Terdapat 2 tipe kolesterol yang beredar dalam darah. Low density lipoprotein (LDL) yang dikenal sebagai kolesterol jahant karena cenderung mengendap di pembuluh darah dan high density lipoprotein  (HDL) yang dikenal sebagai kolesterol baik, tang berfungsi menyapu kolesterol yang mengendap di pembuluh darah dan melindungi dari serangan jantung. Para dokter menyarankan untuk menjaga kadar kolesterol LDL anda tetap rendah ( maksimal kurang dari 100mg/dl) dan meningkatkan kadar HDL anda (60mg/dl atau lebih tinggi lagi. Anda mungin pernah mendengar jika meminum segelas atau dua gelas anggur setiap hari dapat meningkatkan kadar HDL dan menurunkan resiko terkena serangan jantung. Mitos tersebut benar adanya, alkohol baik untuk kesehatan jantung jika dalam kadar yang normal, karena bagaimanapun alkohol juga dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lain.   Alkohol meningkatkan kadar kolesterol HDL Beberapa penelitian mengungkapkan, pada beberapa orang yang meminum alkohol dalam jumlah yang wajar memiliki tingkat serangan jantung yang sangat rendah dan bahkan memiliki angka kematian lebih rendah dibanding orang yang tidak meminum alkohol sama sekali. Anggur merah merupakan alkohol dengan terbaik yang dapat menurunkan resiko serangan jantung dan menurunkan angka kematian karena anggur merah mengandung kandungan kimia yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti resveratrol yang merupakan suatu antioksidan yang melindungi dinding pembuluh darah arteri. Peneliti meyakini jika keunggulan utama dari alkohol menurunkan angka kematian karena serangan jantung karena alkohol menaikkan kadar kolesterol HDL yang mampu menyingkirkan endapan-endapan di pembuluh darah dan menurunkan tanda-tanda inflamasi. Resiko meminum alkohol Sebelum anda memesan anggur atau bir dan memasukkannya ke tubuh anda, tentunya anda sudah mengetahui jika alkohol tidak seluruhnya baik untuk kesehatan anda. Mengkonsumsi terlau banyak alkohol sebenarnya juga berbahaya bagi jantung anda karena dapat mengakibatkan sakit jantung dan stroke, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan obesitas dan meningkatkan kadar trigliserida dalam darah. Meminum alkohol secara terus menerus juga dapat menyebabkan cardiomiopati dan irama jantung yang tidak teratur (aritmia) dan stroke. Bahkan alkohol dalam jumlah berlebihan dapt menyebabkan jantung tidak dapat memompa darah secara efisien, kondisi ini dikenal sebagai congestive heart failure. Meminum alkohol juga memiliki sisi negative, termasuk meningkatkan resiko terjadinya kanker, sirosis hati dan meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu American Heart Association (AHA) tidak merekomendasikan anda untuk memulai minum alkohol atau minum alkohol lainnya jika alasannya hanya untuk menurunkan kadar kolesterol anda atau untuk kesehatan jantung. American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk menjaga berat badan anda, menjaga pola makan sehat dan olahraga teratur untuk menjaga kadar kolesterol anda dalam kadar yang normal. Jika anda berencana untuk meminum alkohol, konsultasikanlah ke dokter anda. Minum alkohol dalam kadar yang normal – artinya segelas anggur atau bir untuk wanita dan satu atau dua gelas untuk pria – untuk orang=orang tertentu, misalnya ibu hamil dan orang yang mengkonsumsi obat secara teratur sebaiknya menghidari alkohol.   Sumber : webmd  
 06 Dec 2018    18:00 WIB
Kenali Gejala dan Pemicu Terjadinya Psoriasis
Psoriasis merupakan penyakit kulit kronik yang disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh, yang juga dapat mengenai sendi. Penyebab pasti psoriasis tidak diketahui. Terdapat beberapa jenis psoriasis, yaitu pustular, plak, gutata, inverse, dan eritroderma. Gejala psoriasis tergantung pada jenis psoriasis yang terjadi. Jenis psoriasis yang paling sering terjadi adalah psoriasis plak. Di bawah ini terdapat beberapa gejala yang sering ditemukan pada psoriasis plak.   Bercak Kemerahan dan Inflamasi Pada Kulit Bercak pada kulit ini biasanya ditutupi oleh suatu lapisan bersisik berwarna perak. Bercak ini dapat terasa gatal dan nyeri, serta dapat pecah dan berdarah. Pada keadaan berat, bercak-bercak ini dapat menyatu dan membuat suatu area inflamasi yang luas pada kulit.   Gangguan Pada Kuku Tangan dan Kaki Kuku dapat mengalami perubahan warna atau membentuk suatu lekukan pada permukaannya. Selain itu, kuku juga menjadi rapuh, hancur, dan akhirnya terlepas dari dasar kuku.   Gangguan Pada Kulit Kepala Penderita psoriasis seringkali mengeluh mengenai adanya ketombe pada kulit kepalanya.   Gangguan Pada Sendi Psoriasis juga dapat menyebabkan psoriasis artritis. Keadaan ini menyebabkan timbulnya rasa nyeri, pembengkakan, kekakuan, dan kerusakan pada sendi. Sekitar 30% penderita psoriasis menderita psoriasis artritis pada usia 30-50 tahun.   Pemicu Psoriasis Gangguan sistem imun merupakan salah satu penyebab terjadinya psoriasis. Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat memperburuk atau bahkan memicu terjadinya gejala. Beberapa hal tersebut adalah: Cuaca dingin dan kering. Keadaan ini dapat membuat kulit anda kering, yang dapat meningkatkan resiko kambuhnya gejala psoriasis atau memperburuk gejala yang ada Stress dapat memperburuk gejala psoriasis atau malah membuat psoriasis kambuh Obat-obatan. Terdapat beberapa obat-obatan yang dapat memicu kambuhnya gejala psoriasis, seperti lithium, obat anti malaria, dan obat golongan beta blocker Infeksi atau penyakit tertentu. Beberapa infeksi seperti radang tenggorokan (faringitis) atau radang amandel (tonsillitis) dapat menyebabkan timbulnya psoriasis gutatae atau berbagai jenis psoriasis lainnya. psoriasis gutatae biasanya mulai timbul saat usia anak-anak atau dewasa muda. Selain itu, HIV juga dapat memperburuk gejala psoriasis Cedera atau luka pada kulit. Luka gores, memar, luka bakar, benjolan, tato, bekas suntikan vaksinasi, dan berbagai gangguan kulit lainnya dapat memicu terjadinya psoriasis (fenomena Koebner) Alkohol dapat memicu kambuhnya psoriasis, terutama pada pria Merokok dapat memperburuk gejala psoriasis   Sumber: webmd
 19 Nov 2018    16:00 WIB
Sering Terbangun Karena Nyeri Kepala?
Jika Anda sering terbangun tiba-tiba karena nyeri kepala yang hebat, kemungkinan Anda mengalami nyeri kepala cluster. Nyeri kepala cluster merupakan jenis nyeri kepala yang dapat kembali berulang setelah beberapa waktu. Penderita nyeri kepala cluster dapat mengalami 1-3 kali serangan setiap harinya selama serangan berlangsung. Serangan nyeri kepala cluster ini dapat berlangsung selama 2 minggu hingga 3 bulan. Penderita nyeri kepala cluster biasanya mengalami serangan pada waktu yang sama setiap tahunnya, misalnya di awal, pertengahan, atau akhir tahun. Nyeri kepala cluster biasanya dapat membuat seseorang terbangun dari tidur setelah 1-2 jam tertidur. Serangan di malam hari ini dapat lebih berat daripada serangan di siang hari. Serangan nyeri kepala cluster diduga berhubungan dengan irama sirkardian (irama yang mengatur waktu tidur dan bangun seseorang). Serangan nyeri kepala cluster dapat lebih berat daripada serangan migrain. Nyeri kepala cluster dapat menghilang selama beberapa bulan atau tahun, dan akan kembali terjadi lagi.   Siapa yang Beresiko? Nyeri kepala cluster merupakan jenis nyeri kepala yang paling jarang terjadi, biasanya mulai terjadi pada usia 30 tahun dan lebih sering terjadi pada pria daripada wanita.   Penyebab Penyebab nyeri kepala cluster tidak diketahui. Akan tetapi, nyeri kepala ini terjadi saat saraf di dasar otak (refleks autonom trigeminal) teraktivasi. Saraf trigeminal merupakan saraf utama pada wajah yang mengatur sensasi, termasuk sensasi panas atau nyeri. Saraf trigeminal yang teraktivasi menyebabkan timbulnya nyeri pada mata yang sering ditemukan bersamaan dengan nyeri kepala cluster. Saraf trigeminal juga menstimulasi kumpulan saraf lainnya yang menyebabkan mata berair, mata merah, hidung tersumbat, atau hidung meler saat serangan nyeri kepala cluster terjadi. Aktivasi saraf trigeminal ini diduga berasal dari hipotalamus, yang juga berfungsi untuk mengatur irama sirkardian manusia. Hal ini ditemukan melalui pemeriksaan penunjang yang menunjukkan adanya aktivitas atau stimulasi hipotalamus saat serangan cluster berlangsung. Nyeri kepala cluster tidak disebabkan oleh adanya gangguan otak lainnya, seperti tumor atau aneurisma.   Pemicu Serangan Pergantian musim merupakan pemicu nyeri kepala cluster yang paling sering ditemukan, di mana serangan sering terjadi saat musim semi atau gugur. Karena serangan nyeri kepala cluster yang sering ditemukan pada musim tertentu, nyeri kepala cluster sering salah terdiagnosa sebagai bentuk alergi atau stress akibat pekerjaan. Nyeri kepala cluster yang berhubungan dengan pergantian musim ini kemungkinan besar disebabkan oleh stimulasi atau aktivasi hipotalamus. Selain pergantian musiim, nyeri kepala cluster juga sering ditemukan pada perokok berat dan peminum alkohol berat. Selama serangan nyeri kepala cluster berlangsung, penderita menjadi sangat sensitif terhadap alkohol dan nikotin, sehingga mengkonsumsi alkohol dalam jumlah kecil pun dapat memicu serangan nyeri kepala. Selama periode bebas gejala, penderita dapat mengkonsumsi alkohol dapat memicu terjadinya nyeri kepala.   Gejala Serangan nyeri kepala cluster biasanya mencapai puncaknya dalam waktu 5-10 menit setelah serangan dimulai. Setiap serangan biasanya memiliki gejala yang hampir sama dan hanya sedikit berbeda dari serangan sebelum atau setelahnya. Jenis Nyeri Nyeri kepala cluster hampir selalu hanya mengenai satu sisi kepala dan selama periode nyeri kepala, rasa nyeri ini tetap terjadi pada sisi kepala yang sama. Bahkan pada saat terjadi serangan nyeri kepala cluster berikutnya, sisi kepala yang terkena pun biasanya tetap sama dan jarang berpindah ke sisi kepala lainnya. Intensitas Nyeri Nyeri kepala yang terjadi saat serangan nyeri kepala cluster terjadi biasanya amat sangat berat yang seringkali digambarkan sebagai perasaan terbakar atau tertusuk-tusuk. Nyeri kepala ini dapat terjadi secara terus-menerus atau berdenyut. Karena nyeri yang terjadi sangat berat, pada saat serangan berlangsung penderita biasanya tidak dapat duduk diam dan biasanya berjalan mondar-mandir. Lokasi Nyeri Nyeri biasanya dirasakan di belakang salah satu mata atau di dalam mata, dan tidak mengenai mata lainnya. Nyeri dapat menjalar ke dahi, pelipis, hidung, pipi, atau rahang atas sisi yang terkena. Kulit kepala dapat terasa nyeri dan denyutan nadi di kulit kepala seringkali dapat diraba. Lama Nyeri Nyeri kepala cluster biasanya berlangsung selama 30-90 menit atau 15 menit hingga 3 jam. Nyeri kepala ini kemudian akan menghilang dan kembali terjadi beberapa waktu kemudian. Biasanya, di antara serangan nyeri kepala ini, penderita mengalami masa bebas nyeri kepala. Frekuensi Nyeri Sebagian besar penderita mengalami 1-3 serangan selama 1 hari saat masa serangan. Nyeri kepala biasanya terjadi sangat teratur, bahkan pada waktu yang sama setiap harinya dan seringkali membuat penderitanya terbangun dari tidur pada waktu yang sama setiap malamnya. Sekitar 80-90% penderita nyeri kepala cluster mengalami serangan nyeri kepala yang terjadi selama 7 hari hingga 1 tahun, yang diselingi oleh periode bebas nyeri kepala selama 14 hari atau lebih. Pada sekitar 20% penderita nyeri kepala cluster, terjadi serangan nyeri kepala kronik, di mana periode bebas nyeri kurang dari 14 hari setiap tahunnya. Nyeri kepala cluster biasanya tidak disertai oleh gejala mual atau muntah. Mual dan muntah dapat terjadi pada penderita nyeri kepala cluster yang juga mengalami serangan migrain.   Kapan Serangan Nyeri Kepala Cluster Terjadi? Walaupun serangan nyeri kepala cluster terjadi secara tiba-tiba, akan tetapi terdapat beberapa tanda yang menandakan bahwa serangan nyeri kepala akan segera terjadi. Tanda-tanda tersebut adalah: Rasa tidak nyaman pada satu sisi kepala atau perasaan terbakar ringan pada salah satu sisi kepala Mata pada sisi kepala yang terkena dapat membengkak atau terasa berat. Pupil dapat mengecil dan konjungtiva (bagian dalam kelopak mata) memerah Hidung tersumbat atau meler dan mata berair pada mata di sisi kepala yang terkena Keringat berlebihan Salah satu sisi wajah memerah Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya   Pengobatan Menghentikan Serangan Pengobatan utama pada saat serangan berlangsung adalah pemberian obat golongan triptan dan bantuan napas melalui masker oksigen selama 20 menit. Obat lainnya dalah obat golongan ergotamine dan lidokain intranasal (melalui hidung). Mencegah Serangan Obat pencegah serangan bertujuan untuk memperpendek periode serangan nyeri kepala dan menurunkan intensitas nyeri kepala yang terjadi. Semua penderita nyeri kepala cluster harus mengkonsumsi obat pencegah serangan kecuali bila periode serangan berlangsung kurang dari 2 minggu. Beberapa obat yang dapat digunakan untuk mencegah serangan nyeri kepala cluster adalah verapamil, lithium, natrium divalproat, prednisone (hanya diberikan dalam jangka pendek), dan ergotamine tartrate. Tindakan Pembedahan Tindakan pembedahan dilakukan pada penderita nyeri kepala cluster kronik yang tidak mengalami perbaikan dengan tindakan pengobatan lainnya. Tindakan ini bertujuan untuk menghambat aktivasi saraf trigeminal. Konsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum melakukan pengobatan apapun.   Sumber: webmd