Your browser does not support JavaScript!
 23 Nov 2018    11:00 WIB
Terlalu Banyak Duduk Di Kantor ? Hati-Hati Bisa Terkena Beberapa Penyakit
Salah satu pekerjaan yang dianggap menyenangkan oleh kebanyakan orang adalah kerja kantoran. Kerja yang hanya duduk di hadapan komputer dan berada dalam ruangan ber-AC yang dingin, tidak perlu berpanas-panasan. Namun tahukah Anda bahwa untuk Anda yang seorang pekerja kantoran, bahwa ada yang banyak risiko kesehatan yang bisa menghampiri Anda? Saat bekerja kebanyakan orang hanya duduk dan malas bergerak yang bisa memicu datangnya beberapa penyakit. Ingin tahu apa saja penyakit yang bisa Anda alami? Berikut penyakit yang bisa menghantui para pekerja kantoran: Sakit Leher Duduk di depan komputer selama berjam-jam dapat menyebabkan sakit leher dan terasa kaku.  Apabila Anda tidak segera menangani hal ini, maka ruas-ruas tulang pada leher dapat mengalami peradangan dan akan terasa sangat sakit saat digerakkan. Untuk menghindari masalah ini, sebaiknya melakukan sedikit peregangan sehingga otot tidak lelah dan kram. Usahakan untuk menggerakan badan dan leher Anda setiap 2-3 jam sekali. Mata terasa perih Seorang karyawan kantoran biasanya bekerja dengan menggunakan komputer bisa lebih dari 8 jam. Kebiasaan melihat komputer terlalu lama dan tanpa istirahat bisa membuat mata menjadi kering dan nantinya akan terasa perih dan menjadi merah. Untuk menghindarinya, usahakan untuk mengistirahatkan mata dengan tidak memandang layar komputer dan memandang ke arah yg jauh sekitar dua menit setiap jam. Bila perlu Anda bisa mencoba untuk memejamkan mata sementara untuk membantu mata menjadi lebih rileks. Pola makan terganggu Kebanyakan karyawan kantoran akan mengalami kondisi dikejar deadline, meeting, dan masih banyak pekerjaan lain yang kerap kali membuat pekerja kantoran melewatkan waktu makan. Kebiasaan ini bisa membuat mereka menjadi kehilangan nafsu makan, dan kebiasaan telat makan bisa memicu terjadinya gangguan pencernaan seperti penyakit maag. Untuk menghindari, usahakan untuk makan tepat waktu dan jangan lupa sarapan sehat dipagi hari yang dapat membantu Anda menunda lapar. Perut Buncit Saat duduk sambil bekerja, kebanyakan karyawan kantor mempunyai kebiasaan baru yaitu mengemil. Kebiasaan ini dan hanya duduk selama berjam-jam bisa naiknya berat badan Anda dan bagian tubuh yang paling utama kena dampaknya yaitu perut Anda. jangan heran bila semakin lama perut Anda akan menjadi buncit. Untuk menghindarinya usahakan untuk mengemil makanan-makanan sehat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran dan bergerak setiap 2 jam sekali selama 5-10 menit. Stres Tekanan pekerjaan yang dialami dan pola kerja yang monotan bisa saja menyebabkan timbulnya stres. Apabila tidak diatasi, stres dapat memicu gangguan kesehatan baik secara fisik atau mental Anda. Untuk menghindarinya usahakan untuk beristirahat setiap 2 jam dan bila perlu Anda meluangkan waktu untuk berlibur di saat akhir minggu. Nyeri punggung Posisi duduk yang tidak benar selama bekerja dapat menyebabkan masalah kesehatan. Salah satunya adalah nyeri punggung. Untuk mnghindarinya sebaiknya Anda menggunakan kursi yang ergonomis, pastikan keyboard komputer setara dengan siku Gangguan fungsi metabolisme tubuh Sebuah penelitian menjelaskan bahwa ada korelasi antara penyakit metabolisme tubuh dengan kebiasaan duduk yang terlalu lama. Di dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa organ-organ di dalam tubuh seperti hati dan ginjal tidak dapat bekerja secara maksimal bila seseorang memiliki kebiasaan duduk terlalu lama. Apabila terjadi gangguan fungsi metabolisme tubuh, maka tubuh akan rentan terhadap beberapa penyakit seperti kencing manis, gangguan fungsi jantung, stroke serta gangguan pada fungsi ginjal. Penyakit-penyakit yang dapat terjadi seperti diatas adalah kondisi yang seringkali diabaikan oleh kebanyakan orang. Jangan sampai penyakit tersebut menggerogoti tubuh Anda dan Anda telat menyadarinya. Usahakan untuk beristirahat setiap 2-3 jam sekali dan jangan lupa olahraga secara teratur. Baca juga: Tips Hilangkan Kantuk Saat Bekerja Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky
 26 Sep 2018    08:00 WIB
Terlalu Banyak Duduk, Bisa Beresiko Jantung Loh !
Berdasarkan penelitian, pria lanjut usia yang menghabiskan hampir seluruh waktunya untuk duduk memiliki resiko yang lebih tingi untuk mengalami kegagalan fungsi jantung. Para ahli menemukan bahwa seorang pira yang memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah memiliki resiko 52% lebih tinggi untuk mengalami kegagalan fungsi jantung daripada pria dengan aktivitas fisik yang lebih tinggi. Seorang ahli lainnya mengatakan bahwa seorang pria yang duduk selama 5 jam setiap harinya memiliki resiko mengalami kegagalan fungsi jantung 34% lebih tinggi daripada pria yang duduk kurang dari 2 jam setiap harinya. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa seorang pria dengan aktivitas fisik yang rendah (banyak duduk dan jarang berolahraga) memiliki resiko mengalami gagal jantung dua kali lebih tinggi daripada pria yang aktif dan lebih jarang duduk. Gagal jantung merupakan suatu keadaan yang terjadi akibat ketidakmampuan otot jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Keadaan ini dapat mengenai siapa saja, tetapi lebih sering mengenai orang lanjut usia. Salah satu faktor resikonya kemungkinan adalah kurangnya aktivitas fisik dan olahraga seiring dengan semakin bertambahnya usia seseorang. Berdasarkan penelitian, kurangnya "latihan" pada jantung dan paru-paru dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan paru. Cara terbaik bagi jantung dan paru-paru untuk "latihan" adalah dengan melakukan aktivitas fisik dan berolahraga. Selain dari banyaknya aktivitas fisik dan olahraga teratur setiap harinya, satu hal lainnya yang juga berperan dalam tinggi rendahnya resiko seseorang untuk menderita kegagalan fungsi jantung adalah faktor genetik. Para ahli berpendapat bahwa tidak ada kata terlambat untuk mulai aktif kembali, bahkan setelah anda memiliki penyakit jantung atau tekanan darah tinggi. Tetap aktif dapat membuat anda terlindung dari terjadinya kegagalan fungsi jantung. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda mengenai olahraga dan aktivitas apa saja yang boleh anda lakukan dan berapa lama sebelum memulai kegiatan anda. Baca juga: Apel Mampu Cegah Serangan Jantung dan Stroke  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 26 Feb 2018    11:00 WIB
Hal Mengerikan Yang Terjadi Akibat Duduk Terlalu Lama
Setelah duduk selama 9 jam saat bekerja, maka bisa jadi Anda juga duduk selama perjalanan pulang. Duduk sepanjang hari dan hanya duduk saja, mungkin ini sudah jadi kebiasaan sehari-hari. Semakin hari semakin banyak orang yang hanya melakukan ini. Tanpa Anda sadari padahal kebiasaan ini bisa saja menyebabkan hal-hal yang mengerikan dimana berdampak kepada kesehatan Anda.   Berikut Adalah Hal Yang Menyebabkan Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Duduk: Darah Menggumpal Saat Anda mengalami luka maka ada suatu bahan dalam tubuh yang berfungsi untuk menghentikan aliran darah, sehingga darah tidak mengucur terus menerus. Pada dasarnya ini adalah hal yang baik, tapi terkadang bekuan darah bisa terbentuk di pembuluh darah karena alasan selain cedera. Gumpalan darah yang terbentuk bukan karena adanya cedera bisa terbentuk dari merokok, kehamilan, dan duduk lama. Gangguan Jantung Gangguan jantung merupakan gangguan kesehatan yang paling menyeramkan karena duduk terlalu lama. Duduk terlalu lama dapat menyebabkan aliran darah tidak lancar termasuk aliran darah ke jantung. Saat Anda berdiri dan berjalan maka ini akan memperbaiki aliran darah Anda, namun bila Anda duduk terlalu lama maka aliran darah memburuk. Herniated nucleus pulposus (Herniated Disk) Cakram adalah jaringan lunak yang memisahkan tulang belakang di tulang belakang Anda. Sebuah herniated disck mengacu pada ketika jaringan lunak itu terdorong keluar dari antara tulang belakang, sehingga mengenai saraf dan menyebabkan rasa sakit. Otot perut untuk membantu menahan beberapa ketegangan dari punggung kita dengan membantu mendukung postur tubuh, jadi jika terlalu lama duduk, otot-otot itu tidak diaktifkan, yang membuat tulang belakang bekerja ekstra keras dan dapat menyebabkan kondisi ini. Melemahkan Otot Saat Anda berdiri dan melompat maka akan menguatkan otot Anda. Bila Anda duduk terlalu lama maka hal ini akan melemahkan otot Anda dan membuat daerah perut Anda terlihat lembek. Banyak orang ingin memiliki perut yang rata dan kencang, tapi bahaya yang lebih besar adalah Anda kehilangan kekuatan otot, yang membuat Anda lebih rentan terhadap kecelakaan lainnya. Serangan Jantung Saat adanya bekuan darah pada pembuluh darah arteri jantung, maka kondisi ini dapat menyebabkan gangguan jantung. Penyebabnya adalah kebiasaan hidup santai yang membuat aliran darah tidak lancar seperti duduk terlalu lama. Maka Berdirilah dari kursi Anda, bergerak dan buat aliran darah menjadi lebih lancar dan menjaga kesehatan jantung. Demensia Berlawanan dengan kepercayaan populer, demensia sebenarnya bukan penyakit. Sebaliknya, ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan hilangnya memori dan keterampilan penalaran. Demensia dapat disebabkan oleh banyak hal, termasuk penyakit Alzheimer, tapi juga bisa disebabkan oleh penyakit vaskular. Aliran darah yang lamban pada akhirnya bisa mempengaruhi kesehatan otak Anda. Aliran darah lamban bisa dikarenakan duduk terlalu lama. Kanker Ternyata, duduk terlalu lama tidak hanya menyebabkan pinggul dan punggung menjadi sakit. Namun dapat menyebabkan Anda mengalami kanker. "Saat Anda duduk, otot besar, terutama di bagian bawah tubuh, benar-benar dibongkar. Mereka tidak melakukan pekerjaan dengan baik yang mendorong perubahan metabolisme tubuh dan menghasilkan sejumlah sinyal biologis, yang oleh para ilmuwan disebut biomarker, terkait dengan kanker. " Diabetes Tipe 2 Diabetes tipe 2 adalah kondisi dimana tubuh tidak dapat memproses glukosa dengan benar, sehingga pankreas pada awalnya memproduksi lebih banyak insulin dan kemudian tidak mampu menghasilkan cukup banyak. Diabetes tipe 2 disebabkan oleh kombinasi faktor genetika dan gaya hidup tidak seperti Diabetes tipe 1, yang merupakan kelainan autoimun genetik. Sehingga bila Anda memiliki kebiasaan pola makan tidak baik, kebiasaan hidup santai seperti duduk terlalu lama maka bisa menyebabkan Anda mengalami diabetes tipe 2.   Cara Pencegahan: Beberapa cara yang baik untuk menghindari komplikasi kesehatan yang terkait dengan duduk berkepanjangan berjalan-jalan, duduk dengan benar di kursi Anda, duduk di atas bola latihan di tempat kerja daripada di kursi tradisional, dan melakukan yoga.   Jika Anda merasa memiliki gangguan kesehatan seperti diatas maka sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter.   Baca juga: Keluar Cairan Abnormal dari Payudara, Apakah Sebabnya???   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: littlethings