Your browser does not support JavaScript!
 31 May 2020    11:00 WIB
Minum Banyak Air Buat Tubuh Lebih Langsing?
Anda sedang melakukan program diet? Apabila iya, mungkin Anda pernah mendengar ada yang mengatakan bahwa minum air putih akan membuat tubuh menjadi langsing. Apakah hal ini benar? Ada beberapa hal yang dapat dipengaruhi karena minum air putih, seperti: Pengurangan kalori Minum air sebelum makan akan membantu Anda mengkonsumsi makanan lebih sedikit, sehingga mengurangi jumlah kalori yang masuk dalam tubuh. Sebuah penelitian pada tahun 2008 telah diterbitkan sebuah jurnal yaitu "Journal of American Dietetic Association," mengatakan bahwa minum beberapa gelas air sekitar 20 sampai 30 menit sebelum duduk untuk makan akan membantu mengurangi asupan kalori Anda sebanyak 75 kalori. Air membuat perut Anda terasa kenyang, sehingga Anda cenderung untuk tidak menghabiskan makanan di piring Anda. Apabila Anda minum air sebelum makan siang dan makan malam setiap hari, maka Anda akan mengurangi asupan kalori sekitar 150 kalori per hari. Sehingga berat badan Anda akan turun Pengeluaran racun Air akan membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Hati akan membantu memproduksi empedu yang memecah lemak, tetapi bila tersumbat makan organ tersebut tidak akan bekerja dengan baik. Apabila Anda minum air dengan teratur akan membuat organ vital bekerja lebih efisien. Selain itu apabila Anda tidak minum air yang cukup akan membuat Anda sembelit dan membuat kotoran menumpuk disaluran pencernaan Anda dan membuat perut Anda terasa penuh. Asupan serat yang cukup menurut website Colorado State University Extension adalah sekitar 14 gram per 1000 kalori. Namun serat tidak akan berfungsi tanpa air. Ganti minuman Anda dengan air putih Sebaiknya Anda minum air putih setiap hari untuk membantu pola diet Anda menjadi lebih berhasil. Misalnya saat pagi hari Anda yang biasanya minum 16 ons latte yang memiliki 265 kalori, minuman soda botolan sekitar 20 ons pada saat makan siang yang memiliki 225 kalori dan segelas es teh manis 16 ons pada saat makan malam yang memiliki sekitar 180 kalori. Apabila Anda mengganti semua minuman tersebut dengan air putih maka Anda sudah dapat mengurangi sekitar 670 kalori dari diet Anda dalam sehari. Hal ini dapat membantu mengurangi berat badan sekitar 0,5-1 kg dalam satu minggu. Minum air putih tidak mempunyai efek langsung terhadap penurunan berat badan, namun dengan minum air putih akan membantu pengurangan jumlah kalori yang masuk dalam tubuh. Jadi untuk Anda yang sedang berdiet, banyak-banyaklah minum air putih. Sumber: healthyeating
 16 Mar 2020    08:00 WIB
Kurang Minum Air Putih 7-8 Gelas Sehari Ganggu Fungsi Otak
Tubuh manusia terdiri dari 60% air. Minum air putih 6-8 gelas sehari wajib hukumnya. Fungsi air tidak lain untuk menjaga kesegaran tubuh, memperlancar sistem pencernaan, mengeluarkan racun lewat keringat dan urine. Serta sebagai pelarut, untuk mengatur suhu tubuh serta sebagai penyedia elektrolit dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Nah, mari ketahui bahaya kurang minum air putih bagi kesehatan :   MENGGANGGU FUNGSI OTAK Kekurangan air terutama air putih dapat menyebabkan cairan di otak menurun, sehingga  asupan oksigen yang semestinya mengalir ke otak juga ikut berkurang. Hal ini menyebabkan sel - sel otak menjadi tidak aktif dan tidak berkembang sebagaimana yang diharapkan.   INFEKSI KANDUNG KEMIH Bahaya kurang minum air putih berikutnya yaitu akan menyebabkan infeksi kandung kemih. Gejala infeksi kandung kemih yaitu suhu badan yang sedikit meningkat, terasa nyeri pada saat buang air kecil bahkan kadang kala terdapat darah dalam urine yang dikeluarkan.   KULIT KUSAM Kulit menjadi kusam, tidak cerah dan tidak awet muda karena aliran darah kapiler di kulit pada tubuh tidak maksimal.   BATU GINJAL Air putih sangat penting untuk mencegah batu ginjal. Kekurangan air putih dapat menyebabkan komponen pembentuk batu ginjal tidak mudah luruh. Nah, sudah tahukan pentingnya air putih bagi tubuh kita. Mulai biasakan minum 7-8 gelas sehari ya.   Baca juga: Manfaat Apa Yang Didapat Dari Minum Air Putih Di Pagi Hari? Sumber: Liqual
 02 Nov 2019    16:00 WIB
7 Manfaat Air Putih Bagi Tubuh
1.      Membantu Menurunkan Berat Badan Apabila Anda sedang berusaha untuk menurunkan berat badan, maka air putih dapat membantu meningkatkan laju metabolisme tubuh dan membuat Anda merasa kenyang. Oleh karena itu, gantilah minuman berkalori Anda dengan air putih. Minumlah segelas air putih sebelum makan untuk membantu membuat Anda merasa lebih kenyang. Mengkonsumsi lebih banyak air putih dapat membantu meningkatkan laju metabolisme tubuh, terutama bila minuman tersebut merupakan minuman dingin. Hal ini dikarenakan tubuh Anda perlu bekerja ekstra untuk membuat air tersebut menjadi hangat, yang berarti tubuh Anda juga harus membakar lebih banyak kalori.   2.      Meningkatkan Energi Jika Anda merasa lelah dan tidak bertenaga, maka minum air mungkin dapat membantu. Hal ini dikarenakan dehidrasi dapat membuat Anda merasa lelah. Dengan jumlah cairan yang cukup di dalam tubuh, maka jantung Anda pun akan dapat memompa darah dengan lebih efektif. Selain itu, air juga dapat membantu darah menghantarkan oksigen dan berbagai nutrisi penting lainnya ke dalam sel-sel tubuh Anda.   3.      Mengurangi Stress Sekitar 70-80% jaringan otak terdiri dari air. Jadi bila Anda mengalami dehidrasi, maka tubuh dan pikiran Anda akan mengalami stress. Jika Anda merasa haus, maka Anda hanya mengalami dehidrasi ringan. Untuk menjaga kadar stress tetap rendah, maka pastikan Anda selalu menyediakan air putih di dekat Anda.   4.      Mencegah Kram Otot Mengkonsumsi air putih juga dapat membantu mencegah terjadinya kram otot dan membantu melumasi persendian di dalam tubuh Anda.   5.      Menutrisi Kulit Kerutan dan garis halus akan menjadi semakin jelas bila Anda mengalami dehidrasi. Air putih sebenarnya merupakan salah satu krim alamiah untuk menjaga kecantikan kulit Anda. Mengkonsumsi air putih dapat menghidrasi sel-sel kulit dan membuat kulit menjadi lebih "montok" sehingga Anda pun terlihat lebih muda. Selain itu, air putih juga dapat membantu mengeluarkan berbagai zat racun dan memperbaiki sirkulasi dan aliran darah, yang dapat membuat kulit Anda tampak lebih berkilau.   6.      Memperlancar Buang Air Besar Selain serat, air putih juga penting bagi kerja saluran pencernaan Anda. Air dapat membantu membuat tinja menjadi lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan dari dalam saluran pencernaan. Jika Anda mengalami dehidrasi, maka tubuh pun akan berusaha untuk menyerap air sebanyak mungkin. Hal ini dapat membuat usus besar Anda menjadi kering dan membuat tinja semakin sulit dikeluarkan.   7.      Menurunkan Resiko Terjadinya Batu Ginjal Salah satu penyebab mengapa seseorang dapat terkena batu ginjal, termasuk anak-anak adalah karena mereka tidak mengkonsumsi cukup banyak air putih. Air dapat membantu melarutkan garam dan berbagai mineral di dalam air kemih Anda yang dapat membentuk suatu kristal yang dikenal dengan nama batu ginjal. Karena batu ginjal tidak dapat terbentuk pada air kemih yang "encer", maka jangan ragu untuk mulai mengkonsumsi lebih banyak air putih sekarang juga!   Berapa banyak air putih yang harus And akonsumsi setiap harinya? Sebenarnya, setiap orang dewasa yang mengkonsumsi air putih di saat merasa haus telah dapat mencukupi kebutuhan airnya. Akan tetapi, berapa banyak air putih yang Anda butuhkan setiap harinya tergantung dari ukuran tubuh Anda, aktivitas fisik Anda, cuaca, dan keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan. Anda mungkin akan membutuhkan lebih banyak air putih bila Anda berolahraga atau berkeringat banyak.   Sumber: webmd
 12 Oct 2019    11:00 WIB
5 Tips Persiapan Sebelum Olahraga
1.      Gunakanlah Sepatu yang Sesuai Menggunakan sepatu yang sesuai dengan ukuran dan bentuk kaki anda dapat membuat anda merasa lebih nyaman dan menghindari berbagai luka serta cedera yang dapat timbul. Selain itu, sepatu yang nyaman pun akan membuat anda dapat berolahraga dengan lebih baik. Bila anda melakukan olahraga yang berhubungan dengan kegiatan lari, berjalan, atau melompat, maka gunakanlah sepatu olahraga yang dapat mendukung tulang punggung anda.   2.      Pilih Kaos Kaki Dengan Tepat Saat berolahraga, kaki anda akan mengeluarkan banyak keringat. Oleh karena itu, pilihlah kaos kaki yang baik bagi sirkulasi udara di kaki anda dan mencegah timbulnya bau kaki. Beberapa kaos kaki bahkan bersifat anti bakteri. Perlu diingat juga untuk menggunakan kaos kaki dengan ukuran yang sesuai dengan kaki anda, sehingga anda merasa lebih nyaman saat berolahraga.   3.      Gunakan Pakaian yang Nyaman Jangan menggunakan pakaian yang terlalu sempit, gunakanlah pakaian yang agak longgar atau pakaian senam yang memudahkan anda bergerak saat berolahraga. Perhatikan juga pakaian dalam yang anda gunakan. Gunakanlah pakaian dalam yang nyaman dan ukuran yang sesuai. Bagi wanita, gunakanlah bra yang nyaman atau bra yang memang khusus dibuat untuk berolahraga.   4.      Siapkan Handuk Salah satu kebutuhan dasar saat berolahraga adalah handuk. Anda memerlukannya untuk mengusap keringat anda dan juga dapat digunakan sebagai alas saat berolahraga bila tidak tersedia matras.   5.      Bawalah Botol Berisi Minuman Menjaga kebutuhan cairan tubuh anda tetap tercukupi merupakan salah satu hal penting yang perlu anda perhatikan, tidak hanya saat berolahraga tetapi juga dalam setiap kegiatan anda. Oleh karena itu, bawalah selalu sebotol air putih kemanapun anda pergi untuk membantu mencegah anda mengkonsumsi berbagai minuman soda atau minuman lainnya yang justru dapat menambahkan konsumsi gula yang tidak diperlukan.
 05 Aug 2019    09:00 WIB
Banyak Minum Juga Bisa Menyebabkan Keracunan Air
Mungkin ketika membaca ini yang timbul di dalam benak kita adalah bagaimana mungkin bisa keracunan karena kebanyakan minum air? Air yang dimaksud di sini adalah air bersih lagi. Kalau airnya kotor mungkin kita tidak heran bisa keracunan. Namun demikianlah kenyataannya. Sekalipun air sangat berperang penting bagi sel dan organ tubuh kita agar bisa berfungsi dengan baik, namun terlalu banyak meminumnya bisa menyebabkan keracunan. Kenapa bisa begitu? Minum banyak air tentu akan meningkatkan jumlah air di dalam darah. Sedangkan air di dalam darah mampu mencairkan elektrolit di dalam darah khususnya sodium. Sodium sendiri berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan di luar dan di dalam sel. Nah, ketika jumlah sodium menurun drastis karena terlalu banyak minum, maka yang terjadi adalah cairan yang di luar masuk ke dalam sel sehingga sel tubuh kita membengkak. Ketika hal ini terjadi pada sel otak tentu akan sangat berbahaya dan bisa-bisa nyawa menjadi taruhannya. Inilah yang disebut sebagai keracunan air BAHAYA KERACUNAN AIR Ketika sel-sel otak kita membengkak maka yang terjadi adalah meningkatnya tekanan pada tengkorak kepala kita. Ini mengakibatkan : Sakit kepala Nausea yaitu perut terasa mual dan rasanya mau muntah Muntah-muntah Dalam kasus yang lebih parah, gejala berikut ini bisa muncul : Tekanan darah naik Pusing Penglihatan ganda Mengantuk dan lesu Susah bernafas Otot menjadi lemah dan kram Tidak mampu mengidentifikasi informasi sensorik Akumulasi kelebihan cairan di dalam otak disebut sebagai cerebral edema yang dapat mempengaruhi batang otak dan menyebabkan sisten syaraf pusat tidak berfungsi. Sehingga dalam kasus yang lebih parah lagi hal ini bisa menyebabkan kejang-kejang, kerusakan otak, koma dan bahkan kematian. Berapa banyak harus minum Overhidrasi dan keracunan air terjadi kapankala kita minum air melebihi kesanggupan ginjal kita membuangnya melalui air kencing. Faktor yang mempengaruhi hal ini bukan saja banyaknya jumlah air tetapi juga berapa lama kita mengkonsumsi air tersebut. Resiko terkena keracunan air lebih tinggi kapan kala kita minum air dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktu yang singkat. Sebaliknya resikonya berkurang sekalipun minum air dengan jumlah yang sama, namun periode meminumnya lebih lama. Ginjal mampu mengeluarkan cairan hingga 28 liter per hari, namun tidak bisa lebih dari 1 liter per jam. Sebab itu tidak bisa terlalu banyak minum air dalam waktu atau periode yang singkat. Sebenarnya tidak ada ukuran yang pasti berapa banyak orang harus mengkonsumsi air dalam sehari. Ini dikarenakan setiap individu memeliki keadaan yang berbeda-beda seperti berat badan, aktifitas fisik dan juga iklim dimana dia tinggal. Menurut The Institute of Medicine (IOM) banyak air yang diperlukan dalam sehari untuk pria adalah 3,7 liter dan wanita adalah 2,7 liter. Namun ini air dalam air minum dan juga makanan. Jadi minum air sehat, namun jika terlalu berlebihan justru akan mengganggu kesehatan kita. Jika sobat merasa ada gangguan atau gejala seperti yang disebutkan di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Tetap sehat, tetap segar. Baca juga : Kurang Minum Air Putih 7-8 Gelas Sehari Ganggu Fungsi Otak Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: www.medicalnewstoday.com
 22 Jul 2019    08:00 WIB
Bagaimana Cara Menghentikan Cegukan?
Sebagaimanapun Anda membencinya, Anda tidak dapat menghindarinya. Cegukan merupakan salah satu masalah yang dihadapi banyak orang. Terkadang hanya terjadi beberapa cegukan, terkadang cegukan muncul sampai mengganggu. Apapun alasannya, cegukan pasti membuat Anda tidak nyaman dan bahkan terkadang malu. Ternyata ada beberapa cara untuk menghentikan cegukan, apa saja? Berikut adalah cara-cara yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan cegukan yang mengganggu AirSelalu air! Segelas air tampaknya dapat memecahkan berbagai masalah, terlebih saat cegukan. Saat cegukan terjadi, hal pertama yang Anda pikiran adalah segelas air. Ambillah air dan penuhi mulut Anda dengan air tersebut dan sebelum menelannya, tutuplah kedua telinga Anda. Setelah Anda tutup kedua telinga, secara perlahan telanlah air sedikit demi sedikit. Kemudian buka telinga Anda dan Anda akan menemukan cegukan Anda telah berhenti. Anda juga dapat menelan air hangat atau air dingin secara perlahan untuk menghilangkan cegukan. Ramuan alamiJika air tidak bisa menghentikan cegukan Anda, cobalah resep alami ini. Campurkan satu sendok teh madu, perasan lemon, perasan air jahe dan sedikit lada. Telan campuran ini sedikit demi sedikit dan cagukan Anda akan menghilang secara ajaib. Latihan pernafasanTahan nafas Anda semampu Anda bisa, kemudian lepaskan perlahan-lahan. Dengan menarik nafas dalam-dalam akan membuka paru-paru Anda lebih lebar dan dapat menghilangkan cegukan sangat cepat. Jahe Potong jahe dengan ukuran kecil dan letakkan di dalam mulut. Kunyahlah secara perlahan-lahan. Ekstrak jahe akan membuat cegukan berhenti dengan cepat CukaAmbil satu sendok cuka dan campur dengan gula. Rasa asam  dari cuka dapat segera menghentikan cegukan Anda. Lupakanlah Hal terakhir yang bisa Anda lakukan terakhir adalah mencoba berbicara dengan seseorang dan coba melupakan tentang cegukan Anda. Jika Anda tidak memberi perhatian kepada cegukan Anda, maka cegukan itu perlahan-lahan akan berhentiSumber: magforwomen
 13 Jul 2019    16:00 WIB
Bebas Bibir Pecah-pecah Dengan Cara
Mau pergi jalan-jalan, namun saat berkaca ternyata Anda melihat bibir pecah-pecah. Oh No! Bibir pecah-pecah bisa sangat mengganggu penampilan dan tidak buat Anda tampil maksimal. Bibir pecah-pecah adalah tanda bibir yang tidak sehat. Pola minum air yang kurang, pengaruh cuaca, penggunaan lipstik yang tidak sesuai dapat menyebabkan bibir menjadi kering dan mudah pecah-pecah.   Agar Anda bisa tampil maksimal tentu Anda harus memperhatikan kesehatan bibir Anda. Nah berikut ini adalah cara mudah supaya bibir Anda makin sehat, dan bebas dari pecah-pecah. Gunakan pelembab bibir Pada dasarnya bibir memiliki pelindung alami untuk membuatnya tetap lembab, namun karena pengaruh cuaca dan kebiasaan makan yang kurang baik dapat merusak pelindung alami tersebut. Lakukan perawatan dengan menggunakan pelembab bibir yang mengandung ceramide, hal ini berguna untuk memperbaiki bibir yang rusak dan menyegarkan kembali bibir yang pecah-pecah tersebut. Selain itu Anda juga bisa menggunakan lip balm yang mengandung petrolatum dan beeswax, usahakan yang mengandung tabir surya. Oleskan sesering mungkin setiap kali Anda merasa bibir Anda kering. Gunakan krim hidrokortison Apabila bibir Anda benar-benar kering dan pecah-pecah maka Anda bisa menggunakan krim hidrokortison. Namun tentu saja dengan anjuran dosis dari dokter. Gunakan pada saat malam hari, agar krim ini tidak terhapus saat Anda makan dan minum. Selain itu malam adalah waktu dimana efek obat yang Anda gunakan menjadi lebih maksimal. Jangan pernah menjilat bibir Anda! Seringkali orang senang menjilat bibir saat merasa bibirnya kering padahal kebiasaan menjilat bibir akan membuat bibir semakin kering. Hal ini karena air liur dapat membuat kulit bibir semakin kering. Untuk mengatasi hal ini sebaiknya Anda menggunakan lip balm agar terasa lebih lembab dan hindari yang mengandung rasa supaya Anda tidak ingin menjilat bibir terlalu sering. Selalu rajin minum air putih Saat Anda kurang minum, maka kulit akan mengalami dehidrasi termasuk kulit bibir Anda. Maka dari itu biasakan untuk minum air putih 8 kali dalam sehari atau sesuai dengan jumlah kalori yang Anda makan dalam sehari.  Hindari menggunakan lipstik matte dan yang tidak cocok dengan kulit Anda Pada umumnya lipstik matte tidak mengandung pelembab, sehingga membuat bibir mudah kering. Maka dari itu hindari penggunaan lipstik matte terlalu sering. Selain itu gunakan lipstik yang sesuai dengan kulit bibir Anda. Bahan kimia yang tidak sesuai dengan kulit Anda dapat memicu alergi atau iritasi pada kulit. Bibir yang bebas pecah-pecah akan terlihat lebih indah, selain mengikuti cara diatas hindari juga bernapas melalui mulut yang akan membuat bibir Anda mengering. Bernapaslah melalui hidung. Semoga cara diatas dapat membantu menjaga bibir Anda tetap sehat, tidak pecah-pecah lagi dan membuat Anda tampil maksimal. Selamat mencoba! Baca juga: Sulam Bibir, Aman atau Tidak? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wikihow
 08 Jul 2019    16:00 WIB
Usia Tua Buat Buang Air Besar Menjadi Lebih Sulit, Benarkah?
Selain memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah, usia tua juga seringkali membuat seseorang menjadi lebih sulit buang air besar, terutama bila ia telah berusia 60-70 tahun. Sekitar 26% wanita dan 16% pria yang berusia 65 tahun atau lebih, mengalami sembelit. Angka ini akan meningkat saat mereka telah berusia lebih dari 84 tahun, yaitu menjadi 34% dan 26%.   Baca juga: 7 Manfaat Air Putih Bagi Kesehatan   Sebenarnya, sebagian besar kasus sembelit yang terjadi pada orang lanjut usia tidak memiliki hubungan langsung dengan proses penuaan normal. Sembelit pada orang lanjut usia biasanya terjadi karena sebagian besar orang yang berusia lebih dari 65 tahun pasti mengkonsumsi 1 atau lebih obat yang mempengaruhi konduksi saraf (penghantaran impuls saraf) dan fungsi otot polos. Hal inilah yang mungkin menyebabkan banyak orang berusia lanjut mengalami sembelit. Beberapa jenis obat-obatan yang dapat mengganggu proses penghantaran impuls saraf dan fungsi otot polos adalah obat golongan opioid, anti kolinergik, NSAID, penghambat kanal kalsium, dan suplemen kalsium. Selain obat-obatan, terdapat beberapa hal lainnya yang juga dapat meningkatkan resiko terjadinya sembelit pada orang lanjut usia, yaitu:        Kurangnya konsumsi serat        Kurangnya konsumsi air putih        Kurangnya aktivitas fisik        Gangguan fungsi kognitif (kemampuan berpikir) Berbagai penelitian juga telah menemukan bahwa beberapa perubahan fisiologis dapat mempengaruhi pergerakkan usus pada orang lanjut usia. Beberapa perubahan fisiologis yang dapat menghambat kerja usus adalah:        - Disfungsi mienterik       - Peningkatkan tumpukkan kolagen pada usus besar bagian kiri       - Penurunan fungsi saraf di dalam otot usus besar       - Peningkatan jumlah ikatan antara endorfin dengan reseptor usus Hal lainnya yang juga dapat memicu terjadinya sembelit pada orang lanjut usia adalah hilangnya tekanan sphincter ani (otot dubur) atau adanya proses degenerasi otot sphincter ani dalam atau akibat berkurangnya elastisitas otot dinding usus besar.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang .   Sumber: mayoclinic, webmd