Your browser does not support JavaScript!
 27 Nov 2019    18:00 WIB
8 Penyebab Nyeri Saat Berhubungan Intim dan Cara Mengatasinya
Selalu atau kadang merasa nyeri saat berhubungan intim ternyata merupakan hal yang sering dialami oleh para wanita. Menurut sebuah survei yang dilakukan pada tahun 2009, sekitar 30% wanita mengalami nyeri saat berhubungan intim. Akan tetapi, hanya karena hal ini sering ditemui bukan berarti keluhan yang satu ini bisa dianggap wajar dan normal. Nyeri saat berhubungan intim tidak hanya dapat merusak momen kebersamaan dengan pasangan, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai konsekuensi lain seperti merasa takut saat berhubungan intim, gairah seksual yang rendah, dan hilangnya keintiman di antara Anda dan pasangan. Nyeri merupakan salah satu cara tubuh Anda memberitahu bahwa ada yang salah di dalamnya. Keluhan ini merupakan pertanda bagi Anda untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh Anda. Banyak wanita sering menganggap remeh keluhan ini, akan tetapi jangan sampai Anda melakukan kesalahan yang sama. Setiap wanita harus tahu bahwa rasa nyeri yang Anda rasakan adalah nyata dan perlu segera dicari tahu penyebabnya. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja yang dapat memicu terjadinya nyeri saat berhubungan intim dan bagaimana cara mengatasinya.   Kurang Pemanasan Berbeda dengan pria, wanita lebih sulit merasa bergairah dan membutuhkan pemanasan yang lebih lama. Untuk mengatasinya, jadikan pemanasan sebagai sesuatu hal yang menyenangkan. Bagi sejumlah wanita, pemanasan dapat berarti berciuman dan bermesraan dengan pasangannya. Bagi wanita lainnya, pemanasan dapat berarti menonton film porno bersama pasangan atau stimulasi oral. Mengetahui apa yang membuat Anda merasa bergairah merupakan kunci untuk meningkatkan aliran darah ke daerah kemaluan, yang berarti meningkatkan lubrikasi.   Kurang Lubrikasi Bila vagina Anda tidak cukup "basah" saat penetrasi penis, maka hal ini tentu saja akan membuat Anda merasa nyeri. Jaringan vagina membutuhkan waktu sekitar 5-7 menit untuk benar-benar terlubrikasi. Selain itu, mandi air hangat atau berendam air hangat juga dapat membuat jaringan vagina kering. Pil alergi dan pil KB dosis rendah juga memiliki efek yang sama pda jaringan vagina. Bila vagina Anda sering kering, ada baiknya bila Anda menyediakan cairan lubrikan di rumah Anda. Jadi, Anda dapat menggunakannya saat diperlukan.   Stress dan Tegang Pekerjaan Anda membuat Anda sangat sibuk dan Anda membawa rasa stress ini ke dalam kamar tidur Anda. Merasa rileks merupakan hal yang paling penting bagi seorang wanita agar siap dan merasa tertarik untuk berhubungan intim. Solusinya adalah buang rasa stress Anda sebelum mulai berhubungan intim. Salah satu caranya adalah dengan saling memijat atau mengikuti kelas yoga.   Ukuran Tidak Sesuai Bagi sedikit pasangan, ketidaksesuaian antara ukuran liang vagina dengan ukuran penis dapat menyebabkan sang wanita merasa nyeri saat berhubungan intim, misalnya karena penis pasangan terlalu besar atau karena vagina Anda terlalu kecil. Pada beberapa kasus, penggunaan cairan lubrikasi dapat membantu. Akan tetapi, bila penis mengenai leher rahim (serviks) atau menyebabkan luka lecet, maka mengganti posisi bercinta mungkin dapat membantu.   Baca juga: Sering Tersedak Saat Melakukan Seks Oral? Lakukan Hal Ini!   Penyakit Menular Seksual Beberapa jenis penyakit menular seksual, yang paling sering adalah herpes genitalis, trikomoniasis, dan infeksi jamur dapat membuat hubungan intim terasa tidak nyaman. Bahkan pada wanita yang tidak mengalami atau tidak menyadari gejala infeksi dapat mengalami perubahan kecil pada daerah vaginanya, yang akan membuat hubungan intim terasa nyeri. Sebagian besar penyakit menular seksual mudah dikendalikan atau disembuhkan. Pemeriksaanya pun mudah untuk dilakukan. Jika Anda merasa nyeri saat berhubungan intim, beritahu dokter Anda dan lakukan pemeriksaan yang diperlukan.   Endometriosis Endometriosis merupakan suatu keadaan di mana jaringan rahim mulai bertumbuh di luar area rahim. Endometriosis mengenai sekitar 7% wanita. Endometriosis dapat menyebabkan terjadinya nyeri saat berhubungan intim, di mana nyeri yang dirasakan sangat hebat. Untuk mengatasi endometriosis, prosedur pembedahan mungkin harus dilakukan. Jadi, bila Anda merasa nyeri saat menstruasi dan nyeri saat berhubungan intim, terutama bila ada anggota keluarga yang menderita endometriosis, dianjurkan agar Anda segera melakukan pemeriksaan ke seorang dokter.   Irritable Bowel Syndrome Walaupun irritable bowel syndrome merupakan gangguan saluran pencernaan, akan tetapi gangguan ini dapat menyebabkan seorang wanita mengalami nyeri saat berhubungan intim. Jadi, bila Anda sering mengalami gangguan pencernaan seperti kram perut, sering sembelit, dan atau diare; serta mengalami nyeri saat berhubungan intim, maka kedua hal ini mungkin berhubungan. Untuk mengatasinya, berkonsultasilah dengan seorang dokter mengenai apa pengobatan terbaik untuk mengatasi gangguan pencernaan Anda tersebut, misalnya mengubah pola makan, obat-obatan, mengurangi stress, dan terapi perilaku. Tidak diketahui apa sebabnya, bila gangguan pencernaan diobati, maka keluhan nyeri saat berhubungan intim pun akan berkurang.   Perubahan Pada Vagina Perubahan yang terjadi pada vagina selama masa menopause tidak hanya menyebabkan vagina menjadi kering, terutama bila Anda telah benar-benar memasuki masa menopause. Beberapa bagian dari vagina dan vulva dapat menjadi sangat sensitif. Untuk mengatasinya, berkonsultasilah dengan seorang dokter mengenai pengobatan apa yang dapat membantu mengurangi gejala menopause yang Anda alami.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: prevention
 21 Nov 2019    18:00 WIB
Bingung, Cara Membuat Istri Orgasme ?
Merasa bingung mengapa istri Anda tampaknya sulit sekali mencapai orgasme? Apakah ada yang salah dengan cara Anda atau justru ada gangguan pada organ kewanitaan istri Anda? Sebelum Anda mulai berpikir negatif, ada baiknya bila Anda mempelajari 10 pengetahuan dasar tentang orgasme wanita di bawah ini terlebih dahulu.   Hentikan Obsesi Anda dan Istri Untuk Selalu Mencapai Orgasme Seperti halnya Anda sebagai pria takut mencapai orgasme dan berejakulasi terlalu dini, para wanita pun merasakan ketakutan yang sama bila ia membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk mencapai orgasme. Hal ini dapat membuatnya sering berpura-pura mencapai orgasme atau bahkan memutuskan untuk sama sekali tidak mencapai orgasme. Apa solusinya? Berhentilah merasa terobsesi untuk selalu mencapai orgasme, baik Anda maupun pasangan Anda. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Swedia, merasa rileks merupakan salah satu cara terpenting untuk membuat seorang wanita mencapai orgasme. Jadi, setiap kali Anda dan istri berhubungan intim, jangan selalu terburu-buru. Buatlah diri Anda dan istri Anda menikmati setiap detiknya. Dengan demikian, istri Anda pun akan segera mencapai orgasme.   Istri Merasa Senang = Mudah Mencapai Orgasme Tahukah Anda bahwa pengalaman seks terbaik biasanya bukan dimulai dari saat Anda dan pasangan bercumbu tetapi jauh sebelum itu? Membuat istri Anda tertawa dengan melakukan berbagai hal konyol (perlu diingat bahwa rumah yang kotor dan berantakan akan membuatnya kehilangan gairah untuk berhubungan intim). Jadi buatlah si dia tertawa dan senang sepanjang hari.   Beritahu Betapa Indah Tubuhnya Sebagian besar wanita seringkali merasa khawatir mengenai penampilan dan bentuk tubuhnya setiap kali ia berhubungan intim dengan pasangannya. Bahkan sebuah penelitian baru menemukan bahwa wanita yang merasa malu akan bentuk tubuhnya lebih sulit mencapai orgasme. Jadi, bila Anda ingin membuat si dia lebih cepat mencapai orgasme, jangan ragu untuk memuji bentuk tubuhnya yang indah tersebut.   Mainkan Payudaranya Saat pemanasan, mainkanlah payudaranya dengan lembut, jangan hanya memfokuskan perhatian Anda pada puting susunya saja, tetapi juga pada seluruh payudaranya. Hal ini dikarenakan seluruh payudara justru lebih sensitif daripada puting susu (bila putting susu belum distimulasi). Setelah istri Anda merasa bergairah, maka darah pun akan mengalir ke dalam puting susunya, yang akan membuatnya menjadi lebih sensitif.   Ubah Gerakan Anda Untuk memaksimalkan kepuasan istri Anda, tingkatkan jumlah kontak Anda dengan berbagai area sensitif pada tubuhnya. Saat Anda melakukan penetrasi, fokuskanlah gerakan Anda pada gerakan naik-turun, bukannya gerakan keluar-masuk. Dengan demikian, Anda pun dapat menstimulasi klitorisnya dengan maskimal.   Baca juga: Tips Untuk Membuat Wanita Selalu Mencapai "Big O" Saat Bercinta   Ketahui Tanda-tanda Si Dia Akan Mencapai Orgasme Saat Anda melakukan pemanasan, mulailah dengan perlahan (jangan langsung menyerang istri Anda), sambil memperhatikan bagaimana reaksinya. Dengan melakukan hal ini, Anda pun dapat mengetahui gerakan apa yang ia sukai dan tidak sukai. Selain itu, perhatikan juga warna kulit bibir vagina dan otot perutnya. Saat seorang wanita akan mencapai orgasme, bibir vaginanya biasanya akan menjadi lebih gelap karena peningkatan volume darah. Otot perutnya pun akan mengeras.   Ikuti Petunjuknya Berbeda dengan pria yang tidak dapat diinterupsi saat akan mencapai orgasme, para wanita bisa. Jadi, saat istri Anda tampaknya sudah akan mencapai orgasme, jangan coba-coba mengganti gaya atau gerakan atau bahkan berhenti karena hal ini dapat membuat istri Anda batal mencapai orgasme.   Biarkan Si Dia Mencapai Orgasme Terlebih Dahulu Bagi banyak wanita, terutama mereka yang memiliki klitoris yang sangat sensitif, akan lebih baik bila mereka terlebih dahulu mencapai orgasme. Hal ini dikarenakan stimulasi berlebihan pada klitorisnya saat Anda melakukan penetrasi, dapat membuat klitorisnya menjadi terlalu nyeri atau malah mati rasa atas berbagai stimulasi seksual. Jadi, puaskanlah istri Anda sebelum Anda memulai penetrasi.   Perlu diketahui bahwa ambang batas orgasme seorang wanita biasanya akan menurun setelah ia berhasil mencapai orgasmenya yang pertama, yang berarti si dia lebih mudah mencapai orgasme pada kesempatan berikutnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 22 Oct 2019    18:00 WIB
Jangan Lakukan Ini Sebelum Berhubungan Intim
Setelah cukup lama menikah, maka Anda mungkin merasa bahwa Anda sudah cukup berpengalaman dalam hal seks. Akan tetapi, bahkan seorang ahli pun dapat melakukan kesalahan. Untuk mencegahnya, di bawah ini Anda dapat melihat 6 pantangan sebelum berhubungan intim yang perlu Anda perhatikan.   Mengkonsumsi Obat Anti Alergi Obat anti alergi atau anti histamin akan membuat membran mukosa mengering untuk mengatasi hidung yang terumbat. Selain pada saluran pernapasan, obat ini juga akan membuat membran mukosa lain pada tubuh Anda, termasuk vagina, menjadi kering. Lebih parahnya lagi, bahkan saat Anda merasa sangat bergairah pun, vagina Anda akan tetap kering.   Makan Makanan Pedas Anda tentunya sudah pernah mendengar bahwa ada berbagai jenis makanan yang dapat mempengaruhi bau dan rasa caira vagina. Makanan yang sangat pedas dapat menyebabkan terbentuknya gas di dalam saluran pencernaan, yang akan membuat perut Anda terasa kembung dan sering buang angin. Selain itu, sisa cabai yang masih berada pada tangan dan di dalam mulut Anda juga dapat membuat kelamin pasangan Anda terbakar!   Terlalu Banyak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Memang benar bahwa mengkonsumsi sedikit minuman beralkohol memang dapat membuat Anda lebih mudah merasa bergairah, akan tetapi mengkonsumsinya secara berlebihan dapat mengakibatkan efek yang sebaliknya. Hal ini dikarenakan alkohol merupakan depresan, yang akan menghilangkan kemampuan Anda untuk mencapai orgasme. Sebuah penelitian menemukan bahwa seorang pria yang mengkonsumsi minuman beralkohol akan lebih sulit berejakulasi, sedangkan wanita yang mengkonsumsi minuman beralkohol juga akan membutuhkan stimulasi ekstra untuk mencapai orgasme.   Baca juga: Mau Berhubungan Intim? Kerjakan Hal Ini Terlebih Dahulu!   Menggunakan Sikat Gigi Elektrik Walaupun terdengar aneh, akan tetapi menggunakan sikat gigi elektrik dan obat kumur berbahan dasar alkohol dapat membuat Anda lebih rentan terhadap berbagai jenis penyakit menular seksual. Sikat gigi elektrik dapat menyebabkan robekan kecil pada gusi dan obat kumur berbahan alkohol akan membuat mukosa mulut Anda menjadi kering dan mengalam iritasi, yang akan membuatnya semakin mudah mengalami sariawan dan tertular berbagai jenis penyakit menular seksual.   Bercukur Jika Anda merupakan seorang wanita yang senang mencukur bulu kemaluan Anda, maka akan lebih baik bila Anda mencukurnya 1 hari sebelum Anda berhubungan intim untuk memberikan kulit Anda cukup waktu untuk pulih. Hal ini dikarenakan bercukur akan mengeksfoliasi lapisan kulit paling atas, yang akan membuat area kulit menjadi lebih sensitif. Selain itu, bercukur juga akan mengiritasi folikel rambut, dan menyebabkan timbulnya bercak kemerahan dan luka gores kecil, yang berarti membuat kulit Anda lebih rentan terhadap berbagai jenis infeksi, termasuk herpes dan HPV. Untuk mengatasinya, gunakanlah pisau cukur bermata ganda dan oleskanlah salep hidrokortison pada daerah kulit yang baru saja dicukur untuk mengurangi peradangan di daerah tersebut. oleskan kembali salep di keesokan hari jika tanda-tanda iritasi masih ada.   Menggunakan Makanan Sebagai Bahan Pemanasan Jangan pernah menggunakan berbagai jenis makanan yang mengandung gula sebagai pengganti cairan lubrikasi! Hal ini dikarenakan berbagai makanan manis tersebut dapat menjadi penyebab infeksi jamur pada kemaluan Anda, karena jamur sangat menyukai gula.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: prevention
 22 Sep 2018    11:00 WIB
Apa Dampak Operasi Caesar Pada Kehidupan Seks Anda?
Sebagian besar wanita biasanya telah diperbolehkan untuk kembali berhubungan seksual dalam waktu 6 minggu paska melahirkan, di mana rasa nyeri saat berhubungan seksual sudah berkurang. Akan tetapi, pada beberapa orang wanita, nyeri saat berhubungan seksual dapat terus berlangsung hingga beberapa bulan setelah melahirkan. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa bagaimana cara seorang wanita melahirkan, operasi Caesar (c-section) atau pun melahirkan normal (melalui vagina); mungkin turut berperan dalam terjadinya nyeri saat berhubungan seks (dispareunia) paska melahirkan. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa wanita yang melahirkan anaknya melalui operasi Caesar atau melahirkan normal dengan bantuan vakum memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami nyeri saat berhubungan seks, bahkan hingga 18 bulan paska melahirkan. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 1.244 orang wanita hamil dan meminta mereka untuk menjawab berbagai kuesioner mengenai bagaimana hubungan mereka dengan pasangan dan bagaimana kehidupan seks mereka. Para peserta penelitian diminta untuk menjawab kuesioner tersebut sebelum melahirkan dan pada bulan ke 3, ke 6, ke 12, dan ke 18 setelah melahirkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para wanita yang melahirkan anaknya melalui operasi Caesar atau melalui proses persalinan normal (per vaginam) dengan bantuan vakum memiliki resiko 2 kali lipat lebih tinggi untuk mengalami dispareunia hingga 18 bulan setelah melahirkan. Jadi, apakah melahirkan dengan bantuan operasi Caesar dan vakum sama dengan berakhirnya kehidupan seksual Anda bersama pasangan? Tentu saja tidak! Penelitian ini hanya menemukan adanya hubungan antara bagaimana cara seorang wanita melahirkan dengan terjadinya dispareunia tetapi tidak menemukan adanya hubungan sebab akibat di antara kedua hal tersebut. Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa beberapa orang wanita yang mengalami dispareunia paska melahirkan juga mengalami dispareunia sebelum hamil. Rasa lelah yang berlebihan setelah melahirkan dan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga juga membuat seorang wanita memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami dispareunia paska melahirkan.   Sumber: womenshealthmag
 09 Aug 2018    18:00 WIB
Bagaimana Seks Mempengaruhi Daya Tahan Tubuh ?
Tahukah Anda bahwa kurang tidur dapat membuat tubuh Anda menjadi lebih rentan terhadap berbagai jenis infeksi? Memiliki gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi diet sehat dan seimbang, berolahraga secara teratur, tidak merokok, dan jarang mengkonsumsi minuman beralkohol ternyata tidak dapat menjaga kesehatan tubuh Anda bila Anda terus kurang tidur setiap harinya. Jadi apa hubungan antara kurang tidur, seks, dan daya tahan tubuh? Saat seseorang mengalami gangguan tidur seperti insomnia, maka daya tahan tubuhnya pun akan terganggu. Kurang tidur dapat membuat orang tersebut lebih mudah terkena infeksi virus flu, radang amandel, radang tenggorokan, dan berbagai infeksi saluran pernapasan atas lainnya. Insomnia seringkali disebabkan oleh sulitnya merasa rileks di malam hari. Jadi bagaimana cara membuat diri Anda lebih rileks sehingga dapat tidur nyenyak di malam hari? SEKS merupakan jawabannya! Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan saat berhubungan seks, Anda dapat merasa lebih rileks dan tidak terlalu stress karena Anda tidak lagi memikirkan berbagai hal lainnya seperti pekerjaan atau masalah Anda. Seks merupakan salah satu pengalih perhatian terbesar bagi manusia, apapun jenis kelamin Anda. Selain mampu mengalihkan pikiran dan perhatian Anda dari berbagai hal memusingkan, seks juga dapat memicu pelepasan berbagai jenis zat kimia. Saat seseorang mencapai orgasme, maka tubuh pun akan menghasilkan hormon oksitosin dan vasopressin. Vasopressin dapat membuat seseorang merasa sangat mengantuk.   Sumber: womenshealthmag
 27 May 2018    08:00 WIB
Mengapa Mr. P Selalu Ereksi Saat Bangun Tidur???
Bagi para pria, ereksi saat bangun tidur bukanlah suatu hal yang baru. Bila keadaan kesehatan mereka cukup baik, maka mereka pasti akan mengalami hal ini. Akan tetapi, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ereksi bisa terjadi walaupun tidak ada stimulasi seksual apapun?   Ereksi di pagi hari atau yang juga dikenal dengan nama nocturnal penile tumescence (NPT) merupakan ereksi spontan yang terjadi saat seorang pria tidur atau terbangun. Keadaan ini akan dialami oleh setiap pria yang tidak mengalami disfungsi ereksi. NPT biasanya terjadi sebanyak 3-5 kali selama tidur.   Yang unik adalah NPT ini sebenarnya sudah mulai terjadi saat seorang pria masih berada di dalam kandungan ibunya, yang akan terus berlangsung hingga seumur hidup. Seperti halnya pria, para wanita pun mengalami ereksi klitoris dan pembengkakan vagina saat mereka tidur. Bahkan, beberapa hewan mamalia juga mengalami NPT.   Hingga saat ini para ahli masih belum mengetahui apa penyebab pasti dari terjadinya NPT. Walaupun demikian, mereka memiliki beberapa dugaan penyebab. Karena NPT dan ereksi klitoris berhubungan dengan fase tidur REM (rapid eye movement), maka para ahli menduga bahwa NPT dan ereksi klitoris terjadi akibat penurunan aktivitas sel-sel noradrenergik (sel saraf yang berfungsi untuk melepaskan noradrenalin). Karena sel-sel ini berfungsi untuk menghambat ereksi penis, maka penurunan aktivitasnya diduga dapat memicu terjadinya ereksi.   Teori lainnya adalah bahwa terjadinya NPT dipicu oleh pelepasan nitrit oksida. Nitrit oksida dilepaskan oleh sel-sel yang berada di dalam dinding pembuluh darah, yang akan membuat otot-otot halus menjadi rileks dan pembuluh darah melebar. Karena pelebaran pembuluh darah ini, maka aliran darah yang masuk ke dalam penis pun akan meningkat, sehingga ereksi pun terjadi. Pelepasan nitrit oksida ini diduga berlangsung pada fase tidur REM karena meningkatnya aktivitas otak di daerah pons.   Baca juga: Para Pria Dengan Alat Kelamin Teraneh di Dunia   Akan tetapi, mengapa hal ini (ereksi saat tidur dan terbangun) perlu terjadi? Para ahli menduga hal ini justru berguna bagi kesehatan penis para pria. Ereksi akan membuat jaringan erektil (corpora cavernosa) membengkak, yang akan meningkatkan pasokan oksigen jaringan tersebut. Proses oksigenasi ini berfungsi untuk menjaga kelangsungan hidup jaringan erektil tersebut dan membantu mencegah terjadinya fibrosis cavernosa, suatu keadaan yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi.   Teori lainnya adalah bahwa ereksi spontan ini diperlukan untuk mencegah seorang pria mengompol saat tidur. Sebenarnya ada 2 jenis ereksi, yaitu ereksi psikogenik dan ereksi refleks. Ereksi psikogenik terjadi saat seorang pria mengalami stimulasi seksual, baik yang berasal dari pikirannya sendiri atau stimulasi dari luar.   Sementara itu, ereksi refleks merupakan proses yang tidak disadari, yang terjadi tanpa adanya pikiran tentang seks dan diduga dapat dipicu oleh penuhnya kandung kemih. Hal ini dikarenakan saraf yang berfungsi untuk mengatur ereksi juga dapat terstimulasi oleh penuhnya kandung kemih. Dan karena seorang pria akan sulit buang air kecil saat penisnya mengeras, maka banyak ahli menduga ereksi spontan ini bertujuan untuk mencegah seorang pria mengompol saat tidur. Walaupun demikian, banyak ahli yang meragukan teori yang satu ini karena tubuh memiliki banyak cara lainnya untuk mencegah seorang pria dari mengompol saat tidur daripada dengan berereksi, lagipula keinginan untuk buang air kecil di malam hari juga dialami oleh para wanita.   Oleh karena itu, tampaknya NPT ini memang berfungsi untuk menjaga kesehatan penis para pria. Jadi, daripada merasa terganggu, bersyukurlah bahwa Anda mengalaminya. Hal ini merupakan pertanda bahwa penis Anda masih berada dalam kondisi prima.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.     Sumber: iflscience
 13 May 2018    18:00 WIB
Ingin Bercinta Lebih Lama?
Saat membicarakan hubungan seksual, pria dan wanita ternyata memiliki pandangan yang berbeda. Pria lebih mementingkan kekuatan dan kecepatan, sedangkan wanita lebih mementingkan daya tahan. Dengan kata lain, durasi merupakan satu hal yang sulit untuk disesuaikan. Adakah jalan tengan untuk memecahkan masalah ini? Berikut tips-tips yang dapat Anda lakukan agar dapat bercinta lebih lama. Tips ini memberi pengaruh yang berbeda pada tiap orang. Beberapa dari Anda mungkin hanya perlu melakukan salah satunya, sedangkan beberapa perlu kombinasi 2-3 jenis yang paling sesuai untuk Anda.   Woman on top Walaupun belum terbukti secara ilmiah, posisi ini diketahui dapat memperpanjang masa bercinta Anda. Posisi ini dapat membantu wanita mengontrol kedalaman dan tempo saat bercinta.   Foreplay yang santai dan lama Manjakan diri Anda dengan foreplay yang santai dan lama, tidak perlu terburu-buru. Anda bisa memulai dengan pijatan yang menggoda atau halhal lain yang lebih berani.   Konsumsi aprodiaks Siapkan makanan yang mengandung aprodisiak. Aprodiaks banyak terdapat di tiram dan stroberi. Makanan ini dapat mengubah suasana hati Anda lebih bergairah lagi.   Pijat dan lilin Tak ada orang yang tidak ingin dimanja dengan pijatan sensual, terutama jika pijatan itu mampu merangsang pasangan. Atur suasana dengan lilin aromaterapi yang dipercaya ampuh membuat suasana lebih rileks dan tenang.   Ingatlah kepuasan bercinta bisa diperoleh saat pasangan saling bekerja sama dan membantu memenuhi kebutuhan. Dengan kerjasama yang baik, Anda tetntu dapat memperpanjang masa bercinta Anda.     Sumber: healthmeup
 24 Apr 2018    18:00 WIB
Hal Yang Tidak Anda Ketahui Mengenai Orgasme
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai "garis finish"? Posisi mana yang membuat Anda cenderung mencapai klimaks? Dan apakah benar-benar mungkin untuk merasakan orgasme setiap saat melakukan hubungan intim? Kami memiliki jawaban atas semua pertanyaan terkait orgasme. Penasaran? Silahkan simak ulasan dibawah ini.   Berikut Hal Mengenai Orgasme:  Ada Lebih dari Satu Cara untuk Memiliki Happy Ending Orgasme klitoris mungkin cara yang paling terkenal untuk mencapai garis finish, tapi ini tentu bukan satu-satunya pilihan Anda. Anda juga bisa mengalami orgasme vagina, orgasme campuran, atau multiple orgasme. Cobalah semuanya. Nipplegasms Memberi Sensasi Lain Cobalah mencapai orgasme dengan memainkan putting pasangan Anda, maka ini akan memberi Anda sensasi lain dalam mencapai orgasme.   Tidak Ada Batas Waktu Untuk Foreplay Semakin banyak berciuman dan membelai yang Anda lakukan, semakin banyak aliran darah meningkat, yang membuat Anda ekstra sensitif. Diperlukan 10-20 menit stimulasi bagi wanita rata-rata untuk mencapai puncaknya namun Anda bisa melakukannya sesuka Anda dan pasangan. Seks Oral Adalah Salah Satu Cara Terbaik Untuk Melepaskan Diri Kebanyakan wanita merasa sulit untuk mendapat orgasme bila hanya dari vaginal saja, maka Anda dan pasangan bisa melakukan seks oral untuk melengkapinya. Masturbasi Ini cara termudah bagi wanita untuk mencapai orgasme. Gunakan tips ini untuk membuat sesi solo Anda berikutnya menjadi semakin panas. Orgasme Rata-rata Sekitar 20 Detik Selama 20 detik itu, Anda memiliki kontraksi berirama sekitar setiap 0,08 detik - dan Anda dapat membuat kontraksi itu lebih kuat dengan melakukan latihan Kegel. Berolahraga Bisa Membuat Hubungan Intim Anda Makin Berkesan Kegel bukan satu-satunya latihan yang mempengaruhi aktivitas bercinta, melatih otot perut jua bisa membantu Anda dan pasangan memiliki hubungan intim yang berkesan. Anda Bisa Merasakan Orgasme Saat Melahirkan Hal ini terdengar aneh, namun memang bisa terjadi karena adanya dorongan dari bayi yang mengenai organ intim yang sensitif. Ajukan ini dengan aneh-tapi-benar: Tenaga kerja benar-benar bisa memulai orgasme. (Kami menebak ini membuat sebuah ruang persalinan yang sangat canggung.) Pelajari lebih lanjut tentang orgasme paling aneh di dunia. Anda Bisa Menggunakan Fantasi Untuk Mencapai Orgasme  Tidak ada salahnya bila Anda mencoba hal yang satu ini, berfantasi juga bisa membuat Anda fokus pada diri sendiri dan mencapai orgasme. Erangan Membuat Orgasme Anda Lebih Baik Ternyata, mengendalikan suara saat  melakukan seks Anda bisa menjadi kunci orgasme yang mengagumkan. Dalam seks tantra, membuat suara bernada tinggi membawa energi seksual ke dada, tenggorokan, dan kepala Anda, sementara suara bernada rendah membawa mereka ke ... Nah, di bawah sana. Banyak Wanita Memalsukan Orgasme Studi menunjukkan bahwa 60 persen wanita telah melakukan orgasme palsu guna untuk menarik perhatian pasangan Rasa Cemas Dapat Mengganggu Anda Mendapat Mencapai Orgasme Menurut penelitian, wanita dengan stres tinggi memiliki tingkat gairah fisik yang lebih rendah daripada wanita dengan tingkat stres normal. Beberapa Wanita Tidak Bisa Mencapai Orgasme Diperkirakan 10-15 persen wanita bersifat anorgasmik, yang berarti mereka secara fisik tidak dapat mencapai garis finish. Namun jangan khawatir bila mengalami hal ini maka Anda bisa melakukan konsultasi ke dokter. Doggie Style Posisi Terbaik Salah satu cara untuk mencapai orgasme adalah doggie style yang dapat merangsang G-spot (tempat yang sangat sensitif di bagian dalam dinding vagina Anda) dan klitoris Anda Orgasme Menjadi Lebih Baik Dengan Pertambahan Umur Wanita usia 80-99 tahun lebih puas secara seksual dibandingkan wanita yang lebih muda, menurut sebuah studi di The American Journal of Medicine.   Baca juga: 5 Alasan Pria Merasa Senang Saat Pasangannya Orgasme   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: womenshealthmag
 08 Feb 2018    18:00 WIB
Suka Ukuran Payudara Wanita Besar Atau Kecil, Bisa Menggambarkan Kepribadian Pria
Payudara wanita memang suatu hal yang selalu menarik. Hampir semua wanita memperhatikannya agar payudara selalu sehat dan juga berbentuk indah bahkan ada banyak wanita yang rela melakukan operasi demi mendapatkan payudara indah. Lalu bagaimana pandangan pria pada payudara, tentu saja payudara adalah hal yang sangat menarik bagi pria dan sangat terkait dengan insting kelangsungan hidup spesies kita. Payudara tidak hanya berevolusi sebagai "alat makan" tapi sebagai ukuran seleksi pasangan untuk pria. Ukuran payudara seorang wanita dapat mengungkapkan sejumlah besar informasi mengenai usia dan kesuburannya. Inilah sebabnya mengapa pria secara tidak sadar berada dalam lingkaran untuk mencari wanita dengan rasio dada-pinggang-pinggul yang tepat. Dada wanita adalah area yang secara alami mengubah dorongan seksual pada pria. Ketika seseorang menyentuh, memijat, atau menggigit payudara wanita, itu memicu proses kejadian otak yang sama seperti menyusui. Stimulasi bayi pada payudara ibunya memicu pelepasan oksitosin dari hipotalamus, yang mendorong ikatan ibu-bayi. Ini menjelaskan mengapa seksualitas manusia telah "mengeksploitasi" rangkaian otak ikatan ibu-bayi untuk membangun ikatan antara kekasih.   Obsesi pria dengan payudara tidak hanya bersifat biologis. Hal itu juga bisa mengungkapkan sifat kepribadian mereka, yaitu: Pria Yang Suka Seks Lebih Suka Payudara Besar. Sikap pria terhadap wanita dan peran mereka dalam masyarakat dapat mempengaruhi pilihannya dalam melihat ukuran payudara wanita. Dalam sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior, lebih dari 300 pria kulit putih berusia 18-68 tahun diperlihatkan model wanita 3D dengan ukuran payudara yang bervariasi. Para peserta diminta untuk mengidentifikasi wanita mana yang mereka anggap paling menarik, diikuti dengan menyelesaikan survei yang mengukur sikap mereka terhadap wanita, hubungan dan hubungan intim. Studi tersebut menemukan pria yang memiliki pandangan seks yang lebih tinggi terhadap wanita lebih cenderung merasa wanita yang memiliki payudara yang lebih besar itu lebih menarik. Terlebih lagi, pria menganggap wanita dengan payudara besar terlihat lebih feminin dan lemah lembut.   Pria Yang Menginginkan Pasangan Patuh Lebih Memilih Payudara Kecil Selera pria untuk payudara kecil mungkin menunjukkan keinginannya untuk memiliki pasangan yang patuh. Psikolog percaya pria-pria ini menginginkan pasangan yang lebih patuh, tidak mengancam dan cenderung lebih setia. Menurut pria, wanita yang memiliki ukuran payudara yang lebih kecil kemungkinan tidak bisa bersaing dengan wanita yang memiliki ukuran payudara besar sehingga cenderung lebih setia kepada pasangannya.   Pria Yang Masih Mencintai Kebebasan Lebih Memilih Payudara Besar Seorang pria yang masih suka untuk bebas dan tidak memiliki ikatan akan memilih wanita yang memiliki payudara yang lebih besar. Karena ini untuk memenuhi kebutuhan biologisnya saja. Selain itu, selera payudara yang besar dikaitkan dengan "Playboy".   Pria Stabil Secara Finansial Lebih Memilih Payudara Kecil Jumlah uang yang dia hasilkan bisa mendikte ukuran payudara yang dia sukai. Sebuah studi tahun 2008 yang diterbitkan dalam The Journal of Socio-Economics menemukan hubungan antara keamanan finansial dan selera ukuran payudara laki-laki. Studi tersebut menemukan bahwa pria yang tidak stabil secara finansial memiliki selera lebih tinggi untuk payudara yang lebih besar sementara mereka yang sehat secara finansial memiliki kecenderungan menyukai payudara yang lebih kecil. Hal ini menunjukkan orang kaya yang memiliki banyak sumber daya tidak memerlukan wanita dengan cadangan lemak berlebih, tidak seperti rekan mereka yang tidak sehat yang mencari kelimpahan.   Pria Siap Untuk Menjadi Ayah Lebih Memilih Payudara Yang Besar Seorang pria siap untuk memiliki anak mungkin menyukai payudara besar dari sudut pandang reproduksi. Menurut sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior, keinginan untuk tetap tidak memiliki anak diasosiasikan dengan selera untuk kombinasi payudara yang lebih kecil dan rasio pinggang-pinggul yang lebih besar. Pria yang ingin menjadi ayah memilih wanita dengan payudara lebih besar. Hal ini tidak mengherankan, karena payudara yang lebih besar merupakan sinyal kemampuan dan kemampuan wanita untuk melahirkan dan mengasuh anak.   Meskipun selera ukuran pria memang mengungkapkan lebih banyak tentang kepribadian dan sikapnya, namun pada akhirnya, dia akan selalu mencintai payudara - tidak peduli ukurannya.   Baca juga: Keluar Cairan Abnormal dari Payudara, Apakah Sebabnya???   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: medicaldaily
 28 Dec 2017    16:00 WIB
Jangan Bikin Pasangan Ilfill Setelah Bercinta! Karena 5 Kesalahan Ini
Bayangkan Anda dan pasangan melakukan hubungan intim yang menggelora, sesi yang panas dan mencapai klimaks. Tentu hal ini adalah hal yang sangat menyenangkan untuk Anda dan pasangan, Namun apakah tugas sudah selesai, ternyata aktivitas setelah bercinta juga harus Anda perhatikan karena bila Anda melakukan kesalahan bisa saja sesi yang panas dan menggebu jadi malah berubah ke arah ilfill alias jadi malas dan bosan. Hal ini tentu merusak kesenangan yang tadi Anda dan pasangan dapatkan.   Berikut Kesalahan Yang Dilakukan Setelah Bercinta dan Buat Ilfill: 1.      Langsung Tertidur Memang setelah melakukan hubungan intim akan membuat tubuh merasa lelah, namun bila langsung tertidur hal ini bisa membuat pasangan Anda merasa tidak dihargai atas "usahanya" tadi dan menghalangi Anda dan pasangan untuk menikmati momen indah tadi. 2.      Langsung ke Kamar Mandi Apabila Anda dan pasangan ke kamar mandi untuk mandi berdua maka ini bisa menjadi tahap awal untuk memulai kembali sesi panas Anda, bila Anda masih tertarik untuk melakukannya. Namun bila Anda terburu-buru untuk ke kamar mandi seorang diri, pasangan Anda bisa saja merasa ditinggal dan kehilangan momen indah bersama Anda. 3.      Melihat Ponsel Anda Mungkin Anda merasa sudah melakukan tugas Anda dan sekarang ingin bersantai dengan melihat-lihat ponsel Anda, hal ini bisa membuat pasangan Anda merasa tersinggung dan merasa Anda lebih peduli dengan ponsel Anda ketimbang dirinya. 4.      Membawa Anak-anak Kembali Untuk Tidur Bersama Membiarkan orang melanggar privasi seksual Anda bisa merusak kenikmatan seksual Anda dan tidak terkecuali untuk anak-anak Anda. Banyak ibu memiliki kecenderungan untuk membawa anak-anak untuk tidur bersama di tempat tidur yang sama setelah berhubungan seks. Nah, sikap seperti itu memiliki semua alasan untuk mengganggu pasangan Anda, yang mungkin telah merencanakan sesuatu yang lebih sensual untuk dinikmati. 5.      Mencari Makanan Makan makanan yang afrodisiak bersama dengan pasangan Anda bisa menjadi awal yang baik sebelum bercinta. Tapi pindah ke dapur tepat setelah berhubungan seks mencari sesuatu untuk dimakan adalah hal yang mengganggu. Hal ini bisa meruntuhkan seluruh semangat dan akan membuat pasangan Anda merasa bahwa Anda tidak menikmati hubungan intim tersebut hanya karena Anda lapar dan memikirkan makanan saja.   Semua hal diatas merupakan kesalahan kecil yang sering dilakukan pasangan, daripada Anda melakukan hal ini lebih baik Anda bersandar manja kepada pasangan dan katakan "Terima kasih". Hal ini bisa membuat pasangan Anda merasa mabuk kepayang dan merasa dihargai.   Baca juga: 6 Alasan Mengapa Pria Juga Mau Melakukan Seks Oral   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: timesofindia