Your browser does not support JavaScript!
 04 Jun 2020    11:00 WIB
Salmon Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol ?
Karena kadar kolesterol di dalam darah dapat sangat mempengaruhi keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan, maka sangat penting untuk selalu menjaganya tetap dalam batas normal. Salah satu cara untuk menjaga kadar kolesterol Anda tetap dalam batas normal adalah dengan memperhatikan apa yang Anda makan. Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat). Hal ini dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung dan diabetes tipe 2. Beberapa jenis makanan yang merupakan sumber lemak jenuh adalah daging merah, sejumlah produk babi dan ayam, beberapa jenis produk susu seperti mentega dan keju. Lemak tidak jenuh lebih sehat daripada lemak jenuh dan dapat memperbaiki kadar kolesterol Anda. Makanan yang mengandung lemak tidak jenuh adalah sayuran, zaitun, kacang, biji-bijian, dan ikan tertentu seperti ikan salmon.   Apakah Salmon Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol? Mengkonsumsi lemak tidak jenuh yang sehat seperti yang terdapat di dalam ikan salmon telah diketahui dapat memperbaiki kadar kolesterol Anda. Sekitar 90 gram ikan salmon atlantik mengandung sekitar 23 gram protein dan 6 gram lemak, yang sebagian besarnya merupakan lemak tidak jenuh. Ikan salmon juga mengandung banyak vitamin D, B12, dan B6. Ikan salmon juga mengandung banyak magnesium, niasin, asam lemak omega 3, dan selenium.   Kesimpulan Jadi, untuk memperbaiki kesehatan jantung dan kadar kolesterol Anda, ikan salmon merupakan pilihan yang sangat baik. Tidak seperti daging merah, ikan salmon juga merupakan sumber lemak tidak jenuh yang sehat, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Ikan salmon juga mengandung banyak protein dan berbagai nutrisi penting lainnya. Jadi, daripada daging sapi, ikan salmon merupakan pilihan yang lebih baik saat Anda ingin mengkonsumsi steak tetapi juga ingin tetap sehat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthline
 27 May 2020    18:00 WIB
Apakah Kolesterol Baik Itu?
Ketika orang-orang membicarakan tentang kolesterol baik, artinya mereka sedang membicarakan high-density lipoproteins (HDL), yaitu jenis kolesterol yang bersifat positif didalam pembuluh darah Anda. HDL, low-density lipoproteins (LDL), triglycerides, dan Lp(a) cholesterol merupakan bagian dari total kolesterol Anda. Saat Anda memeriksakan kadar kolesterol Anda, berikutnya Anda akan membawa hasil tersebut ke dokter. Dokter Anda akan mengatakan apakah hasil pemeriksaan tersebut bagus ataukah ada yang harus diturunkan. Angka HDL kolesterol merupakan angka yang ingin hasilnya tinggi. Mengapa HDL baik? Karena kolesterol tidak dapat larut didalam darah, maka ia sangat bergantung pada lipoprotein untuk beredar dari sel ke sel. Kolesterol baik bertanggung jawab untuk menyapu sumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh kolesterol jahat dan mengeluarkannya dari pembuluh darah, membawanya ke hati, kelenjar adrenal dan testis. Esensinya kolesterol HDL merupakan kolesterol baik karena kemampuannya mengeluarkan kolesterol jahat keluar dari tubuh. Karena hal ini, kolesterol HDL bertanggung jawab dalam mengurangi terjadinya pengerasan dari dinding arteri , dan yang akan mengurangi resiko mengalami serangan jantung atau sakit jantung. Peneliti juga menemukan bahwa dengan menurunnya kadar kolesterol HDL dapat meningkatkan resiko terjadinya kehilangan daya ingat dan demensia. Apa arti dari angka tersebut? Pada orang sehat, 30% dari darah terbentuk dari kolesterol baik. The American Heart Association merekomendasikan kadar HDL lebih tinggi dari 60mg/dl. Kadar HDL yang kurang darri 40mg/dl pada pria dan kurang dari 50mg/dl dianggap berbahaya. Bagaimana meningkatkan kolesterol baik? Kolesterol baik dapat ditingkatkan dengan berbagai cara, termasuk: Membatasi asupan alkohol Menurunkan asupan makanan berkalori Menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol LDL Menurunkan berat badan Berhenti merokok Berolahraga Menambahkan serat larut air dan asam lemak omega 3 pada diet Anda.   Sumber: healthline
 18 May 2020    08:00 WIB
Ada Gejala Seperti Ini? Segera Cek Kolesterol Anda
Kolesterol pada umumnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu fungsi organ agar berjalan dengan baik. Tubuh membutuhkan kolesterol juga untuk menghasilkan estrogen dan hormon lainnya dan juga memproduksi vitamin D. Namun, kadar kolesterol yang berlebihan justru dapat merugikan tubuh, seperti terjadinya pengerasan pembuluh darah yang berakibat terjadinya penyakit jantung dan stroke. Dua penyakit ini memang menjadi penyakit yang mengerikan karena menjadi penyebab kematian terbesar. Biasanya orang baru akan sadar dirinya menderita penyakit jantung maupun stroke akibat kolesterol tinggi, nanti setelah sudah terjadi serangan. Padahal peningkatan kadar kolesterol juga memiliki gejala namun sering diabaikan. Jadi sebelum penyakit mematikan merusak kesehatan tubuh Anda. Kenalilah gejala saat terjadi peningkatan kadar kolesterol. Berikut gejala bila kadar kolesterol meningkat: 1.      Kesemutan Apabila Anda sering merasa kesemutan, jangan anggap sepele gejala yang satu ini. Penumpukan kadar kolesterol dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Yang nantinya menyebabkan pembuluh darah kaku dan membuat peredaran darah tidak lancar. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kesemutan. 2.      Sakit kepala Banyak orang yang sering merasa sakit kepala bagian belakang dan mengabaikannya. Padahal rasa sakit kepala bagian belakang dan berdenyut bisa menjadi salah satu tanda peningkatan kadar kolesterol. Hal ini dikarenakan terjadinya penumpukan kolesterol di bagian belakang kepala. 3.      Dada terasa nyeri Bila secara tiba-tiba Anda merasakan nyeri pada dada sebelah kiri, rasanya seperti ditusuk-tusuk. Maka segera lakukan pemeriksaan kadar kolesterol karena nyeri dada seperti ditusuk-tusuk bisa menggambarkan peningkatan kadar kolesterol yang terlalu berlebihan. Apabila Anda tidak pernah menyadari hal ini, bisa saja Anda mengalami serangan jantung yang mendadak dan mengancam jiwa Anda. 4.      Nyeri dan pegal dibagian tengkuk Mungkin Anda pernah merasakan nyeri dan pegal dibagian tengkuk, meski Anda tidak banyak melakukan aktifitas fisik. Hal ini bisa disebabkan adanya penyumbatan pembuluh darah karena penumpukan kolesterol. Apabila Anda merasakan gejala diatas, maka jangan pernah menunda untuk melakukan pemeriksaan. Segera lakukan pemeriksaan seperti pemeriksaan kolesterol total, HDL. LDL dan Trigliserida. Periksa kadar asam urat Anda, karena biasanya bila seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi maka akan terjadi juga peningkatan asam urat. Setelah itu langsung lakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan terapi dan anjuran pola diet yang tepat. Baca juga: 4 Cara Alami Putihkan Ketiak yang Gelap Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention
 28 Apr 2020    08:00 WIB
Mau Meningkatkan Kolesterol Baik? Ayo Olahraga
Mungkin Anda sudah mengetahui apa fungsi dari kolesterol HDL. Kolesterol HDL atau sering juga disebut dengan kolesterol yang baik, begitu penting untuk tubuh. Fungsinya yang dapat membantu membersihkan pembuluh darah dari kolesterol jahat. Apabila Anda memiliki kadar kolesterol baik dalam tubuh maka Anda dapat terhindar dari risiko penyakit jantung koroner, stroke dan penyakit pembuluh darah lainnya.   Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kolesterol baik adalah dengan olahraga. Maka yang harus Anda lakukan: Lakukan olahraga dengan rutin Olahraga rutin yang dilakukan minimal sekitar 120 menit dalam seminggu sudah mampu meningkatkan kolesterol HDL.  Anda bisa melakukan olahraga minimal 30 menit dilakukan empat kali dalam seminggu Apabila Anda merasa kesulitan untuk mendapatkan waktu untuk berolahraga maka Anda dapat membagi 30 menit tersebut menjadi tiga segemen yang dilakukan masing-masing segmen selama 10 menit. Lakukan latihan yang meningkatkan denyut jantung Anda Latihan yang bisa Anda lakukan seperti latihan aerobik, berjalan cepat, berlari, bersepeda, berenang, bermain basket Anda bisa mengambil kelas tari bersama dengan teman Anda untuk membantu terus semangat melakukan latihan Jangan lupakan pemanasan sebelum melakukan latihan Saat Anda melakukan latihan sebaiknya Anda konsultasi dengan dokter Lakukan pengecekan kolesterol lengkap seperti kolesterol total, kolesterol LDL, HDL dan Trigliserida untuk membantu pemantauan   Apabila kadar kolesterol total, kolesterol LDL dan Trigliserida Anda memang tinggi maka Anda tetap membutuhkan obat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol Anda   Karena apabila Anda berusaha menaikkan kadar kolesterol HDL Anda namun kolesterol jahat lainnya masih tinggi, maka hal ini tetap akan memperburuk keadaan pembuluh darah Anda. Usahakan untuk selalu konsisten melakukan olahraga dengan rutin.     Sumber: mayoclinic
 14 Oct 2019    16:00 WIB
Vitamin B3 Bantu Tingkatkan Kadar Kolesterol HDL, Benarkah?
Niasin merupakan salah satu vitamin B, vitamin B3, yang dapat digunakan untuk meningkatkan kadar kolesterol HDL dan menurunkan kadar kolesterol LDL. Niasin dapat dikonsumsi sebagai kombinasi dengan obat penurun kolesterol atau sebagai pengobatan tunggal untuk membantu mengendalikan kadar kolesterol anda.Apa Itu Niasin?Niasin atau asam nikotinat merupakan vitamin B yang digunakan oleh tubuh untuk mengubah karbohidrat menjadi energi. Niasin juga membantu menjaga kesehatan sistem saraf, sistem pencernaan, kulit, rambut, dan mata. Niasin dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan yang anda konsumsi atau melalui suplemen. Akan tetapi, bila anda ingin menggunakan niasin untuk meningkatkan kadar kolesterol HDL anda atau untuk mengatasi defisiensi (kekurangan) niasin, maka anda harus mengkonsumsi suplemen niasin dosis tinggi setelah terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter anda. Jangan mengkonsumsi niasin dosis tinggi sebelum berkonsultasi dengan dokter anda karena berbagai efek samping yang mungkin terjadi.Dampak Niasin Terhadap KolesterolNiasin dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL sebanyak 15-35%. Selain itu, niasin juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan kadar trigliserida anda, yang merupakan faktor resiko terjadinya penyakit jantung dan stroke. Akan tetapi, sebuah penelitian mengenai efek niasin dalam meningkatkan kadar kolesterol HDL harus dihentikan lebih awal karena tidak ditemukan adanya perbedaan antara orang yang menggunakan niasin dosis tinggi dengan orang yang menggunakan plasebo. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi niasin dosis tinggi untuk meningkatkan kadar kolesterol HDLnya juga mengalami sedikit peningkatan resiko terhadap stroke. Oleh karena itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efek niasin ini.Pentingnya Kolesterol HDL Bagi KesehatanKolesterol HDL atau kolesterol "baik" dapat membawa kolesterol "jahat" yang berlebihan di dalam darah anda ke dalam hati untuk membuangnya keluar dari dalam tubuh. Semakin tinggi kadar kolesterol HDL di dalam darah anda, maka semakin sedikit kolesterol "jahat" di dalam darah anda. Bagi pria, kadar kolesterol HDL kurang dari 40 mg/dL atau kurang dari 1 mmol/L dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Sedangkan pada wanita, kadar kolesterol HDL kurang dari 50 mg/dL atau kurang dari 1.3 mmol/L dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Kadar kolesterol HDL yang ideal bagi pria maupun wanita adalah lebih dari 60 mg/dL atau lebih dari 1.6 mmol/L. Memiliki kadar kolesterol HDL yang rendah juga dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung walaupun kadar kolesterol LDL normal dan berbagai faktor resiko lainnya tidak ada.Efek Samping NiasinBeberapa jenis niasin, terutama niasin dosis tinggi (1.000 mg atau lebih) dapat menyebabkan kulit berwarna kemerahan dan teraba hangat selama beberapa saat (sementara). Hubungi dokter anda bila anda mengalami efek samping ini. Selain itu, hindari konsumsi minuman beralkohol dan minuman panas untuk membantu mengurangi efek samping ini.Berbagai efek samping lainnya yang dapat terjadi adalah:•  Perut terasa tidak nyaman•  Nyeri kepala•  Pusing•  Kerusakan hati•  Peningkatan kadar gula darahMengkonsumsi niasin bersamaan dengan makanan dapat membantu mencegah terjadinya berbagai efek samping di atas.Siapa yang Sebaiknya Mengkonsumsi Niasin?Niasin dapat dikonsumsi oleh siapa saja, akan tetapi pastikan bahwa anda telah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda, karena anda membutuhkan niasin dosis tinggi untuk membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL anda. Niasin dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL pada siapa saja, termasuk pada orang sehat yang memiliki kadar kolesterol LDL yang normal.Selain itu, perubahan gaya hidup juga sangat membantu dalam meningkatkan kadar kolesterol HDL anda. Beberapa gaya hidup sehat yang sebaiknya anda lakukan adalah:•  Berhenti merokok•  Mengkonsumsi diet sehat dan seimbang•  Berolahragalah secara teratur Bila anda telah melakukan gaya hidup sehat di atas tetapi kadar kolesterol HDL anda tetap terlalu rendah, maka dokter anda mungkin akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi niasin.Niasin biasanya diberikan bersamaan dengan obat golongan statin atau berbagai obat penurun kolesterol lainnya. Beritahukan pada dokter anda mengenai berbagai jenis obat yang anda gunakan untuk memastikan tidak adanya interaksi obat dengan niasin. Secara keseluruhan, niasin tampaknya dapat bekerja lebih baik bila digunakan bersamaan dengan obat golongan statin, yaitu suatu obat penurun kolesterol yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol HDL. Bahkan, saat digunakan sebagai kombinasi dengan statin, niasin dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL hingga 50% atau lebih dan menurunkan lebih banyak kadar kolesterol LDL dibandingkan dengan terapi statin tunggal.Sumber: mayoclinic
 24 Sep 2019    16:00 WIB
Terlalu Banyak Kolesterol Membuat Anda dan Pasangan Sulit Memiliki Anak
Sebuah penelitian menemukan bahwa calon ayah dan ibu yang memiliki kolesterol tinggi memerlukan waktu yang lebih lama untuk memperoleh anak dibandingkan dengan pria dan wanita yang memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah.  Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi kesuburan seseorang selain kadar kolesterol, yaitu usia dan berat badan. Kadar kolesterol sendiri dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti genetika, riwayat keluarga, makanan, dan olahraga. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 501 pasangan yang sedang mencoba memiliki anak. Pada penelitian ini para peneliti bertujuan untuk memeriksa ada tidaknya hubungan antara kesuburan dan paparan terhadap berbagai bahan kimia pada lingkungan serta gaya hidup. Pada awal penelitian, para peneliti mengukur kadar kolesterol setiap pasangan. Para peneliti kemudian menemukan bahwa pasangan memerlukan waktu lebih lama untuk hamil dan memiliki anak bila keduanya atau bila sang wanita memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Di antara 501 pasangan, 347 hamil selama masa penelitian berlangsung, 54 pasangan tidak hamil, dan 100 pasangan mengundurkan diri dari penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jika seorang wanita memiliki kadar kolesterol yang tinggi sedangkan pasangannya tidak, maka dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk hamil tetapi tidak selama bila kedua pasangan memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Akan tetapi, bila pria yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi sedangkan pasangannya tidak, maka hal ini tampaknya tidak memiliki pengaruh. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kadar kolesterol dan waktu kehamilan, akan tetapi tidak menunjukkan bahwa kadar kolesterol yang tinggilah yang menyebabkan penundaan kehamilan tersebut.   Sumber: newsmaxhealth
 11 Aug 2019    18:00 WIB
Makanan yang Dapat Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol “Jahat”
Sudah bukan rahasia lagi bila ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat). Kolesterol jahat ini dapat menyebabkan penumpukkan lemak di dalam dinding pembuluh darah, yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan jantung, serangan jantung, dan stroke. Akan tetapi, bukan berarti makanan sehat tersebut tidak enak. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan enak yang ternyata dapat membantu kadar kolesterol LDL Anda.   Dark Cokelat Dark cokelat mengandung flavonoid, suatu antioksidan yang dapat menurunkan kadar kolesterol LDL. Akan tetapi, pastikan Anda tidak mengkonsumsinya secara berlebihan karena cokelat juga mengandung banyak lemak jenuh dan gula.   Alpukat Alpukat mengandung asam oleat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL di dalam darah Anda.   Wine Anggur merah (red wine) mengandung resveratrol, suatu zat yang dapat ditemukan di dalam kulit anggur merah, yang dapat membantu mencegah terjadinya kerusakan pada pembuluh darah dengan menurunkan resiko terbentuknya bekuan darah dan menurunkan kadar LDL. Akan tetapi, perlu diingat bahwa mengkonsumsi terlalu banyak minuman beralkohol dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan.   Teh Hitam dan Teh Hijau Baik teh hitam dan teh hijau mengandung banyak antioksidan kuat yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Kacang Kacang mengandung banyak asam lemak tidak jenuh ganda. Beberapa jenis kacang yang dimaksud adalah kacang almond, kacang walnut, dan kacang pistachio. Ketiganya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL. Selain itu, kacang hitam, kacang merah, dan kacang polong juga baik bagi kesehatan Anda karena mengandung banyak serat  larut air yang dapat mengikat kolesterol di dalam darah Anda dan mengeluarkannya dari dalam tubuh. Beberapa penelitian baru menunjukkan bahwa mengkonsumsi 4.5 ons kacang setiap harinya dapat menurunkan kadar kolesterol LDL hingga 5%. Gandum Barley, oatmeal, dan beras cokelat mengandung banyak serat larut air, yang telah terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dengan mengurangi penyerapan kolesterol di dalam aliran darah Anda.   Ikan Berbagai jenis ikan seperti salmon, tuna, sarden, dan halibut mengandung banyak asam lemak omega 3 yang dapat menurunkan kadar trigliserida di dalam tubuh. Konsumsilah setidaknya 8 ons ikan setiap minggunya (tetapi jangan digoreng).   Baca juga: 7 Tips Turunkan Kadar Kolesterol Anda   Minyak Zaitun Minyak zaitun merupakan minyak nabati yang merupakan pilihan yang lebih baik bila Anda ingin menurunkan kadar kolesterol LDL di dalam tubuh.   Kedelai Edamame, susu kedelai, dan tafu mengandung banyak protein dan hanya dengan mengkonsumsi sekitar 25 gram kedelai setiap harinya ternyata dapat membantu menurunkan kadar kolesterol Anda hingga 5-6%.   Buah Buah pir dan apel mengandung banyak pektin, sejenis serat yang dapat menurunkan kadar kolesterol Anda. Selain itu, buah golongan sitrus seperti jeruk dan lemon serta berbagai jenis buah beri juga mengandung banyak serat yang dapat menurunkan kadar kolesterol Anda.   Sayuran Sebagian besar sayuran mengandung banyak serat dan rendah kalori. Terong dan okra mengandung banyak sekali serat larut air. Selain itu, terong juga mengandung banyak antioksidan. Akan tetapi, berbagai jenis sayuran sebenarnya mengandung serat dan berbagai nutrisi penting yang baik bagi kesehatan Anda.   Makanan yang Telah Diperkaya Dengan Berbagai Zat Gizi Zat kimia alami yang terdapat pada berbagai jenis sumber nabati, sterol, dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol di dalamt ubuh Anda. Sekarang ini, telah terdapat berbagai jenis makanan yang telah diperkaya dengan sterol ini, misalnya yogurt dan jus jeruk. Sterol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sebanyak 6-15%. Pastikan saja makanan pilihan Anda tidak mengandung banyak kalori.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 01 Jun 2019    08:00 WIB
Benarkan Kadar Kolesterol Rendah Bisa Menyehatkan Otak?
Banyak orang yang langsung berpikir mengenai penyakit jantung ketika mendengar kata "kolesterol tinggi", tetapi ternyata kolesterol Anda juga dapat mempengaruhi otak. Bukti-bukti yang ada memang masih terbatas, tetapi penelitian membuktikan bahwa kadar kolesterol yang tinggi ternyata terkait dengan alzheimer dan demensia. Peranan kolesterol Peneliti belum mengetahui dengan pasti apa yang menyebabkan alzheimer, tetapi substansi yang ditemukan pada otak penderita alzheimer disebut amyloid plaques diduga menjadi penyebabnya. Amyloid plaques terbentuk ketika protein yang dikenal sebagai beta amyloids terbentuk. Inilah yang menyebabkan kolesterol masuk ke dalam otak. Pada studi terbaru yang dilakukan oleh University of California, meneliti kadar amyloid di otak dari 74 orang dewasa. Para peneliti menemukan peningkatan kadar kolesterol LDL dan penurunan kolesterol HDL keduanya terkait dengan kadar amyloid di otak. Pola peningkatan kolesterol yang tidak sehat dapat secara langsung dapat menyebabkan peningkatan kadar amyloid yang terkait dengan kejadian alzheimer. Pola ini sama dengan bagaimana kolesterol dapat menyebabkan penyakit jantung. Memperbaiki angka kolesterol Anda Langkah selanjutnya untuk para peneliti pelajari adalah apakah penurunan kadar kolesterol seseorang pada usia muda dapat menurunkan kadar amyloid pada otak di kemudian hari. Hasil dari penelitian ini mungkin bisa memberikan perubahan dalam menurunkan angka kejadian alzheimer. Perubahan pada gaya hidup Anda dapat memperbaiki kadar kolesterol Anda. Diet rendah lemak jenuh dapat membantu menurunkan kolesterol jahat. Sedangkan dengan melakukan olahraga dengan teratur dapat meningkatkan kadar kolesterol baik didalam tubuh. Sumber: webmd