Your browser does not support JavaScript!
 06 Mar 2018    08:00 WIB
Kanker Kandung Empedu. Ini Faktor Resiko dan Komplikasinya..
Kanker kandung empedu merupakan kanker saluran pencernaan yang langka. Kanker ini sulit ditemukan dan didiagnosa karena seringkali tidak menunjukkan gejala apapun pada stadium awal.   Faktor Resiko Orang lanjut usia dan penderita diabetes memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami kanker kandung empedu. Selain itu, gaya hidup tidak sehat seperti obesitas dan merokok juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Walaupun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, para ahli menduga bahwa diet yang tidak sehat juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Memiliki batu empedu dan menderita kolesistitis juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Hal lain yang juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu adalah kandung empedu porcelain, di mana terjadi penumpukkan kalsium pada dinding kandung empedu. Infeksi bakteri Salmonella pada kandung empedu juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kandung empedu. Berbagai hal ini diketahui dapat menyebabkan peradangan atau iritasi menahun pada kandung empedu.   Baca juga: Apa Saja Gejala Gangguan Kandung Empedu?   Pengobatan Tindakan pembedahan merupakan pengobatan terbaik untuk menyembuhkan kanker bila masih memungkinkan. Sayangnya, pada sebagian besar kasus kanker baru diketahui saat sel kanker sudah menyebar ke berbagai organ tubuh lain atau berada pada posisi yang sulit sehingga tindakan pembedahan tidak dapat dilakukan. Jika tindakan pembedahan tidak dapat dilakukan, misalnya karena ukuran atau lokasi kanker, maka terapi yang dapat dilakukan adalah kemoterapi dan terapi radiasi. Kedua jenis terapi ini dapat membantu mengatasi gejala dan memperpanjang hidup penderita. Tindakan pembedahan mungkin dilakukan untuk membantu mengurangi nyeri atau mencegah terjadinya komplikasi berat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange
 05 Mar 2018    16:00 WIB
Kanker Kandung Empedu, Kecil-kecil Cabai Rawit…
Kandung empedu merupakan organ kecil berbentuk seperti buah pir, yang terletak tepat di bawah hati. Bila ditemukan kanker pada organ ini dan ditemukan sejak dini, di mana sel kanker belum menyebar ke organ tubuh lain, maka kemungkinan besar kanker masih dapat disembuhkan. Namun, sayangnya gejala kanker kandung empedu biasanya tidak jelas, yang membuat kanker sulit sekali terdeteksi pada stadium awal. Pada saat gejala kanker menjadi lebih jelas, sel kanker biasanya sudah menyebar ke organ lain dan kelenjar getah bening di dekatnya. Mengapa gejala awal kanker kandung empedu sulit dideteksi? Hal ini dikarenakan kandung empedu terletak sangat dalam di dalam tubuh, sehingga keabnormalan tidak dapat terlihat atau dirasakan pada pemeriksaan fisik rutin.   Baca juga: Hal Buruk yang Mungkin Terjadi Paska Operasi Kantong Empedu!   Gejala Kanker Kandung Empedu Seringkali, kanker kandung empedu diketahui secara tidak sengaja saat seorang penderita menjalani tindakan medis lain, misalnya untuk mengangkat kandung empedu karena adanya batu empedu. Beberapa gejala kanker kandung empedu yang dapat ditemukan adalah nyeri perut, demam, tidak nafsu makan, dan penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas. Gejala lain yang mungkin ditemukan adalah jaundice, mual, dan muntah. Gejala ini biasanya terjadi saat sel kanker telah menyebar ke organ di sekitarnya. Namun, karena berbagai gejala di atas mirip dengan gejala gangguan pencernaan lain, maka kanker seringkali terlambat ditemukan.   Pembagian Stadium Kanker Kandung Empedu Seperti berbagai jenis kanker lain, kanker kandung empedu terbagi menjadi 4 stadium, yaitu: Stadium 1. Pada stadium 1 sel kanker hanya ditemukan di dalam dinding kandung empedu Stadium 2. Pada stadium 2, seluruh dinding kandung empedu sudah "terinfeksi" oleh kanker, tetapi sel kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening atau organ terdekat Stadium 3. Pada stadium 3, sel kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening terdekat atau hati, lambung, usus besar, atau usus halus Stadium 4. Pada stadium 4, sel kanker sudah menyebar hingga ke dalam 2 atau lebih organ sekitarnya atau telah menyebar ke kelenjar getah bening yang jauh atau ke organ yang terletak jauh dari kandung empedu, misalnya ke paru-paru   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange