Your browser does not support JavaScript!
 16 Jul 2019    16:00 WIB
Hal-hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Mengalami ISK (Infeksi Saluran Kemih)
Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi saat ada bakteri masuk ke dalam kandung kemih Anda melalui uretra (lubang kencing) dan berkembang biak, yang menyebabkan dinding saluran kemih Anda meradang dan membengkak. Hal ini akan membuat Anda mengalami peningkatan frekuensi berkemih, tidak dapat menahan keinginan berkemih, kemaluan terasa panas saat berkemih, nyeri pinggul, dan nyeri perut bawah. Untuk mempercepat penyembuhan, sangat penting bagi Anda untuk menghindari beberapa aktivitas tertentu. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan saat sedang mengalami ISK dan apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk mempercepat masa penyembuhan.   Jangan Menunda Memeriksakan Diri ke Dokter Saat gejala ISK mulai muncul, mencoba mengobatinya sendiri justru akan memberikan lebih banyak waktu bagi bakteri untuk menyebar di saluran kemih Anda. Semakin lama Anda menunda pengobatan, maka semakin besar resiko komplikasi yang dapat terjadi. Menunggu terlalu lama sebelum berobat dapat menyebabkan infeksi menyebar hingga ke ginjal. Oleh karena itu, daripada mencoba mengobati diri Anda sendiri, segera periksakan diri Anda ke dokter. Dengan demikian, Anda pun dapat memperoleh pengobatan yang sesuai secepat mungkin.   Jangan Berhenti Mengkonsumsi Antibiotik Setelah memeriksakan diri ke seorang dokter dan diberikan antibiotik, pastikan Anda menghabiskan antibiotik yang sudah diberikan, bahkan setelah gejala dirasa membaik. Hal ini bertujuan agar semua bakteri yang ada dapat terbunuh dan mencegah terjadinya resistensi antibiotik pada bakteri, yang akan membuat ISK semakin sulit diobati. Jadi, bila dokter Anda memberikan antibiotik untuk dikonsumsi selama 5 hari, maka habiskanlah antibiotik tersebut sesuai dengan anjuran dokter. Jika gejala tidak juga membaik, setelah antibiotik habis, segera periksakan diri ke dokter.   Jangan Kurang Minum Air Putih Menjadi sering berkemih saat menderita ISK mungkin akan membuat Anda malas minum air putih, akan tetapi kurang minum air putih saat menderita ISK justru akan membuat bakteri dapat berkembang biak dengan lebih baik. Saat Anda banyak minum air putih, maka Anda pun akan lebih sering BAK, dan air yang Anda minum juga akan membersihkan dinding saluran kemih. Dengan demikian, infeksi pun bisa lebih cepat sembuh. Selain itu, kurang minum juga akan membuat obat sulit mencapai saluran kemih. Oleh karena itu, pastikan Anda mengkonsumsi setidaknya 1.5-2 L air putih setiap harinya. Air putih juga dapat membantu mengeluarkan racun dari saluran kemih Anda dan membantu mengurangi gejala. Akan tetapi, perlu diingat bahwa minum air putih saja tidak dapat menyembuhkan infeksi.   Baca juga: Berbagai Gejala Gangguan Saluran Kemih yang Perlu Diwaspadai   Jangan Mengkonsumsi Makanan Atau Minuman yang Dapat Memperburuk Gejala Sama seperti saat Anda menderita sakit maag, ada beberapa makanan dan minuman yang juga perlu Anda hindari saat menderita ISK karena dapat mengiritasi dinding saluran kemih, yang akan membuat gejala semakin memburuk. Beberapa makanan dan minuman yang dimaksud adalah kopi, alkohol, minuman bersoda yang mengandung kafein, buah yang asam, makanan pedas, dan pemanis buatan. Jika Anda benar-benar ingin mengkonsumsi minuman manis, pilihlah jus cranberi murni. Hal ini dikarenakan sebuah zat di dalam cranberi diketahui dapat membuat kandung kemih menjadi lebih licin sehingga bakteri lebih sulit menempel.   Jangan Menahan BAK Memang tidak nyaman bila Anda harus terus bolak-balik ke toilet, akan tetapi bila Anda sedang menderita ISK, menahan BAK bukanlah pilihan yang bijak. Hal ini akan membuat bakteri bisa berada semakin lama di dalam kandung kemih Anda, yang dapat memperlambat proses penyembuhan. Mengosongkan kandung kemih dengan BAK akan membuat bakteri di dalam kandung kemih ikut keluar. Selain itu, menahan keinginan BAK juga dapat meningkatkan resiko kambuhnya ISK Anda. Cara lain untuk mencegah kekambuhan ISK adalah bersihkanlah dubur dari arah depan ke belakang dan berkemihlah sebelum dan setelah berhubungan intim.   Jangan Berhubungan Intim Bila Anda sedang menderita ISK dianjurkan untuk tidak berhubungan intim hingga sembuh karena dapat mendorong bakteri dari permukaan vagina masuk ke dalam kandung kemih dan menyebabkan infeksi baru.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 16 Dec 2018    18:00 WIB
Terlalu Banyak Berhubungan Seks Sebabkan Infeksi Saluran Kemih
Apakah Anda baru saja menikah? Bila ya, maka bukan hal yang aneh bila Anda dan pasangan sering berhubungan seks atau bahkan sangat sering, terutama bila Anda sedang berbulan madu. Maka Anda mungkin pernah mengalami infeksi saluran kemih.  Saluran kemih terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Uretra merupakan suatu saluran yang terdapat di antara kandung kemih dan kemaluan. Saat Anda berhubungan seks, bakteri dari vagina dapat masuk ke dalam uretra dan masuk ke dalam kandung kemih yang menyebabkan terjadinya sistitis (infeksi kandung kemih). Saat Anda melakukan banyak hubungan seksual dalam waktu singkat, maka hal ini membuat Anda rentan mengalami infeksi. Bakteri penyebab infeksi kandung kemih ini biasanya merupakan bakteri yang normal terdapat pada kemaluan Anda yang terbawa masuk ke dalam kandung kemih. Infeksi terjadi saat bakteri menempel pada dinding kandung kemih Anda. Untuk mencegah terjadinya hal ini, seorang ahli menyarankan agar Anda menggunakan banyak pelumas untuk mencegah terjadinya luka atau iritasi pada kemaluan yang dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi. Selain itu, berkemih (buang air kecil) sebelum dan setelah berhubungan seksual juga dapat membantu mencegah terjadinya infeksi kandung kemih.  Bila Anda telah mengalami infeksi, maka dokter akan memberikan antibiotika. Akan tetapi, bila Anda sering sekali mengalami infeksi saluran kemih setiap tahunnya, maka akan lebih baik bila Anda memeriksakan diri ke dokter untuk memeriksa keadaan kandung kemih Anda untuk mengetahui apa yang membuat Anda begitu rentan terhadap infeksi. Mengalami infeksi saluran kemih karena berhubungan seksual tidak membuat Anda harus berhenti berhubungan seksual. Anda hanya perlu melakukan beberapa langkah pencegahan dan berkonsultasi dengan dokter Anda bila hal ini sering terjadi.   Sumber: womenshealthmag