Your browser does not support JavaScript!
 27 Jul 2020    18:00 WIB
Cegah Gangguan Jantung Pada Penderita Diabetes Dengan Konsumsi Kayu Manis
Para ahli gizi di Amerika menemukan bahwa rempah-rempah yang mengandung banyak antioksidan dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan berbagai lemak berbahaya di dalam darah, sehingga juga dapat menurunkan resiko terjadinya gangguan jantung pada penderita diabetes. Kadar trigliserida di dalam darah biasanya meningkat setelah seseorang mengkonsumsi makanan tinggi lemak, yang tentu saja dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung. Para peneliti menemukan bahwa mencampurkan sejumlah rempah-rempah yang mengandung banyak antioksidan ke dalam makanan ternyata dapat menurunkan kadar trigliserida hingga 30% dibandingkan dengan hanya mengkonsumsi makanan tersebut saja. Beberapa jenis rempah-rempah yang dimaksud di atas adalah bubuk bawang putih, rosemary, oregano, kayu manis, cengkih, paprika, kunyit, jahe, dan lada hitam. Berbagai penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa kayu manis dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan berbagai jenis lemak darah lainnya. Pada penelitian ini, para peneliti menguji hasil penelitian sebelumnya tersebut dengan menyiapkan makanan pada 2 hari terpisah bagi 6 orang pria yang berusia di antara 30-65 tahun, yang memiliki berat badan berlebih tetapi dengan keadaan kesehatan yang baik. Menu makanan yang dihidangkan selama 2 hari tersebut adalah sama, yaitu terdiri dari ayam, roti, dan biskuit. Yang berbeda di antara makanan tersebut adalah para peneliti menambahkan 2 sendok makan rempah-rempah kaya antioksidan pada salah satu hari. Para peneliti kemudian mengamati para peserta penelitian selama 3 jam setelah makan dan mengambil contoh darah para peserta penelitian setiap 30 menit. Hasil pemeriksaan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas antioksidan di dalam darah hingga 13% setelah para pria mengkonsumsi makanan yang mengandung rempah-rempah tersebut, yang dapat menurunkan resiko terjadinya gangguan jantung dan pembuluh darah serta gangguan kesehatan lainnya yang berhubungan dengan tingginya kadar lemak di dalam darah.     Sumber: newsmaxhealth
 21 Jul 2020    08:00 WIB
9 Tips Untuk Hidup Sehat Walaupun Menderita Diabetes
Mengapa Anda Perlu Mengendalikan Kadar Gula Darah Anda? Diabetes merupakan penyakit kronik yang mempengaruhi proses produksi insulin di dalam tubuh dan bagaimana respon tubuh terhadap insulin tersebut. Insulin merupakan suatu zat kimia yang membuat gula dapat masuk ke dalam sel-sel tubuh Anda dan menyediakan energi bagi proses metabolisme sel. Jika sel-sel tubuh Anda menjadi resisten terhadap insulin atau jika tubuh Anda tidak dapat memproduksi cukup banyak insulin, maka keadaan ini akan menyebabkan terjadinya gangguan pada kesehatan fisik dan mental Anda. Jika keadaan ini terus berlangsung tanpa pengobatan, maka kadar gula darah yang tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya penyakit arteri perifer, kerusakan pada saraf di kaki, penurunan fungsi penglihatan, gagal ginjal, dan penyakit jantung. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips yang dapat membantu Anda menjaga kesehatan tubuh Anda walaupun telah terdiagnosa menderita diabetes.   1.      Ketahui Gejala Hiperglikemia Hiperglikemia merupakan suatu keadaan di mana kadar gula darah di dalam tubuh meningkat melebihi batas normal. Gejala hiperglikemia sebenarnya berbeda-beda di antara orang yang satu dengan yang lainnya dan bahkan dapat berbeda antara serangan hiperglikemia yang satu dengan serangan hiperglikemia lainnya. Walaupun demikian, terdapat beberapa gejala hiperglikemia yang cukup sering ditemukan pada hampir semua orang yang pernah mengalaminya. Beberapa gejala tersebut adalah: Merasa lebih lapar atau lebih haus daripada biasanya Lebih sering buang air kecil daripada biasanya Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil Merasa sangat lelah atau mengantuk atau tidak bertenaga Tidak dapat melihat dengan jelas atau melihat suatu lingkaran putih saat melihat cahaya Sangat penting bagi seorang penderita diabetes untuk menjaga kadar gula darahnya karena kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan saraf di dalam tubuh Anda. Selain itu, gangguan sirkulasi darah juga dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi, gangguan jantung, stroke, kebutaan, amputasi kaki, gangguan ginjal, dan gangguan fungsi seksual.   2.      Batasi Konsumsi Minuman Beralkohol Minuman beralkohol dapat mengganggu kemampuan tubuh Anda untuk memproduksi gula darah. Oleh karena itu, mengkonsumsi terlalu banyak minuman beralkohol dapat menyebabkan kadar gula darah menjadi sangat rendah (hipoglikemia) yang dapat membahayakan jiwa Anda.   3.      Turunkan Berat Badan Memiliki berat badan berlebih dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin, yang membuat kadar gula darah sulit dikendalikan. Selain itu, memiliki berat badan berlebih juga dapat meningkatkan tekanan darah Anda dan meningkatkan resiko terjadinya gangguan ginjal atau stroke. Menurunkan berat badan dapat membantu Anda mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik. Berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk mengetahui program diet mana yang paling tepat bagi Anda.   4.      Siapkan Cemilan Sehat Untuk berjaga-jaga, dianjurkan agar seorang penderita diabetes selalu membawa cemilan sehat untuk mengatasi hipoglikemia, bila terjadi. Pilihlah berbagai jenis makanan yang mengandung 15 gram karbohidrat di setiap porsinya, yaitu gandum, buah, dan sayuran.   5.      Makanan Bebas Gula Bukan Berarti Bebas Karbohidrat dan Kalori Walaupun berbagai jenis makanan bebas gula harus mengandung kurang dari 0.5 gram gula di setiap porsinya, akan tetapi hal ini bukan berarti makanan tersebut bebas dari karbohidrat dan kalori.   6.      Berolahraga Secara Teratur Tahukah Anda bahwa berjalan kaki merupakan salah satu jenis olahraga dan yang cukup bagus pula? Berjalan kaki merupakan olahraga yang aman bagi otot dan persendian Anda dan jarang sekali menyebabkan terjadinya hipoglikemia. Selain itu, berolahraga secara teratur juga dapat membuat tubuh Anda menjadi lebih sensitif terhadap insulin, membantu menurunkan berat badan, dan membantu mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik. Beberapa jenis olahraga lain yang juga dapat menjadi pilihan bagi seorang penderita diabetes adalah berenang, bersepeda, jogging, yoga, dan angkat beban. Akan tetapi, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mulai berolahraga.   7.      Perhatikan Kesehatan Kaki Anda Untuk menjaga kesehatan dan aktivitas harian Anda, maka sangat penting bagi Anda untuk merawat kaki Anda. Kaki Anda sangat rentan terhadap kerusakan saraf akibat diabetes yang Anda alami dan gangguan sirkulasi yang terjadi akibat diabetes. Hal ini akan membuat Anda lebih mudah mengalami luka yang sulit sembuh dan bahkan terinfeksi. Luka yang tidak kunjung sembuh dan malah semakin dalam, akan dapat membuat Anda kehilangan kaki Anda (amputasi). Hal ini tentu saja akan sangat membatasi aktivitas fisik Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda menjaga kesehatan kaki Anda dengan menggunakan sepatu yang nyaman dan sesuai dengan ukuran kaki Anda dan gunakanlah kaos kaki atau stoking untuk mengurangi gesekan antara kaki Anda dengan sepatu. Selain itu, pastikan Anda juga selalu memeriksa keadaan kaki Anda setiap malam untuk mengecek ada tidaknya luka lecet atau iritasi kulit lainnya.   8.      Periksa Kesehatan Mata Anda Secara Teratur Diabetes merupakan penyebab utama kebutaan di Amerika. Akan tetapi, sebenarnya beberapa jenis gangguan mata dapat diobati bila diketahui lebih dini. Salah satu gangguan mata yang paling berat adalah retinopati, sebuah penyakit yang disebabkan oleh perdarahan di bagian belakang mata yang dapat menyebabkan pandangan menjadi kabur dan menimbulkan luka parut permanen pada retina. Selain itu, seorang penderita diabetes juga lebih rentan terhadap katarak dan penglihatan ganda. Oleh karena itu, periksalah kesehatan mata Anda setiap tahun sekali untuk mendeteksi sedini mungkin berbagai gangguan mata yang terjadi.   9.      Perhatikan Kadar Gula Darah Anda Saat Hamil Bila Anda menderita diabetes dan hamil, maka Anda dan bayi Anda pun memiliki resiko kesehatan  yang besar. Bayi-bayi yang dilahirkan dari ibu yang menderita diabetes memilikii resiko yang lebih tinggi untuk mengalami kelainan bawaan dan lahir mati. Akan tetapi, banyak gangguan yang dapat Anda hindari bila Anda mengendalikan kadar gula darah Anda (mendekati nilai normal) sebelum dan selama kehamilan berlangsung. Kadar gula darah ini sangat perlu diperhatikan pada 3 bulan pertama kehamilan (12 minggu pertama) karena pada saat inilah organ-organ bayi sedang dibentuk. Selain itu, menjaga kadar gula darah Anda tetap mendekati batas normal juga dapat menurunkan resiko bayi Anda terlahir dengan sangat besar dan membuat proses persalinan menjadi lebih mudah.   Sumber: sheknows
 20 Jul 2020    11:00 WIB
Apa Saja Gejala Diabetes Pada Anak?
Anak yang memiliki kadar gula darah tinggi mungkin mengalami diabetes, yang membuatnya memerlukan penanganan secepatnya untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi. Di bawah ini terdapat beberapa tanda dan gejala yang menunjukkan tingginya kadar gula darah pada seorang anak.   Sering Haus Bila kadar gula di dalam darah tinggi, maka ginjal akan berusaha untuk mengeluarkan kelebihan gula tersebut dari dalam tubuh dalam bentuk air kemih. Akan tetapi, untuk memproduksi cukup banyak air kemih untuk mengeluarkan kelebihan gula tersebut, ginjal harus menarik cairan dari berbagai jaringan tubuh. Hal ini membuat anak menjadi lebih sering buang air kecil, yang dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi dan anak sering merasa haus.   Sering Lapar Karena tubuh tidak dapat mencerna makanan yang telah dikonsumsi dengan baik, maka anak-anak yang memiliki kadar gula darah yang tinggi juga sering merasa lapar. Rasa lapar merupakan suatu reaksi tubuh untuk memberitahu Anda bahwa tubuh Anda memerlukan kalori untuk bekerja.  Kadar gula darah tinggi tetapi tetap merasa lapar, mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kelebihan gula tersebut lebih banyak dikeluarkan melalui air kemih daripada digunakan untuk sumber energi tubuh.   Penurunan Berat Badan Karena tubuh tidak mampu menggunakan gula yang berada di dalam darah dan tidak dapat menyimpan kelebihan gula dalam bentuk cadangan makanan, maka tubuh akan menggunakan cadangan makanannya, yaitu lemak sebagai sumber tenaga untuk melakukan berbagai aktivitas, yang membuat anak mengalami penurunan berat badan.   Menderita Infeksi Jamur Bila anak Anda sering atau berulang kali mengalami infeksi jamur pada kemaluan (keputihan), maka hal ini juga dapat merupakan penanda tingginya kadar gula darah pada anak, termasuk pada bayi.  Hal ini dikarenakan jamur memerlukan gula sebagai makanannya, yang membuat pertumbuhan jamur menjadi tidak terkendali pada seseorang yang memiliki kadar gula darah tinggi, termasuk pada anak-anak.   Adanya Gula dan Keton Pada Air Kemih Ditemukannya gula dan keton pada air kemih pada saat dokter melakukan pemeriksaan air kemih juga merupakan penanda tingginya kadar gula darah di dalam tubuh seorang anak.  Adanya gula di dalam air kemih menunjukkan bahwa ginjal berusaha untuk mengeluarkan kelebihan gula di dalam darah melalui air kemih. Sedangkan ditemukannya keton di dalam air kemih merupakan penanda tubuh menggunakan lemak untuk menjalankan fungsinya. Keton merupakan suatu produk sampingan dari proses pencernaan lemak menjadi energi.   Sumber: ehow
 14 Jul 2020    08:00 WIB
Apakah Labu Bermanfaat Bagi Penderita Diabetes?
Diabetes merupakan penyakit yang sangat kompleks, dan diabetes sering disebut sebagai pembunuh diam-diam. Ketika kadar gula darah tidak terkontrol, banyak masalah kesehatan yang akan terjadi. Oleh karena itu jenis makanan yang dikonsumsi oleh penderita diabetes sangatlah penting. Makanan yang malalui proses haruslah dihindari sebisa mungkin. Perbanyak konsumsi makanan alami. Jenis makanan seperti brokoli, salmon, sarden adalah beberapa jenis makanan yang harus dimasukkan pada menu diet penderita diabetes. Jadi apakah labu baik untuk penderita diabetes? Ini adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh penderita diabetes. Kabar baiknya adalah labu yang merupakan keluarga cucurbitaceae adalah salah satu jenis makanan yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Makanan lain yang termasuk dalam keluarga cucurbitaceae adalah mentimun dan melon. Ada banyak sekali cara pengolahan labu, bisa dengan steam, panggang, rebus dan bakar. Labu juga sangat disukai dalam bentuk mashed. Selain itu labu juga bisa disajikan dalam bentuk sup, pie dan puree. Labu kaya akan vitamin A dan C, potasium, asam folat dan protein. Selain itu labu juga kaya akan zat besi dan lemak tidak jenuh. Berikut adalah manfaat labu untuk penderita diabetes. Kaya akan vitamin C Vitamin C sangat dibutuhkan untuk mengontrol diabetes melitus, dengan cara menstimulasi keluarnya insulin pada pasien diabetes. Vitamin C merupakan sumber yang baik untuk menstimulasi pengeluaran insulin tubuh dan ketika dikonsumsi secara oral akan sangat membantu mengontrol diabetes.  Zat besi dan lemak tidak jenuh Biji labu sangat kaya akan zat besi dan lemak tidak jenuh yang sangat baik untuk jantung. Inilah alasan mengapa labu sangat baik untuk diabetes. Anda bisa mengkonsumsi biji labu sebagai taburan salad atau sebagai kudapan yang renyah.  Antioksidan Ketika produksi insulin menurun didalam tubuh, hal ini juga bisa mempengaruhi kadar karbohidrat, lemak, protein dan metabolisme. Banyak studi yang membuktikan jika stress oksidatif dapat menyebabkan gangguan metabolik. Karena labu mengandung antioksidan yang tinggi maka labu sangat baik untuk melawan stress oksidatif yang dapat menimbulkan masalah pada penderita diabetes. Asam folat Disfungsi endotelial tang sering terjadi pada penderita diabetes akan menurunkan kadar nitrit oksida didalam tubuh. Asam folat dapat membalikkan proses ini dan memungkinkan asam nitrit didalam endotelial berfungsi dengan baik.   Sumber: boldsky
 30 Jun 2020    11:00 WIB
Sering Buang Air Kecil? Hati-Hati Diabetes Insipidus
Apa diabetes insipidus itu?Diabetes Insipidus adalah suatu keadaan dimana terjadi kekurangan hormon antidiuretik yang menyebabkan rasa haus yang berlebihan (polidipsi) dan pengeluaran sejumlah besar air kemih (poliuri). Diabetes insipidus terjadi akibat penurunan pembentukan hormon antidiuretik (vasopresin), yaitu hormon yang secara alami mencegah pembentukan air kemih yang terlalu banyak. Hormon ini dibuat di hipotalamus, kemudian disimpan dan dilepaskan ke dalam aliran darah oleh hipofisa posterior. Diabetes insipidus juga bisa terjadi jika kadar hormon antidiuretik normal tetapi ginjal tidak memberikan respon yang normal terhadap hormon ini (keadaan ini disebut diabetes insipidus nefrogenik). Apa penyebab dari diabetes insipidus?Diabetes insipidus dapat disebabkan oleh beberapa hal:•  Hipotalamus mengalami kelainan fungsi dan menghasilkan terlalu sedikit hormon antidiuretik •  Kelenjar hipofisa gagal melepaskan hormon antidiuretik ke dalam aliran darah •  Kerusakan hipotalamus atau kelenjar hipofisa akibat pembedahan •  Cedera otak (terutama patah tulang di dasar tengkorak) •  Tumor •  Sarkoidosis atau tuberkulosis •  Aneurisma atau penyumbatan arteri yang menuju ke otak •  Beberapa bentuk ensefalitis atau meningitis•  Histiositosis X (penyakit Hand-Schuller-Christian) Apa saja gejala dari diabetes insipidus?Diabetes insipidus dapat timbul secara perlahan maupun secara tiba-tiba pada segala usia. Seringkali satu-satunya gejala adalah rasa haus dan pengeluaran air kemih yang berlebihan. Sebagai kompensasi hilangnya cairan melalui air kemih, penderita bisa minum sejumlah besar cairan. Jika kompensasi ini tidak terpenuhi, maka dengan segera akan terjadi dehidrasi yang menyebabkan penurunan tekanan darah dan syok. Penderita akan terus berkemih dalam jumlah yang sangat banyak, terutama di malam hari. Apakah pengobatan untuk diabetes insipidus?Diabetes insipidus diobati dengan mengatasi penyebabnya.Vasopresin atau desmopresin asetat (modifikasi dari hormon antidiuretik) bisa diberikan sebagai obat semprot hidung beberapa kali sehari untuk mempertahankan pengeluaran air kemih yang normal. Namun penggunaan obat ini harus hati-hati dan mengikuti petunjuk dokter, karena jika terlalu banyak mengkonsumsi obat ini bisa menyebabkan penimbunan cairan, pembengkakan dan gangguan lainnya. Suntikan hormon antidiuretik diberikan kepada penderita yang akan menjalani pembedahan atau penderita yang tidak sadarkan diri. Kadang diabetes insipidus bisa dikendalikan oleh obat-obatan yang merangsang pembentukan hormon antidiuretik, seperti Chlorpropamide, Carbamazepine, Klofibrat dan berbagai diuretik (Tiazid). Tetapi obat-obat ini tidak dapat meringankan gejala secara total pada diabetes insipidus yang berat. Sumber: heltwell
 19 Jun 2020    16:00 WIB
Terapi dan Pencegahan Hipoglikemia Pada Diabetes
Hipoglikemia merupakan suatu keadaan di mana kadar gula di dalam rendah. Hipoglikemia biasanya baru menunjukkan gejala bila kadar gula di bawah 70 mg/dL. Hipoglikemia dapat disebabkan oleh berbagai hal, terutama oleh obat anti diabetes dan pola makan penderita diabetes. Untuk menentukan diagnosa diabetes dan hipoglikemia, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu dan bila memungkinkan kadar gula darah puasa. Selain itu, periksalah juga kadar gula darah anda secara teratur bila anda menderita diabetes dan mengalami gejala mirip hipoglikemia. Hindari mengkonsumsi karbohidarat sederhana, terutama bila kadar gula darah anda sering turun setiap kali anda mengkonsumi makanan kaya karbohidrat sederahan. Cobalah untuk makan lebih sering dengan porsi kecil. Hal ini dapat membantu menjaga kadar gula darah anda tetap stabil sepanjang hari. Bila anda sering mengalami serangan hipoglikemia di pagi hari saat bangun tidur, makanlah cemilan sebelum anda tidur. Selain itu, konsultasikan kembali mengenai dosis obat anti diabetes atau insulin yang anda gunakan dengan dokter anda bila anda terus mengalami serangan hipoglikemia.   Apa yang Dapat Saya Lakukan Saat Mengalami Serangan Hipoglikemia ? Beberapa hal yang dapat anda lakukan saat mengalami serangan hipoglikemia adalah: Memakan permen Minum minuman manis atau jus buah atau susu Memakan satu sendok makan madu (letakkan di bawah lidah anda agar lebih cepat terserap) Memakan satu sendok makan gula Periksalah kembali kadar gula darah anda 15 menit setelah mengkonsumsi makanan atau minuman manis. Bila gejala tidak membaik dan kadar gula darah anda masih di bawah 70 mg/dL, konsumsilah kembali makanan atau minuman manis tersebut sampai kadar gula darah anda normal kembali. Catatlah kapan dan aktivitas apa yang anda lakukan yang kemudian membuat anda mengalami serangan hipoglikemia. Hal ini dapat membantu dokter dalam menentukan dosis obat anti diabetes anda. Segera hubungi dokter anda bila gejala tidak membaik atau bila serangan hipoglikemia terus berulang dalam 1 minggu. Bila anda mengalami gejala hipoglikemia saat sedang menyetir, segera hentikan kendaraan anda dan konsumsilah makanan yang mengandung gula atau manis. Tunggulah selama 15 menit dan ulangi lagi bila gejala tidak membaik. Sebelum kembali menyetir, makanlah makanan yang mengandung protein dan karbohidrat seperti biskuit kacang atau keju. Selalu siapkan permen, biskuit, atau sumber gula dan protein lainnya di dalam mobil anda.   Pencegahan Hipoglikemia Pada Penderita Diabetes Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya hipoglikemia pada penderita diabetes adalah: Makan secara teratur pada waktu yang telah ditentukan Makan minimal 3 kali sehari dengan cemilan di antara waktu makan Buatlah jadwal makan di mana rentang waktu di antara waktu makan tidak lebih dari 4 atau 5 jam Berolahragalah selama 30 menit sampai 1 jam setelah makan Periksalah dosis obat yang akan anda konsumsi Selalu sediakan permen atau biskuit atau sumber karbohidrat lainnya Periksalah kadar gula darah anda secara teratur   Jika anda sering mengalami gejala hipoglikemia atau mengalaminya beberapa kali dalam 1 minggu dengan aktivitas biasa, segera hubungi dokter anda .  
 12 Jun 2020    16:00 WIB
Tips Mencegah Terjadinya Berbagai Komplikasi Diabetes
1.  Batasi Konsumsi KarbohidratMenderita diabetes bukan berarti anda tidak boleh mengkonsumsi karbohidrat sama sekali. Pilihlah karbohidrat yang lambat dicerna oleh tubuh sehingga membuat tenaga anda lebih stabil. Pilihlah gandum, kacang-kacangan, sayuran, dan buah segar. Seorang dokter spesialis gizi atau seorang ahli gizi dapat membantu mengatur menu makanan anda.2.  Turunkan Berat Badan, Bila PerluJika anda memiliki berat badan berlebih, maka menurunkan beberapa kg dari berat badan anda dapat meningkatkan kerja insulin. Selain itu, menurunkan berat badan juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah, memperbaiki tekanan darah, dan menurunkan kadar kolesterol di dalam darah anda. Kurangilah konsumsi lemak dalam menu makanan anda dengan menghindari makanan yang digoreng atau keripik kentang.3.  Cukup TidurTidur terlalu lama atau kurang tidur dapat meningkatkan nafsu makan anda dan membuat anda sangat ingin mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan meningkatkan resiko terjadinya komplikasi diabetes seperti penyakit jantung. Oleh karena itu, tidurlah 7-8 jam setiap malamnya.4.  BerolahragalahLakukanlah olahraga atau kegiatan yang anda sukai. Berjalan kaki, berdansa, bersepeda, atau berjalan bolak balik saat sedang menelepon dapat menjadi pilihan olahraga anda. Berolahraga dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan menjaga berat badan anda. Selain itu, olahraga juga dapat membantu mengatasi stress dan mungkin juga dapat membantu menurunkan dosis obat anti diabetes.5.  Periksa Kadar Gula Darah Setiap HariPeriksalah kadar gula darah anda setiap hari untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes seperti kerusakan saraf. Selain itu, memeriksa kadar gula darah secara teratur juga dapat membantu anda memahami bagaimana makanan dan aktivitas sehari-hari mempengaruhi kadar gula darah anda serta apakah pengobatan anda berhasil. Dokter anda dapat membantu menentukan target kadar gula darah anda. Semakin dekat kadar gula darah anda dengan kadar gula darah target, maka anda akan merasa semakin sehat.6.  Atasi StressStress dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Atasilah berbagai stress, baik stress fisik maupun mental. Yoga dan meditasi dapat membantu mengurangi rasa stress anda.7.  Kurangi Konsumsi GaramKurangi konsumsi garam dalam makanan anda untuk membantu menurunkan tekanan darah dan melindungi ginjal anda. Sebisa mungkin hindarilah berbagai makanan siap saji atau makanan olahan dan pilihlah berbagai makanan segar. Orang dewasa yang berusia 51 tahun atau lebih, penderita tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit ginjal kronik harus mengurangi konsumsi natriumnya menjadi hanya 1.500 mg (kurang dari setengah sendok teh) setiap harinya.8.  Periksa Berbagai Resiko Penyakit JantungPenyakit jantung merupakan salah satu komplikasi diabetes yang cukup berat dan cukup sering terjadi. Oleh karena itu, periksalah kadar HbA1C sebanyak 2-3 kali setahun untuk mengetahui apakah kadar gula darah anda telah cukup terkendali. Selain itu, periksa juga tekanan darah (targetnya adalah kurang dari 130/80 mmgHg) dan kadar kolesterol (targetnya adalah kadar LDL kurang dari 100 mg/dL, kadar HDL lebih dari 40 mg/dL, dan kadar trigliserida kurang dari 150 mg/dL) anda.9.  Rawat Luka AndaPenderita diabetes memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap infeksi dan memiliki waktu penyembuhan yang lebih lama daripada orang sehat. Oleh karena itu, rawatlah setiap luka pada tubuh anda, termasuk luka lecet sekecil apapun. Bersihkanlah luka anda dengan baik dan oleskan salep antibiotika serta tutup dengan kasa steril. Segera hubungi dokter anda bila luka anda tidak kunjung membaik beberapa hari kemudian. Periksa kaki anda setiap hari dan gunakan pelembab untuk mencegah kulit kaki menjadi kering dan pecah-pecah.10.  Berhenti MerokokPenderita diabetes yang merokok memiliki resiko 2 kali lebih tinggi untuk mengalami kematian dini daripada penderita diabetes yang tidak merokok. Berhenti merokok dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan paru-paru anda, menurunkan tekanan darah, menurunkan resiko terjadinya stroke, serangan jantung, kerusakan saraf, dan penyakit ginjal.11.  Batasi Porsi MakanTidak ada diet khusus untuk penderita diabetes, akan tetapi konsumsilah berbagai makanan sehat seperti berbagai jenis buah beri, ubi, ikan dengan asam lemak omega 3, dan sayuran hijau. Hindari konsumsi lemak jenuh dan lemak trans.12.  Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Secara TeraturPeriksakan kesehatan anda pada dokter anda setidaknya 2-4 kali setiap tahunnya. Bila anda menggunakan insulin atau perlu menyesuaikan dosis obat atau kadar gula darah anda, maka anda dapat menemui dokter anda lebih sering. Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan dan mata secara teratur. Lakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut anda setidaknya 2 kali setahun.Sumber: medicinenet
 23 Apr 2020    13:00 WIB
Efek Samping Suntik Insulin Bagi Penderita Diabetes
Saat ini penyakit diabetes masih sangat sulit disembuhkan. Penyakit diabetes melibatkan peningkatan kadar gula darah dan penurunan produksi dari insulin. Banyak pasien diabetes baik diabetes tipe 1 maupun 2 melakukan suntikan insulin untuk mengontrol kadar gula darah didalam tubuh tetap stabil. Pasien diabetes memerlukan suntikan insulin karena produksi insulin yang terus menerus menurun. Oleh karena itu pasien diabetes memerlukan suntikan insulin untuk menstabilkan kadar gula darah dan tetap sehat. Tetapi terkadang suntikan insulin bisa juga memberikan efek, walaupun jarang terjadi. Berikut adalah beberapa efek dari pasien diabetes. Efek samping suntikan insulin: Penurunan kadar gula darah. Saat Anda mulai menyuntik insulin, maka kadar gula darah Anda akan langsung turun. Penurunan kadar gula darah dapat menimbulkan gejala berkeringat, mual atau nafas yang cepat. Jika kadar gula darah menurun dengan drastis maka bisa menyebabkan pasien pingsan Iritasi kulit atau inflamasi yang disebabkan oleh jarum suntik. Pada pasien yang harus meyuntikkan insulin sebagai pengobatan rutin maka tindakan ini bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit. Ketika kadar gula darah menurun, maka metabolisme juga ikut menurun. Hal ini juga bisa menyebabkan perubahan metabolik pada otak yang bisa menimbulkan gejala kejang. Kondisi ini memang jarang terjadi tetapi memerlukan penanganan dokter segera. Pusing yang disebabkan oleh penurunan kadar gula darah. Otak akan bekerja lebih lambat dan hal ini bisa menimbulkan racun ke tubuh Anda. Hipoglikemia (penurunan kadar gula darah) merupakan efek samping utama saat melakukan suntikan insulin. Terlalu banyak kadar insulin di dalam tubuh juga bisa menyebabkan penurunan tekanan darah. Hal ini bisa menyebabkan kepala pusing, rasa melayang, kelemahan dan denyut jantung meningkat. Pada kasus yang ekstrim, suntikan insulin justru bisa menyebabkan hiperglikemia (peningkatan kadar gula darah). Kondisi tersebut bisa menimbulkan gejala rasa haus berlebihan, sering berkemih dan lemas Untuk beberapa pasien diabetes, suntikan insulin bisa menyebabkan alergi pada kulit dan menimbulkan gejala pembengkakan dan rasa gatal. Efek samping yang sangat jarang terjadi dari penyuntikan insulin adalah muntah, kemerahan di kulit pada daerah sekitar tempat penyuntikan, denyut jantung yang tidak stabil, penurunan konsentrasi. Kontrollah kadar gula darah Anda sealami mungkin dengan membatasi konsumsi makanan yang manis. Pemanis buatan sendiri sebenarnya bisa menimbulkan bahaya. Pastikan Anda menyuntikkan insulin 30 menit sebelum Anda makan. Anda bisa menyuntikkan insulin pada lengan, paha atau perut. Konsultasikan dengan dokter Anda bagaimana cara penyuntikan insulin dengan baik dan benar, juga bagaimana penanganan jika timbul efek samping dari pemberian insulin.  Baca juga: Tips Berolahraga Untuk Membantu Mengatasi Nyeri Saraf Akibat Diabetes Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky
 16 Apr 2020    08:00 WIB
Nutrisi Buah Ara Baik Untuk Diabetes
Kandungan Nutrisi di Dalam Buah AraSetiap 100 gram buah ara mengandung 250 kalori. Buah ara terutama mengandung karbohidrat, kalsium, dan serat. Selain itu, buah ara juga mengandung vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin K, zat besi, magnesium, kalium, fosfor, dan berbagai antioksidan.1.  Mencegah KankerBuah ara mengandung banyak antioksidan, yaitu katekin, rutin, dan asam klorogenik yang dapat menghambat metabolisme sel-sel karsinogenik. Antioksidan ini juga melindungi sel-sel tubuh yang sehat dari efek berbahaya radikal bebas. Banyaknya serat yang terdapat di dalam buah ara telah terbukti dapat menurunkan resiko terjadinya kanker payudara dan kanker usus besar secara signifikan.2.  Menutrisi KulitBuah ara mengandung banyak vitamin C dan vitamin B yang dapat membantu menutrisi dan meremajakan kulit. Buah ara juga mengandung antioksidan yang dapat melindungi kulit dari oksidasi radikal bebas. Kandungan zat antiinflamasi (anti radang) di dalam buah ara dapat mengurangi pembentukan jerawat dan bisul. Asam lemak omega 3 yang terdapat di dalamnya juga dapat digunakan sebagai pelembaba kulit.3.  Menurunkan Kadar KolesterolMengkonsumsi buah ara dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung koroner. Buah ara juga mengandung banyak pektin (serat larut air) yang dapat membantu menyerap dan mengeluarkan kolesterol dari dalam tubuh tanpa mempengaruhi tubuh anda. Mengkonsumsi daun buah ara juga dapat membantu menurunkan kadar trigliserida.4.  Baik Bagi Penderita DiabetesDaun buah ara ternyata bermanfaat bagi penderita diabetes dengan cara menurunkan kebutuhan insulin yang diperlukan untuk menstabilkan kadar gula darah. Selain itu, kalium di dalam daun buah ara juga dapat membantu mengendalikan kada gula darah dan membantu mencegah terjadinya peningkatan kadar gula darah.5.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari buah ara bagi kesehatan anda adalah:•  Membantu mencegah terjadinya degenerasi makula akibat penuaan (karotenoid)•  Menurunkan resiko terjadinya peningkatan tekanan darah dan membantu memperbaiki mood (kalium)•  Teh daun buah ara baik dikonsumsi oleh penderita bronkitis dan asma untuk membantu meredakan gejala serta membantu mengatasi nyeri tenggorokan•  Membantu perkembangan dan menguatkan tulang (kalsium)•  Membantu memperbaiki tulang yang rusak atau retak (fosfor)•  Membantu proses pencernaan dan mencegah sembelit (serat)Sumber: foodtofitness