Your browser does not support JavaScript!
Mengontrol kadar gula darah, diet sehat, olahraga, menjaga berat badan, dan kontrol teratur merupakan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Akan tetapi, yang tidak kalah pentingnya adalah memperhatikan beberapa bagian tubuh lainnya yang seringkali mengalami komplikasi akibat diabetes, seperti kaki, kulit, mata, gusi dan gigi, serta jantung.   Perawatan Kaki Berbagai infeksi atau luka dapat terjadi pada kulit anda, seperti infeksi akibat jamur pada kulit kaki atau kuku jari kaki anda. Begitu juga dengan berbagai luka lecet, kapalan, kulit kering juga sering terjadi. Diperlukan penanganan khusus terhadap berbagai hal di atas pada penderita diabetes. Hal ini disebabkan oleh: Kerusakan saraf yang terjadi dapat membuat anda mati rasa sehingga tidak dapat merasakan nyeri. Hal ini dapat membuat penderita tidak mengetahui bahwa kakinya terluka Aliran darah yang buruk ke kaki membuat luka sulit sembuh atau lama sembuh Penurunan daya tahan tubuh membuat penderita diabetes lebih mudah terkena infeksi Kerusakan saraf pada otot kaki dapat menyebabkan gangguan berjalan. Hal ini membuat anda harus berjalan dengan posisi tertentu yang mungkin dapat membuat kaki anda terluka Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menjaga kesehatan kaki anda adalah: Lakukanlah pemeriksaan terhadap kaki anda setiap harinya. Obati setiap luka yang ada (dapat diolesi dengan salep antibiotik) dan tutup luka tersebut. Bila kulit kaki anda kering dan retak-retak pada bagian tumit, berikan pelembab untuk melembabkan kulit anda. Selalu pakai alas kaki. Gunakan alas kaki dengan ukuran yang sesuai sehingga tidak melukai kaki anda. Kontrol secara teratur ke dokter anda.   Perawatan Kulit Kulit dapat mengalami berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau jamur. Gejala infeksi kulit yang paling sering ditemukan adalah rasa gatal. Pada penderita diabetes, akibat gangguan aliran darah dan penurunan daya tahan tubuh maka luka kecil pada kulit dapat menjadi berat dan luka pun menjadi sulit sembuh. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri sebaiknya diobati dengan salep antibiotika pada daerah kulit yang mengalami infeksi. Infeksi jamur pada kulit biasanya terjadi pada daerah lipatan kulit, seperti di bawah payudara, lipatan paha, lipatan siku, ketiak, di antara jari kaki. Untuk infeksi jamur dapat diberikan obat anti jamur dengan cara mengoleskannya pada daerah kulit yang terinfeksi. Rasa gatal akibat kulit kering dapat diatasi dengan pemberian pelembab untuk melembabkan kulit. Beberapa hal yang dapat anda lakukan adalah: Kontrol kadar gula darah anda Gunakan pelembab pada kulit kering Gunakan bedak untuk mengurangi rasa gatal Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai pengobatan yang tepat bagi infeksi atau gangguan kulit yang anda alami. Bila anda bingung mengenai penyebab gangguan kulit anda atau bila infeksi atau luka tidak juga sembuh, segera hubungi dokter anda untuk memperoleh informasi yang lebih tepat   Perawatan Mata Diabetes yang tidak terkontrol dalam waktu lama seringkali menyebabkan berbagai gangguan pada mata. Berbagai gangguan mata yang sering terjadi adalah: Katarak. Katarak merupakan suatu keadaan di mana lensa mata mengeruh dan mengakibatkan gangguan penglihatan. Katarak dapat terjadi pada setiap orang. Resikonya meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Akan tetapi, bagi penderita diabetes, katarak biasa terjadi pada usia yang lebih muda dan cepat memburuk. Glaukoma. Glaukoma disebabkan oleh gangguan humor aqueous, suatu cairan pada mata. Akibatnya terjadi peningkatan tekanan di dalam mata. Peningkatan tekanan dalam waktu lama dapat menyebabkan kerusakan pada saraf dan pembuluh darah mata yang akhirnya menyebabkan kebutaan. Retinopati. Retinopati terjadi akibat kerusakan pembuluh darah mata. Kelainan ini merupakan salah satu komplikasi diabetes pada mata yang sering terjadi bila kadar gula darah tidak terkontrol dengan baik dan sering menyebabkan kebutaan. Untuk mencegah berbagai komplikasi serius pada mata ini, disarankan agar anda mengontrol kadar gula darah anda dan memeriksakan diri secara teratur dengan dokter anda.   Perawatan Gigi dan Gusi Diabetes menyebabkan anda menjadi sangat rentan terhadap berbagai infeksi. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi juga dapat memperburuk penyakit pada gusi yang anda miliki. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya perdarahan pada gusi dan menyebabkan gusi terlepas dari gigi. Bila hal ini berlanjut, maka anda mungkin memerlukan tindakan pembedahan untuk menjaga keutuhan gigi anda. Berbagai keluhan lainnya yang dapat anda temukan pada gigi dan gusi adalah: Inflamasi atau peradangan pada gusi Luka yang sulit sembuh Mulut terasa kering Mulut atau lidah terasa seperti terbakar Gosoklah gigi anda setelah anda makan. Selain itu, kontrollah kesehatan gigi dan gusi anda secara teratur dengan dokter gigi anda, minimal 2 kali dalam setahun.   Perawatan Jantung Komplikasi diabetes lainnya adalah serangan jantung, gagal jantung, dan stroke. Ketiga komplikasi serius ini seringkali disebabkan oleh gangguan aliran darah yang menuju ke jantung dan otak. Gangguan aliran darah ini biasanya disebabkan oleh adanya penyumbatan pada pembuluh darah yang diakibatkan oleh penumpukkan lemak pada dinding pembuluh darah, sehingga arteri mengeras (arterosklerosis). Lemak dapat menempel pada dinding pembuluh darah disebabkan oleh kerusakan pada dinding pembuluh darah yang diakibatkan oleh tingginya kadar gula darah. Pencegahan terbaik yang dapat anda lakukan adalah dengan mengontrol kadar gula darah, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol total anda. Untuk itu, diperlukan kontrol teratur, kepatuhan minum obat diabetes dan tekanan darah, serta perubahan gaya hidup berupa olahraga teratur, diet sehat tinggi serat dan rendah lemak, serta berhentilah merokok. Sumber: webmd
Ada lebih dari 7 juta penderita diabetes di Indonesia saat ini, dan banyak dari mereka tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit ini.Diabetes mellitus dibagi menjadi dua jenis, yaitu:1. Diabetes melitus tipe 1, yakni diabetes mellitus yang disebabkan oleh kurangnya produksi insulin oleh pancreas.2. Diabetes melitus tipe 2, yang disebabkan oleh resistensi insulin, sehingga penggunaan insulin oleh tubuh menjadi tidak efektif. Diabetes tipe 2 dapat dicegah, dan semakin awal didiagnosa, semakin baik prognosis untuk mencegah komplikasi dari diabetes. Diabetes disebut pembunuh tersembunyi karena banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengidapnya.Berikut adalah 8 tanda-tanda peringatan diabetes: Lebih sering buang air kecil dan lebih sering merasa haus. Saat ginjal bekerja lebih untuk menyingkirkan ekstra gula dalam darah, gula ekstra akan menyerap lebih banyak air dalam tubuh sehingga membuat Anda lebih sering buang air kecil. Semakin sering Anda buang air kecil, semakin Anda merasa haus. Selalu lapar dan mengidam karbohidrat. Gula tidak dapat masuk ke dalam sel-sel Anda karena diabetes sehingga membuat Anda merasa lapar dan menginginkan karbohidrat untuk memberikan dorongan energi yang cepat. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dan merasa lelah. Karena sel-sel tidak bisa mendapatkan energi dari makanan, tubuh mulai memecah otot dan lemak untuk energi sehingga menyebabkan penurunan berat badan dan membuat Anda merasa lelah. Masalah kulit. Penggelapan kulit di area ketiak dan leher, penyembuhan luka yang lambat disebabkan oleh terlalu banyak gula dalam sistem kekebalan tubuh dapat menjadi tanda-tanda diabetes. Infeksi kelamin. Bakteri berkembang dalam lingkungan yang banyak gula sehingga menyebabkan sering infeksi jamur dan infeksi saluran kemih. Penglihatan kabur. Ekstra gula dapat menuju ke mata dan merubah bentuk lensa dan mata Mati rasa, kesemutan, nyeri di tangan dan kaki. Ini semua adalah tanda-tanda bahwa saraf sedang dirusak oleh diabetes. Tekanan darah tinggi. Tekanan darah dapat disebabkan oleh banyak faktor dan terkait dengan banyak penyakit, tetapi biasanya ada pada pada penderita diabetes. Jika Anda memiliki salah satu dari gejala di atas, konsultasilah ke dokter penyakit dalam/internis untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan apakah Anda mempunyai risiko diabetes atau sudah mengidap diabetes.Tingkat gula darah normal adalah dibawah 126mg/dl (puasa) atau dibawah 200mg/dl (tidak puasa).  
Diabetes adalah kondisi dimana kadar gula darah meningkat sangat tinggi. Pengobatan reguler dari diabetes mencakup pengobatan insulin untuk mengatur kadar gula darah. Sebenarnya ada cara alami untuk mengobati diabetes dengan menggunakan bahan-bahan alami yang tersedia di rumah. Artikel berikut ini akan membahas bahan alami apa saja yang dapat digunakan untuk mengendalikan diabetes.   Teh hijauKandungan antioksidan didalam teh hijau dapat menurunkan kadar glukosa didalam darah, mengatur kadar kolesterol dan juga memperkuat imunitas tubuh. Selain itu teh hijau juga diperkaya oleh potasium, vitamin C, fluorine, vitamin B dan elemen yodium yang dapat membantu memerangi diabetes.   BawangMengkonsumsi bawang mentah dapat membantu pankreas memproduksi insulin untuk mengatur kadar gula darah didalam tuuh. Perasan air bawang juga efektif untuk mengendalikan diabetes tipe 1. Anda dapat menghancurkan bawang kemudian menyaring dan mengambil airnya saja atau Anda dapat mengirisnya dan masukkan irisan bawang tersebut pada segelas air. Konsumsilah campuran tersebut setiap hari.   Cuka apelPara ahli menyarankan untuk menurunkan kadar gula darah sampai 50% dengan mengkonsumsi dua sendok teh cuka apel sebelum makan. Cuka apel mempunyai manfaat yang luar biasa untuk mempertahankan kadar gula darah tubuh tetap stabil bahkan sehabis makan.   FanugreekRasa pahit dari benih fanugreek dapat memerangi penyebab dari diabetes. Anda dapat mengkonsumsi bubuk fanigreek setiap pagi atau Anda bisa merendam benih fanugreek didalam air, biarkan semalaman dan minumlah airnya keesokan paginya. Sumber: healthmeup
Pada sebuah penelitian yang sangat kecil, para peneliti mengamati para atlit dewasa yang menderita diabetes tipe 1. Pada penelitian yang dilakukan di tahun 2010 ini, para peneliti mengamati 5 orang atlit dewasa yang menderita diabetes tipe 1, yang rata-rata berusia 38 tahun, yang membutuhkan beberapa kali suntikan insulin setiap harinya. Pada penelitian ini, para peserta penelitian diminta untuk menyuntikkan insulin bersamaan dengan waktu makan. Dua jam setelah makan, para atlit ini diminta untuk mengkonsumsi 5 mg/kgBB kafein atau plasebo yang terdapat di dalam sebuah minuman. Para peserta penelitian kemudian diminta untuk beristirahat selama 30 menit. Setelah itu, peserta penelitian diminta untuk berolahraga selama 40 menit. Percobaan ini dilakukan 2 kali sehingga para peneliti memiliki semua data dari peserta penelitian, baik saat mereka mengkonsumsi kafein atau plasebo untuk mengetahui apakah para peserta penelitian membutuhkan tambahan suplemen glukosa saat berolahraga. Para peneliti kemudian menemukan bahwa saat para peserta penelitian mengkonsumsi kafein, mereka tidak membutuhkan tambahan suplemen glukosa. Sedangkan saat para peserta penelitian mengkonsumsi plasebo, kadar gula darah mereka menjadi sangat rendah saat berolahraga dan membuat mereka membutuhkan tambahan suplemen glukosa. Karena pada penelitian ini jumlah peserta penelitian sangat sedikit dan jumlah kafein yang digunakan cukup tinggi, maka para peneliti mengatakan bahwa masih dibutuhkan lebih lanjut dengan jumlah peserta penelitian yang lebih banyak dan jumlah kafein yang lebih sedikit. Berdasarkan hasil penelitian ini, para peneliti mengatakan bahwa saat seorang penderita diabetes tipe 1 berolahraga di luar rencana dan tidak dapat mengurangi dosis insulin yang digunakan, maka kafein dapat membantu mengurangi kebutuhan kalori sehingga dapat mencegah terjadinya hipoglikemia. Sumber: diabetescare
Para ahli gizi di Amerika menemukan bahwa rempah-rempah yang mengandung banyak antioksidan dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan berbagai lemak berbahaya di dalam darah, sehingga juga dapat menurunkan resiko terjadinya gangguan jantung pada penderita diabetes. Kadar trigliserida di dalam darah biasanya meningkat setelah seseorang mengkonsumsi makanan tinggi lemak, yang tentu saja dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung. Para peneliti menemukan bahwa mencampurkan sejumlah rempah-rempah yang mengandung banyak antioksidan ke dalam makanan ternyata dapat menurunkan kadar trigliserida hingga 30% dibandingkan dengan hanya mengkonsumsi makanan tersebut saja. Beberapa jenis rempah-rempah yang dimaksud di atas adalah bubuk bawang putih, rosemary, oregano, kayu manis, cengkih, paprika, kunyit, jahe, dan lada hitam. Berbagai penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa kayu manis dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan berbagai jenis lemak darah lainnya. Pada penelitian ini, para peneliti menguji hasil penelitian sebelumnya tersebut dengan menyiapkan makanan pada 2 hari terpisah bagi 6 orang pria yang berusia di antara 30-65 tahun, yang memiliki berat badan berlebih tetapi dengan keadaan kesehatan yang baik. Menu makanan yang dihidangkan selama 2 hari tersebut adalah sama, yaitu terdiri dari ayam, roti, dan biskuit. Yang berbeda di antara makanan tersebut adalah para peneliti menambahkan 2 sendok makan rempah-rempah kaya antioksidan pada salah satu hari. Para peneliti kemudian mengamati para peserta penelitian selama 3 jam setelah makan dan mengambil contoh darah para peserta penelitian setiap 30 menit. Hasil pemeriksaan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas antioksidan di dalam darah hingga 13% setelah para pria mengkonsumsi makanan yang mengandung rempah-rempah tersebut, yang dapat menurunkan resiko terjadinya gangguan jantung dan pembuluh darah serta gangguan kesehatan lainnya yang berhubungan dengan tingginya kadar lemak di dalam darah.     Sumber: newsmaxhealth
Mengapa Anda Perlu Mengendalikan Kadar Gula Darah Anda? Diabetes merupakan penyakit kronik yang mempengaruhi proses produksi insulin di dalam tubuh dan bagaimana respon tubuh terhadap insulin tersebut. Insulin merupakan suatu zat kimia yang membuat gula dapat masuk ke dalam sel-sel tubuh Anda dan menyediakan energi bagi proses metabolisme sel. Jika sel-sel tubuh Anda menjadi resisten terhadap insulin atau jika tubuh Anda tidak dapat memproduksi cukup banyak insulin, maka keadaan ini akan menyebabkan terjadinya gangguan pada kesehatan fisik dan mental Anda. Jika keadaan ini terus berlangsung tanpa pengobatan, maka kadar gula darah yang tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya penyakit arteri perifer, kerusakan pada saraf di kaki, penurunan fungsi penglihatan, gagal ginjal, dan penyakit jantung. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips yang dapat membantu Anda menjaga kesehatan tubuh Anda walaupun telah terdiagnosa menderita diabetes.   1.      Ketahui Gejala Hiperglikemia Hiperglikemia merupakan suatu keadaan di mana kadar gula darah di dalam tubuh meningkat melebihi batas normal. Gejala hiperglikemia sebenarnya berbeda-beda di antara orang yang satu dengan yang lainnya dan bahkan dapat berbeda antara serangan hiperglikemia yang satu dengan serangan hiperglikemia lainnya. Walaupun demikian, terdapat beberapa gejala hiperglikemia yang cukup sering ditemukan pada hampir semua orang yang pernah mengalaminya. Beberapa gejala tersebut adalah: Merasa lebih lapar atau lebih haus daripada biasanya Lebih sering buang air kecil daripada biasanya Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil Merasa sangat lelah atau mengantuk atau tidak bertenaga Tidak dapat melihat dengan jelas atau melihat suatu lingkaran putih saat melihat cahaya Sangat penting bagi seorang penderita diabetes untuk menjaga kadar gula darahnya karena kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan saraf di dalam tubuh Anda. Selain itu, gangguan sirkulasi darah juga dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi, gangguan jantung, stroke, kebutaan, amputasi kaki, gangguan ginjal, dan gangguan fungsi seksual.   2.      Batasi Konsumsi Minuman Beralkohol Minuman beralkohol dapat mengganggu kemampuan tubuh Anda untuk memproduksi gula darah. Oleh karena itu, mengkonsumsi terlalu banyak minuman beralkohol dapat menyebabkan kadar gula darah menjadi sangat rendah (hipoglikemia) yang dapat membahayakan jiwa Anda.   3.      Turunkan Berat Badan Memiliki berat badan berlebih dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin, yang membuat kadar gula darah sulit dikendalikan. Selain itu, memiliki berat badan berlebih juga dapat meningkatkan tekanan darah Anda dan meningkatkan resiko terjadinya gangguan ginjal atau stroke. Menurunkan berat badan dapat membantu Anda mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik. Berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk mengetahui program diet mana yang paling tepat bagi Anda.   4.      Siapkan Cemilan Sehat Untuk berjaga-jaga, dianjurkan agar seorang penderita diabetes selalu membawa cemilan sehat untuk mengatasi hipoglikemia, bila terjadi. Pilihlah berbagai jenis makanan yang mengandung 15 gram karbohidrat di setiap porsinya, yaitu gandum, buah, dan sayuran.   5.      Makanan Bebas Gula Bukan Berarti Bebas Karbohidrat dan Kalori Walaupun berbagai jenis makanan bebas gula harus mengandung kurang dari 0.5 gram gula di setiap porsinya, akan tetapi hal ini bukan berarti makanan tersebut bebas dari karbohidrat dan kalori.   6.      Berolahraga Secara Teratur Tahukah Anda bahwa berjalan kaki merupakan salah satu jenis olahraga dan yang cukup bagus pula? Berjalan kaki merupakan olahraga yang aman bagi otot dan persendian Anda dan jarang sekali menyebabkan terjadinya hipoglikemia. Selain itu, berolahraga secara teratur juga dapat membuat tubuh Anda menjadi lebih sensitif terhadap insulin, membantu menurunkan berat badan, dan membantu mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik. Beberapa jenis olahraga lain yang juga dapat menjadi pilihan bagi seorang penderita diabetes adalah berenang, bersepeda, jogging, yoga, dan angkat beban. Akan tetapi, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mulai berolahraga.   7.      Perhatikan Kesehatan Kaki Anda Untuk menjaga kesehatan dan aktivitas harian Anda, maka sangat penting bagi Anda untuk merawat kaki Anda. Kaki Anda sangat rentan terhadap kerusakan saraf akibat diabetes yang Anda alami dan gangguan sirkulasi yang terjadi akibat diabetes. Hal ini akan membuat Anda lebih mudah mengalami luka yang sulit sembuh dan bahkan terinfeksi. Luka yang tidak kunjung sembuh dan malah semakin dalam, akan dapat membuat Anda kehilangan kaki Anda (amputasi). Hal ini tentu saja akan sangat membatasi aktivitas fisik Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda menjaga kesehatan kaki Anda dengan menggunakan sepatu yang nyaman dan sesuai dengan ukuran kaki Anda dan gunakanlah kaos kaki atau stoking untuk mengurangi gesekan antara kaki Anda dengan sepatu. Selain itu, pastikan Anda juga selalu memeriksa keadaan kaki Anda setiap malam untuk mengecek ada tidaknya luka lecet atau iritasi kulit lainnya.   8.      Periksa Kesehatan Mata Anda Secara Teratur Diabetes merupakan penyebab utama kebutaan di Amerika. Akan tetapi, sebenarnya beberapa jenis gangguan mata dapat diobati bila diketahui lebih dini. Salah satu gangguan mata yang paling berat adalah retinopati, sebuah penyakit yang disebabkan oleh perdarahan di bagian belakang mata yang dapat menyebabkan pandangan menjadi kabur dan menimbulkan luka parut permanen pada retina. Selain itu, seorang penderita diabetes juga lebih rentan terhadap katarak dan penglihatan ganda. Oleh karena itu, periksalah kesehatan mata Anda setiap tahun sekali untuk mendeteksi sedini mungkin berbagai gangguan mata yang terjadi.   9.      Perhatikan Kadar Gula Darah Anda Saat Hamil Bila Anda menderita diabetes dan hamil, maka Anda dan bayi Anda pun memiliki resiko kesehatan  yang besar. Bayi-bayi yang dilahirkan dari ibu yang menderita diabetes memilikii resiko yang lebih tinggi untuk mengalami kelainan bawaan dan lahir mati. Akan tetapi, banyak gangguan yang dapat Anda hindari bila Anda mengendalikan kadar gula darah Anda (mendekati nilai normal) sebelum dan selama kehamilan berlangsung. Kadar gula darah ini sangat perlu diperhatikan pada 3 bulan pertama kehamilan (12 minggu pertama) karena pada saat inilah organ-organ bayi sedang dibentuk. Selain itu, menjaga kadar gula darah Anda tetap mendekati batas normal juga dapat menurunkan resiko bayi Anda terlahir dengan sangat besar dan membuat proses persalinan menjadi lebih mudah.   Sumber: sheknows
Anak yang memiliki kadar gula darah tinggi mungkin mengalami diabetes, yang membuatnya memerlukan penanganan secepatnya untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi. Di bawah ini terdapat beberapa tanda dan gejala yang menunjukkan tingginya kadar gula darah pada seorang anak.   Sering Haus Bila kadar gula di dalam darah tinggi, maka ginjal akan berusaha untuk mengeluarkan kelebihan gula tersebut dari dalam tubuh dalam bentuk air kemih. Akan tetapi, untuk memproduksi cukup banyak air kemih untuk mengeluarkan kelebihan gula tersebut, ginjal harus menarik cairan dari berbagai jaringan tubuh. Hal ini membuat anak menjadi lebih sering buang air kecil, yang dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi dan anak sering merasa haus.   Sering Lapar Karena tubuh tidak dapat mencerna makanan yang telah dikonsumsi dengan baik, maka anak-anak yang memiliki kadar gula darah yang tinggi juga sering merasa lapar. Rasa lapar merupakan suatu reaksi tubuh untuk memberitahu Anda bahwa tubuh Anda memerlukan kalori untuk bekerja.  Kadar gula darah tinggi tetapi tetap merasa lapar, mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kelebihan gula tersebut lebih banyak dikeluarkan melalui air kemih daripada digunakan untuk sumber energi tubuh.   Penurunan Berat Badan Karena tubuh tidak mampu menggunakan gula yang berada di dalam darah dan tidak dapat menyimpan kelebihan gula dalam bentuk cadangan makanan, maka tubuh akan menggunakan cadangan makanannya, yaitu lemak sebagai sumber tenaga untuk melakukan berbagai aktivitas, yang membuat anak mengalami penurunan berat badan.   Menderita Infeksi Jamur Bila anak Anda sering atau berulang kali mengalami infeksi jamur pada kemaluan (keputihan), maka hal ini juga dapat merupakan penanda tingginya kadar gula darah pada anak, termasuk pada bayi.  Hal ini dikarenakan jamur memerlukan gula sebagai makanannya, yang membuat pertumbuhan jamur menjadi tidak terkendali pada seseorang yang memiliki kadar gula darah tinggi, termasuk pada anak-anak.   Adanya Gula dan Keton Pada Air Kemih Ditemukannya gula dan keton pada air kemih pada saat dokter melakukan pemeriksaan air kemih juga merupakan penanda tingginya kadar gula darah di dalam tubuh seorang anak.  Adanya gula di dalam air kemih menunjukkan bahwa ginjal berusaha untuk mengeluarkan kelebihan gula di dalam darah melalui air kemih. Sedangkan ditemukannya keton di dalam air kemih merupakan penanda tubuh menggunakan lemak untuk menjalankan fungsinya. Keton merupakan suatu produk sampingan dari proses pencernaan lemak menjadi energi.   Sumber: ehow
Diabetes merupakan penyakit yang sangat kompleks, dan diabetes sering disebut sebagai pembunuh diam-diam. Ketika kadar gula darah tidak terkontrol, banyak masalah kesehatan yang akan terjadi. Oleh karena itu jenis makanan yang dikonsumsi oleh penderita diabetes sangatlah penting. Makanan yang malalui proses haruslah dihindari sebisa mungkin. Perbanyak konsumsi makanan alami. Jenis makanan seperti brokoli, salmon, sarden adalah beberapa jenis makanan yang harus dimasukkan pada menu diet penderita diabetes. Jadi apakah labu baik untuk penderita diabetes? Ini adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh penderita diabetes. Kabar baiknya adalah labu yang merupakan keluarga cucurbitaceae adalah salah satu jenis makanan yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Makanan lain yang termasuk dalam keluarga cucurbitaceae adalah mentimun dan melon. Ada banyak sekali cara pengolahan labu, bisa dengan steam, panggang, rebus dan bakar. Labu juga sangat disukai dalam bentuk mashed. Selain itu labu juga bisa disajikan dalam bentuk sup, pie dan puree. Labu kaya akan vitamin A dan C, potasium, asam folat dan protein. Selain itu labu juga kaya akan zat besi dan lemak tidak jenuh. Berikut adalah manfaat labu untuk penderita diabetes. Kaya akan vitamin C Vitamin C sangat dibutuhkan untuk mengontrol diabetes melitus, dengan cara menstimulasi keluarnya insulin pada pasien diabetes. Vitamin C merupakan sumber yang baik untuk menstimulasi pengeluaran insulin tubuh dan ketika dikonsumsi secara oral akan sangat membantu mengontrol diabetes.  Zat besi dan lemak tidak jenuh Biji labu sangat kaya akan zat besi dan lemak tidak jenuh yang sangat baik untuk jantung. Inilah alasan mengapa labu sangat baik untuk diabetes. Anda bisa mengkonsumsi biji labu sebagai taburan salad atau sebagai kudapan yang renyah.  Antioksidan Ketika produksi insulin menurun didalam tubuh, hal ini juga bisa mempengaruhi kadar karbohidrat, lemak, protein dan metabolisme. Banyak studi yang membuktikan jika stress oksidatif dapat menyebabkan gangguan metabolik. Karena labu mengandung antioksidan yang tinggi maka labu sangat baik untuk melawan stress oksidatif yang dapat menimbulkan masalah pada penderita diabetes. Asam folat Disfungsi endotelial tang sering terjadi pada penderita diabetes akan menurunkan kadar nitrit oksida didalam tubuh. Asam folat dapat membalikkan proses ini dan memungkinkan asam nitrit didalam endotelial berfungsi dengan baik.   Sumber: boldsky
Apa diabetes insipidus itu?Diabetes Insipidus adalah suatu keadaan dimana terjadi kekurangan hormon antidiuretik yang menyebabkan rasa haus yang berlebihan (polidipsi) dan pengeluaran sejumlah besar air kemih (poliuri). Diabetes insipidus terjadi akibat penurunan pembentukan hormon antidiuretik (vasopresin), yaitu hormon yang secara alami mencegah pembentukan air kemih yang terlalu banyak. Hormon ini dibuat di hipotalamus, kemudian disimpan dan dilepaskan ke dalam aliran darah oleh hipofisa posterior. Diabetes insipidus juga bisa terjadi jika kadar hormon antidiuretik normal tetapi ginjal tidak memberikan respon yang normal terhadap hormon ini (keadaan ini disebut diabetes insipidus nefrogenik). Apa penyebab dari diabetes insipidus?Diabetes insipidus dapat disebabkan oleh beberapa hal:•  Hipotalamus mengalami kelainan fungsi dan menghasilkan terlalu sedikit hormon antidiuretik •  Kelenjar hipofisa gagal melepaskan hormon antidiuretik ke dalam aliran darah •  Kerusakan hipotalamus atau kelenjar hipofisa akibat pembedahan •  Cedera otak (terutama patah tulang di dasar tengkorak) •  Tumor •  Sarkoidosis atau tuberkulosis •  Aneurisma atau penyumbatan arteri yang menuju ke otak •  Beberapa bentuk ensefalitis atau meningitis•  Histiositosis X (penyakit Hand-Schuller-Christian) Apa saja gejala dari diabetes insipidus?Diabetes insipidus dapat timbul secara perlahan maupun secara tiba-tiba pada segala usia. Seringkali satu-satunya gejala adalah rasa haus dan pengeluaran air kemih yang berlebihan. Sebagai kompensasi hilangnya cairan melalui air kemih, penderita bisa minum sejumlah besar cairan. Jika kompensasi ini tidak terpenuhi, maka dengan segera akan terjadi dehidrasi yang menyebabkan penurunan tekanan darah dan syok. Penderita akan terus berkemih dalam jumlah yang sangat banyak, terutama di malam hari. Apakah pengobatan untuk diabetes insipidus?Diabetes insipidus diobati dengan mengatasi penyebabnya.Vasopresin atau desmopresin asetat (modifikasi dari hormon antidiuretik) bisa diberikan sebagai obat semprot hidung beberapa kali sehari untuk mempertahankan pengeluaran air kemih yang normal. Namun penggunaan obat ini harus hati-hati dan mengikuti petunjuk dokter, karena jika terlalu banyak mengkonsumsi obat ini bisa menyebabkan penimbunan cairan, pembengkakan dan gangguan lainnya. Suntikan hormon antidiuretik diberikan kepada penderita yang akan menjalani pembedahan atau penderita yang tidak sadarkan diri. Kadang diabetes insipidus bisa dikendalikan oleh obat-obatan yang merangsang pembentukan hormon antidiuretik, seperti Chlorpropamide, Carbamazepine, Klofibrat dan berbagai diuretik (Tiazid). Tetapi obat-obat ini tidak dapat meringankan gejala secara total pada diabetes insipidus yang berat. Sumber: heltwell
Hipoglikemia merupakan suatu keadaan di mana kadar gula di dalam rendah. Hipoglikemia biasanya baru menunjukkan gejala bila kadar gula di bawah 70 mg/dL. Hipoglikemia dapat disebabkan oleh berbagai hal, terutama oleh obat anti diabetes dan pola makan penderita diabetes. Untuk menentukan diagnosa diabetes dan hipoglikemia, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu dan bila memungkinkan kadar gula darah puasa. Selain itu, periksalah juga kadar gula darah anda secara teratur bila anda menderita diabetes dan mengalami gejala mirip hipoglikemia. Hindari mengkonsumsi karbohidarat sederhana, terutama bila kadar gula darah anda sering turun setiap kali anda mengkonsumi makanan kaya karbohidrat sederahan. Cobalah untuk makan lebih sering dengan porsi kecil. Hal ini dapat membantu menjaga kadar gula darah anda tetap stabil sepanjang hari. Bila anda sering mengalami serangan hipoglikemia di pagi hari saat bangun tidur, makanlah cemilan sebelum anda tidur. Selain itu, konsultasikan kembali mengenai dosis obat anti diabetes atau insulin yang anda gunakan dengan dokter anda bila anda terus mengalami serangan hipoglikemia.   Apa yang Dapat Saya Lakukan Saat Mengalami Serangan Hipoglikemia ? Beberapa hal yang dapat anda lakukan saat mengalami serangan hipoglikemia adalah: Memakan permen Minum minuman manis atau jus buah atau susu Memakan satu sendok makan madu (letakkan di bawah lidah anda agar lebih cepat terserap) Memakan satu sendok makan gula Periksalah kembali kadar gula darah anda 15 menit setelah mengkonsumsi makanan atau minuman manis. Bila gejala tidak membaik dan kadar gula darah anda masih di bawah 70 mg/dL, konsumsilah kembali makanan atau minuman manis tersebut sampai kadar gula darah anda normal kembali. Catatlah kapan dan aktivitas apa yang anda lakukan yang kemudian membuat anda mengalami serangan hipoglikemia. Hal ini dapat membantu dokter dalam menentukan dosis obat anti diabetes anda. Segera hubungi dokter anda bila gejala tidak membaik atau bila serangan hipoglikemia terus berulang dalam 1 minggu. Bila anda mengalami gejala hipoglikemia saat sedang menyetir, segera hentikan kendaraan anda dan konsumsilah makanan yang mengandung gula atau manis. Tunggulah selama 15 menit dan ulangi lagi bila gejala tidak membaik. Sebelum kembali menyetir, makanlah makanan yang mengandung protein dan karbohidrat seperti biskuit kacang atau keju. Selalu siapkan permen, biskuit, atau sumber gula dan protein lainnya di dalam mobil anda.   Pencegahan Hipoglikemia Pada Penderita Diabetes Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya hipoglikemia pada penderita diabetes adalah: Makan secara teratur pada waktu yang telah ditentukan Makan minimal 3 kali sehari dengan cemilan di antara waktu makan Buatlah jadwal makan di mana rentang waktu di antara waktu makan tidak lebih dari 4 atau 5 jam Berolahragalah selama 30 menit sampai 1 jam setelah makan Periksalah dosis obat yang akan anda konsumsi Selalu sediakan permen atau biskuit atau sumber karbohidrat lainnya Periksalah kadar gula darah anda secara teratur   Jika anda sering mengalami gejala hipoglikemia atau mengalaminya beberapa kali dalam 1 minggu dengan aktivitas biasa, segera hubungi dokter anda .