Your browser does not support JavaScript!
Waspada Para Wanita, Inilah Penyebab Wanita Sulit Hamil
Waspada Para Wanita, Inilah Penyebab Wanita Sulit Hamil

Hampir semua pasangan yang menikah ingin memiliki momongan. Mungkin Anda bertanya-tanya kenapa ada wanita yang cepat hamil namun ada yang belum memiliki momongan sampai sekarang.
Membahas mengenai kehamilan memang suatu hal yang kompleks. Mudah atau tidaknya seorang wanita hamil bisa disebabkan oleh beberapa hal. Untuk membantu Anda mencari tahu semua alasan tersebut ayo disimak ulasan dibawah ini.
Berikut ini adalah alasan mengapa wanita sulit hamil:

1.      Kerusakan pada saluran tuba.
Hal ini merupakan penyebab kemandulan hampir 30%. Ketika ada kerusakan pada saluran tuba, terjadi penyumbatan pada saluran tuba sehingga mencegah sel sperma mencapai sel telur dan mencegah sel telur ke arah rahim, hal ini menyebabkan terjadinya kemandulan. 

2.      Anemia atau kadar sel darah merah berkurang
Saat seorang wanita kekurangan zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah dapat mengalami gangguan kesuburan. Hal ini menyebabkan terbentuknya sel telur yang tidak baik dan menghambat terjadinya kehamilan sampai 60% dibandingkan mereka para wanita yang memiliki asupan zat besi yang cukup.

3.      Gangguan tiroid.
Hipotiroid dapat menyebabkan berbagai gangguan reproduksi, mulai dari perkembangan seksual yang abnormal, ketidakteraturan menstruasi dan infertilitas.

4.      Endometriosis
Hampir sekitar 30-50% wanita yang mengalami endometriosis mengalami kemandulan. Biasanya dilakukan pengobatan sebelum terjadinya konsepsi dapat membantu mengatasi masalah ini.

5.      TBC di genital
Saat terjadinya infeksi kuman TBC di paru-paru, kemungkinan tubuh dapat melawan sumber infeksi ini. Namun apabila tidak disembuhkan dengan benar, hal ini dapat membahayakan karena kuman TBC ini yang mungkin hanya tidur namun tidak dimatikan, dapat aktif kembali dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Kuman TBC ini dapat menginfeksi organ tubuh yang dilaluinya, salah satunya adalah alat reproduksi dan saat kuman menginfeksi alat reproduksi. Hal inilah yang dapat menyebabkan terjadinya kemandulan.

6.      Gunakan pelumas.
Penggunaan pelumas terlalu sering dapat mengganggu pergerakan sel sperma dalam mencapai sel telur. Pelumas berbahan dasar air biasanya mengandung gliserin (yang telah terbukti menjadi racun bagi sperma) dan propilen glikol. Kedua bahan ini bersifat hiperosmotik sehingga menyebabkan kerusakan permanen sel sperma dan mengganggu pergerakan sperma.

7.      Menopause dini
Pada orang yang mengalaimi menopause dini tentu menjadi sulit untuk memiliki anak. Karena tidak terproduksi lagi sel telurnya.

8.      Suami infertil
Ada 1 dari setiap 5 pasangan yang tidak memiliki momongan, karena sang pria infertil. Diperkirakan bahwa 1 dari 20 orang memiliki beberapa jenis masalah kesuburan dimana jumlah sperma yang kurang dari normal.

9.      Pilihan gaya hidup yang buruk.
Diet dan gizi buruk adalah alasan lain untuk pria dan wanita mengalami infertilitas

10.  Stres atau gangguan hormonal.
Menurut peneliti, wanita dengan yang sibuk bekerja biasanya mengalami stres tinggi sehingga terjadi gangguan hormonal. Hal ini dapat mengganggu proses reproduksi.

11.  Infeksi saluran kemih
Sekitar 35% wanita dengan masalah infertilitas ternyata menderita infeksi saluran kemih.

12.  Menstruasi yang tidak teratur
Biasanya seorang wanita yang mengalami memstruasi yang tidak teratur memiliki masalah pada pematangan sel telur.

13.  Kehidupan seksual yang buruk
Kehidupan seksual yang buruk bisa membuat wanita merasa stres, tidak tenang, sulit mencapai klimaks dan tidak rileks saat melakukan hubungan. Hal ini membuat para pria sulit untuk mencapai “target” dalam menghamili pasangan.

14.  Emosional terganggu.
Penelitian telah menyimpulkan bahwa stres, depresi dan kecemasan dapat menurunkan kesuburan wanita.

15.  Merokok, konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang
Merokok merusak sperma, membuat mereka cenderung sulit untuk membuahi

16.  Kurang tidur, perjalanan panjang dan mengemudi.
Kurang tidur juga dapat mengganggu kesuburan. Tidur memiliki pengaruh yang kuat pada sistem hormonal tubuh, yang mengontrol siklus wanita dan mengatur ovulasi.

17.  Gangguan sistem kekebalan.
Fungsi kekebalan tubuh yang abnormal dapat mempengaruhi kesuburan serta risiko keguguran. Untuk wanita yang memiliki gangguan kekebalan tubuh memerlukan pengobatan agar dia bisa hamil dan perawatan dalam mencegah terjadinya keguguran. Wanita yang menderita Asma, penyakit kencing manis atau gagal ginjal biasanya bisa mengalami infertilitas.

18.  Pencemaran lingkungan.
Menurut Jurnal Environmental Health Perspectives, "Polutan seperti biphenyls perchlorinated (PCB), senyawa industri dan pestisida ini dapat menurunkan kemampuan pasangan 'untuk memiliki anak hingga 29%."
Untuk membantu agar Anda dan pasangan cepat memiliki momongan maka terapkan pola hidup yang sehat, periksakan kondisi kesehatan Anda dan konsultasi agar cepat memiliki momongan.

Baca juga: Tips Cepat Memiliki Momongan

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang

Sumber: indiatimes

Editor Dokter.id
Oct 07  -  5 min read