Your browser does not support JavaScript!
Waspada Konsumsi Gula Penyebab Kanker
Waspada Konsumsi Gula Penyebab Kanker

Jumlah pasien yang berobat ke rumah sakit karena penyakit gangguan metabolik yang berhubungan dengan konsumsi gula atau makanan olahan secara berlebihan mengalami peningkatan. Termasuk rumah sakit kanker.

Untuk dapat berkembang sel-sel kanker membutuhkan glukosa, karbohidrat yang Anda konsumsi akan diubah menjadi glukosa dalam tubuh Anda. Otto Warburg menerima Hadiah Nobel tahun 1934 untuk penelitiannya mengenai fisiologi sel kanker. Dikatakan sel-sel kanker membutuhkan lebih banyak gula untuk dapat berkembang.

Laporan terbaru yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperkirakan tingkat kanker di seluruh dunia meningkat sebesar 57 persen dalam dua dekade mendatang. Namun dalam laporan tersebut juga mencatat bahwa setengah dari semua jenis kanker dapat dicegah dan dapat dihindari jika pengetahuan medis saat ini ditindaklanjuti. Dengan melakukan diet dan olahraga makan ini akan menjadi strategi yang tepat untuk pencegahan kanker.  

Oleh karena itu apabila Anda mengurangi konsumsi gula dan makanan olahan dalam jangka panjang maka akan sangat berpengaruh pada kesehatan Anda. Bahkan dalam penatalaksanaan kanker dengan seseorang melakukan diet yang baik juga akan berpengaruh.

Seperti diet ketogenik, diet tinggi lemak sehat dan rendah gula terbukti berpengaruh pada perkembangan kesehatan pasien kanker dan sekarang ini mulai banyak dilakukan penelitian yang mencari tahu hubungan antara diet ketogenik dengan kasus kanker. Dengan diet ketogenik dikatakan dapat membantu mengatasi adanya gangguan produksi insulin.

Sumber: articlesmercola

Editor Dokter.id
Feb 12  -  2 min read