Your browser does not support JavaScript!
Viral! Ini Penyebab Penonton Motogp Di Mandalika Buang Sampah Sembarangan
Viral! Ini Penyebab Penonton MotoGP di Mandalika Buang Sampah Sembarangan

MotoGP baru-baru ini diselenggarakan untuk pertama kalinya di Mandalika, Indonesia. Banyak yang telah menjadi sorotan warganet, mulai dari aksi pawang hujan hingga yang baru ini adalah foto yang memperlihatkan sampah yang berserakan di area penonton.

Hal ini diketahui oleh munculnya sebuah cuitan di Twitter dari seorang petugas kebersihan MotoGP Mandalika. "Capek banget jadi petugas kebersihan MotoGP Mandalika. Penontonnya ninggalin barang aneh-aneh lagi," cuit pemilik akun @Muhammad_Getar.

Tak hanya mencuitkan sebuah kata-kata, pemilik akun tersebut pun turut membagikan foto dari sampah-sampah yang berserakan sebagai penguat kebenaran dari perkataan yang dituliskannya. Meski tak merasa marah, namun Muhammad merasa kecewa atas sikap penonton dalam menjaga kebersihan.

Lantas, apa penyebab orang membuang sampah sembarangan?

Dikutip dari Detik, tindakan membuang sampah sembarangan tidaklah termasuk ke dalam masalah gangguan kejiwaan, melainkan berkaitan dengan pengaruh sosial yang memengaruhi suatu perilaku. Meski demikian, hal ini menunjukkan kondisi mental seseorang yang kurang baik lantaran hilangnya empati dan rasa peduli pada lingkungan sekitar.

"Pandangan kamu terhadap lingkungan memengaruhi bagaimana kamu mendekati pembuangan sampah. Seberapa besar kamu percaya bahwa suatu daerah memiliki pemandangan yang indah, dan seberapa besar kamu peduli dengan daerah tersebut, juga memengaruhi seberapa besar kemungkinan orang membuang sampah sembarangan," jelas Lee Chambers psikolog lingkungan dikutip dari Yorkshire Post.

Tak hanya itu, kebiasaan membuang sampah sembarangan juga terpengaruh melalui sejumlah budaya, nilai, hingga norma. Dalam kasus MotoGP Mandalika, kebiasaan membuang sampah tersebut dapat disebut juga sebagai "picnic effect". "Ini (membuang sampah sembarangan) juga diperkuat oleh orang-orang yang bepergian ke luar komunitas mereka, ke tempat-tempat yang kurang mereka pedulikan," jelas psikolog tersebut.

Dikutip dari laman Conserve Energy Future, penelitian telah membuktikan adanya keterkaitan antara keberadaan sampah di suatu area tertentu dan pembuangan sampah yang disengaja di tempat tersebut.

Penelitian menunjukkan bahwa ketika seseorang melihat sampah menumpuk di suatu tempat, itu memberinya kesan bahwa itu adalah tempat yang tepat untuk membuang sampah. Dalam kebanyakan kasus, itu terjadi secara tidak disengaja maupun disengaja.

Digital Dokterid
Mar 22  -  2 min read