Your browser does not support JavaScript!
Vaginitis, Infeksi Pada Vagina
Vaginitis, Infeksi pada Vagina

Apa itu vaginitis ? Ini ialah infeksi yang terjadi pada vagina dalam wujud keputihan. Data menunjukan bahwa 7 dari 10 wanita pernah mengalami keputihan karena area kewanitaan yang tidak terjaga kebersihannya, dan 5 % mengalami infeksi berulang. Apa dampaknya?

Kondisi ini bisa membuat kamu tidak nyaman beraktivitas, tidak percaya diri sampai aktivitas seksual jadi terganggu.

Seperti dikutip dari Herworld menurut Educator & Trainer Mundipharma Indonesia, dr. Mery Sulastri, banyak wanita yang memiliki keluhan keputihan, hanya mengira keputihan itu hanya satu jenis saja.

Padahal keputihan ada tiga jenisnya, yakni jamur, trikomonas, dan bakteri. Dan tiga jenis sumber keputihan memunculkan keluhan yang berbeda, dan berbeda pula cara mengatasinya. Berikut penjelasannya.

Keputihan akibat bakteri

Keputihan karena bakteri biasanya muncul bau amis dan muncul bau tak sedap. Jika di bawa ke aktivitas seksual akan memunculkan rasa nyeri.

Keputihan akibat jamur

Ini hal yang sudah umum dirasakan wanita. Ciri keputihan yang diakibatkan jamur ialah warna putih susu, kental, dan disertai dengan gatal yang dominan. Jenis keputihan ini biasanya muncul karena wanita kurang menjaga kebersihan Miss V-nya.

Keputihan akibat trikomonas

Trikomoniasis ialah penyakit menular seksual yang muncul karena paparan bernama Trichomonas vaginalis. 70 % penderita tidak muncul gejala apapun. Dan yang khas dari keputihan trikomonas itu warna keputihan kuning kehijauan.

Keputihan apa yang paling banyak wanita alami? Keputihan akibat bakteri, kata dokter Merry. Hal itu bisa terjadi karena area kelembapan di area yang tinggi. 

"Biasanya, saat sedang haid tuh. Kan gampang banget lembap area Miss V. Efeknya, bikin muncul bau yang tak sedap," jelasnya.

Baca juga: Otot Vagina Kencang, Hati-hati Vaginismus

Jan 12  -  2 min read