Your browser does not support JavaScript!
Sebabkan Wabah Salmonella, Cokelat Kinder Surprise Terpaksa Ditarik
Sebabkan Wabah Salmonella, Cokelat Kinder Surprise Terpaksa Ditarik

Perusahaan cokelat Ferrero menarik sejumlah batch telur Kinder Surprise terkait dengan salmonella, kata Badan Standar Makanan (FSA). Ferrero mengatakan cokelat yang terkena dampak salmonella diproduksi di Belgia, dan penarikan dapat diperluas ke negara lain.

Melansir dari Evening Standard,penarikan ini disebabkan oleh potensi wabah salmonella dengan adanya  sejumlah kasus yang berdampak pada anak kecil. Investigasi yang dipimpin oleh UK Health Security Agency (UKHSA), Public Health Scotland, Public Health Walles, dan Public Health Agency Northern Ireland menemukan hubungan antara kasus yang dilaporkan dari keracunan salmonella di seluruh Inggris dengan coklat Kinder Surprise.

 "Ferrero telah menarik batch pilihan dari telur Kinder Surprise karena kemungkinan munculnya salmonella. Jika anda membeli produk tersebut, jangan dimakan. Sebaliknya, mohon untuk menghubungi Ferrero untuk memperoleh pengembalian uang secara penuh," cuit akun Twitter UKHSA.

Mengutip dari Wakefield Express, batch produk Kinder Surprise merupakan produk satuan (20g) dan multipak (20g x 3) dengan kadaluarsa antara 11 Juli 2022 dan 7 Oktober 2022. FSA mengatakan bahwa gejala yang disebabkan oleh salmonella biasanya meliputi demam, diare, dan kram pada perut bagian bawah.

Apa itu salmonella?

Melansir CDC, salmonella merupakan bakteri yang biasanya ditemukan di beragam jenis makanan, termasuk ayam, daging sapi, babi, telur, buah-buahan, sayur-sayuran, dan bahkan makanan olahan. Sejumlah orang kemungkinan mengalami infeksi dan penyakit yang serius yang disebabkan oleh salmonella.

Gejala salmonella biasanya muncul dalam 12 hingga 96 jam setelah terpapar. Infeksi salmonella umumnya dapat disembuhkan dalam 5-7 hari.

Orang-orang tertentu lebih rentan terinfeksi salmonella yang serius. Orang-orang ini termasuk anak-anak yang kurang dari 5 tahun, orang dewasa yang berusia 65 tahun ke atas, dan orang-orang yang sistem kekebalannya melemah karena kondisi medis tertentu (seperti diabetes, penyakit hati atau ginjal, dan kanker) atau perawatan mereka.

 

Digital Dokterid
Apr 06  -  2 min read