Your browser does not support JavaScript!
Ini Dia 3 Cara Untuk Hamil Tanpa Berhubungan Intim…
Ini Dia 3 Cara Untuk Hamil Tanpa Berhubungan Intim…

Pada zaman modern seperti sekarang ini, berhubungan intim tampaknya bukan lagi satu-satunya cara untuk membuat seorang wanita menjadi hamil. Bila Anda dan pasangan tidak juga berhasil memperoleh momongan dengan cara alami, di bawah ini Anda dapat melihat beberapa pilihan lain untuk mendapatkan anak yang sangat Anda dambakan.
 

1.      Inseminasi Intrauterin (IUI)
Dengan melakukan inseminasi intrauterin, sperma dipertemukan dengan sel telur di dalam rahim Anda. Dokter akan menggunakan semacam kateter untuk memasukkan sperma ke daam rahim Anda melalui vagina dan leher rahim. Selain itu, dokter biasanya akan meminta Anda untuk berbaring selama 10 menit setelah tindakan. Setelah proses ini Anda mungkin akan mengalami sedikit kram, tetapi Anda sudah boleh melakukan aktivitas harian Anda.
 
Baca juga: Apakah Vaksin Hepatitis Boleh Diberikan Pada Wanita Hamil?
 
2.      In Vitro Fertilization (IVF)
Sebagian besar pasangan yang sulit memiliki anak dengan cara alami dan sudah tidak memiliki pilihan lain biasanya akan beralih pada in vitro fertilization (IVF). Untuk melakukan tindakan ini Anda dan pasangan biasanya harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kandungan yang memang mengkhususkan diri dengan masalah fertilisasi (kesuburan).
Tindakan ini biasanya akan dilakukan di ruangan steril. Sebelumnya, dokter biasanya akan memberikan Anda sejumlah obat-obatan (yang mungkin memiliki beberapa efek samping seperti mual dan pingsan) untuk membantu menstimulasi produksi sel telur. Kemudian, dokter akan mengambil sel telur tersebut dengan jarum kecil melalui rongga pelvis dan mempertemukannya dengan sperma di laboratorium. Setelah penyatuan sperma dan sel telur ini berkembang menjadi embrio, maka embrio ini akan diletakkan kembali ke dalam rahim Anda melalui kateter.
Walaupun sebagian besar wanita tidak mengalami keluhan apa pun, akan tetapi sejumlah wanita dapat mengalami kram ringan setelah tindakan inseminasi.
 
3.      Ibu Pengganti
Jika Anda tidak dapat melakukan kedua tindakan di atas karena alasan apa pun, ada 1 lagi pilihan yang dapat Anda coba, yaitu mencari ibu pengganti. Dokter biasanya akan menggunakan metode IVF untuk meletakkan embrio di dalam rahim ibu pengganti pilihan Anda. Jadi, bayi tersebut tidak ada hubungan sama sekali dengan sang ibu pengganti (dalam hal genetik). Pada dasarnya Anda seperti sedang "meminjam" rahim sang ibu pengganti.
 
Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.
 
Sumber: womenshealthmag

Editor Dokter.id
Mar 28  -  3 min read