Your browser does not support JavaScript!
Hamil Saat Berusia 36 Tahun, Kenapa Tidak?
Hamil Saat Berusia 36 Tahun, Kenapa Tidak?

Khawatir bayi anda tidak sehat bila hamil di usia lebih dari 35 tahun? Tidak perlu khawatir. Sekarang ini banyak wanita sehat yang hamil di usia lebih dari 35 tahun melahirkan bayi-bayi yang sehat. Akan tetapi, bukan berarti anda tidak memerlukan perhatian lebih saat hamil. Pemeriksaan rutin selama kehamilan anda, dapat membantu anda dan bayi anda tetap sehat.



CARA MENINGKATKAN KESEHATAN BAYI ANDA

Pemeriksaan Kehamilan Secara Teratur

Kontrol  kehamilan dini dan teratur dapat membantu anda dan bayi anda tetap sehat. 8 minggu  pertama kehamilan merupakan saat penting perkembangan bayi anda. Wanita yang berusia di atas 35 tahun dan hamil membutuhkan pengawasan lebih dikarenakan meningkatnya resiko berbagai komplikasi kehamilan, seperti diabetes gestasional dan preeklampsia.
Pemeriksaan yang biasa dilakukan saat kontrol kehamilan adalah pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan urin, dan kadar gula darah. Dengan pemeriksaan dini dan teratur, dokter anda dapat mengetahui munculnya komplikasi, sehingga dapat segera ditangani.

Konsumsi Asam Folat

Sebaiknya, semua wanita usia produktif mengkonsumsi setidaknya 400 mcg (maksimal 1.000 mcg) asam folat setiap harinya. Konsumsi asam folat setiap harinya sebelum dan selama 3 bulan pertama kehamilan dapat mencegah kelainan bawaan pada otak dan saraf bayi. Hal ini terutama penting diketahui oleh wanita yang hamil di usia lebih dari 35 tahun, karena meningkatnya resiko mempunyai bayi dengan kelainan bawaan.



CARA MENURUNKAN RESIKO KOMPLIKASI KEHAMILAN

Jaga Kondisi Kesehatan Anda

Memperhatikan kesehatan ibu selama hamil juga merupakan salah satu hal yang penting. Dengan ibu yang sehat, maka bayi anda pun akan lebih sehat lagi. Selain itu, jangan lupa untuk mengontrol kesehatan gigi anda ke dokter gigi untuk mengurangi resiko kelahiran prematur atau berat badan lahir bayi anda rendah.

Menu Makanan Sehat

Selama hamil, makanlah berbagai jenis makanan, mulai dari sayuran dan buah-buahan, gandum, kacang-kacangan, daging, dan berbagai produk susu rendah lemak. Anda sebaiknya mengkonsumsi 4 gelas susu kaya kalsium setiap harinya selama hamil untuk menjaga kesehatan gigi dan tulang anda selama hamil.
Selain itu, jangan lupa untuk mengkonsumsi makanan tinggi asam folat seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, hati, dan buah-buahan.

Perhatikan Berat Badan Anda

Anda harus berkonsultasi dengan dokter anda mengenai seberapa banyak kenaikan berat badan yang diperbolehkan untuk anda. Bila anda mempunyai berat badan ideal, kenaikan berat badan yang disarankan adalah sekitar 12-17 kg selama kehamilan. Bila berat badan anda sedikit berlebih, maka kenaikan berat badan yang diperbolehkan adalah sekitar 8-12 kg selama kehamilan. Namun bila anda menderita obesitas, maka kenaikan berat badan yang diperbolehkan adalah sekitar 6-10 kg selama kehamilan.

Dengan memperhatikan kenaikan berat badan anda, anda dapat mencegah kelahiran prematur dan berbagai komplikasi kehamilan lainnya seperti tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan preeklampsia dan peningkatan kadar gula darah yang dapat menyebabkan diabetes selama kehamilan, yang nantinya dapat meningkatkan resiko anda menderita diabetes.

Olahraga

Siapa bilang wanita hamil tidak boleh berolahraga? Dengan sedikit mengurangi atau memodifikasi pola olahraga anda, maka anda tetap diperbolehkan berolahraga selama hamil, tentunya dengan terlebih dahulu menkonsultasikan menu olahraga anda dengan dokter anda. Olahraga dapat membuat anda tetap sehat, bersemangat, menghilangkan stress, dan menjaga berat badan anda selama kehamilan.

Berhenti Merokok dan Minum Alkohol

Semua wanita hamil diharuskan untuk berhenti merokok dan minum alkohol. Mengkonsumsi alkohol selama kehamilan dapat meningkatkan resiko bayi anda menderita kelainan fisik maupun mental. Merokok dapat meningkatkan resiko berat badan lahir rendah, terutama pada wanita hamil yang berusia di atas 35 tahun. Berhenti merokok juga dapat mencegah terjadinya preeclampsia.



Bila selama hamil dan menyusui anda diharuskan meminum obat-obatan tertentu, jangan lupa untuk terlebih dahulu menanyakan kepada dokter anda obat apa yang boleh dan tidak boleh anda konsumsi selama hamil dan menyusui.

 

 

Eko Siswanto
May 04  -  4 min read