Your browser does not support JavaScript!
Fenomena Selfie Mendorong Orang Melakukan Operasi Plastik?
Fenomena Selfie Mendorong Orang Melakukan Operasi Plastik?

Para ahli bedah plastik mengatakan semakin banyak pasien yang ingin melakukan operasi plastik dan hal ini disebabkan karena perkembangan media sosial dan munculnya tren "selfie".

Sebagai jawaban survey yang dilakukan oleh the American Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgery, satu dari tiga ahli bedah plastik dilaporkan mengalami peningkatan permintaan operasi plastik di wajah dari pasien yang ingin tampil lebih baik di media sosial. Para dokter melaporkan antara tahun 2012-1013 mereka mengalami peningkatan 10% untuk tindakan bedah hidung, 7% peningkatan untuk transplantasi rambut dan 6% untuk kelopak mata.

Media sosial seperti Instagram, Snapchat dan the iphone app Selfie.im lebih mementingkan penampilan perorangan memaksa pasien mengamati wajahnya lebih seksama, bahkan mengkritik diri sendiri lebih tajam daripada sebelumnya. Image yang muncul ini menjadi sangat penting orang-orang muda karena berdasarkan image ini mereka menilai prospek pertemanan, ketertarikan romantis dan hubungan kerja.

Karena itu pasien-pasien tersebut ingin mendapatkan image terbaik yang bisa mereka lakukan.
58% dari dokter bedah plastik yang disurvey mengatakan mereka mengalami peningkatan pasien dengan usia dibawah 30 tahun yang ingin melakukan bedah plastik wajah dan juga suntikan kecantikan.

Wanita tetap menjadi konsumen bedah plastik paling utama. Terhitung sebanyak 81% dari seluruh prosedur operasi dan suntikan dilakukan oleh wanita. Tetapi jumlah pasien pria juga mengalami peningkatan dan mereka menjadi lebih tertarik untuk mengetahui tentang prosedur bedah plastik. Jika para wanita menginginkan tindakan pengencangan wajah dan mata, para pria tertarik untuk menjaga rambut mereka dan bagaimana cara menghilangkan kerutan.



Sumber: cbsnews

Eko Siswanto
Dec 02  -  2 min read