Your browser does not support JavaScript!
Ereksi Selama 17 Jam! Luar Biasa Atau Bencana?
Ereksi Selama 17 Jam! Luar Biasa Atau Bencana?

Dapat mencapai dan mempertahankan ereksi untuk waktu yang cukup lama dan membuat pasangan Anda merasa sangat puas mungkin merupakan impian bagi hampir setiap pria di dunia, akan tetapi apa yang terjadi bila ereksi terus berlangsung selama 17 jam seperti yang dialami oleh seorang pria di Inggris?

Jason Garnett mengalami ereksi yang tidak terduga. Ia mengalami ereksi yang terus berlangsung selama 17 jam. Ia bercerita bahwa semuanya berawal ketika ia bangun dan mengalami ereksi yang tidak juga menghilang, akan tetapi pada saat itu ia tidak terlalu memikirkannya.

Setelah sekitar 8 jam, ia pun memberitahu teman sekamarnya mengenai masalah yang dihadapinya dan menyadari bahwa ada sesuatu yang salah dengan dirinya.

Garnett pun kemudian dilarikan ke rumah sakit dan didiagnosa menderita priapismus, suatu kondisi yang jarang terjadi di mana ereksi berlangsung lebih lama daripada yang seharusnya. 

Ereksi terjadi saat suatu keadaan atau kejadian tertentu menyebabkan terjadinya perubahan aliran darah di dalam penis seorang pria. Setelah itu, terdapat suatu mekanisme tertentu yang menyebabkan terjadinya perubahan aliran darah di dalam penis dan menghentikan ereksi. Akan tetapi, pada beberapa orang pria, mekanisme ini sepertinya terlewatkan sehingga ereksi terus berlangsung.

Berbeda dengan kebanyakan asumsi, tidak semua orang yang mengalami priapismus mengalami nyeri yang tak tertahankan, yang membuat mereka enggan pergi ke dokter. Jadi kapan ereksi membuat Anda harus mengunjungi seorang dokter? Bila ereksi Anda terjadi tanpa adanya rangsangan seksual yang memadai, maka dianjurkan agar Anda segera menghubungi dokter Anda untuk mencari tahu penyebabnya. 

Untuk mengatasi priapismus, dokter biasanya akan mengeluarkan darah dari dalam penis dengan menggunakan jarum suntik. Selain itu, dokter juga dapat memberikan obat untuk mengurangi pembengkakan. Jika keduanya tidak berhasil, maka dokter akan melakukan suatu tindakan pembedahan untuk mengeluarkan kelebihan darah di dalam penis tersebut.

Karena gangguan ini dan pengobatannya dapat mempengaruhi kemampun ereksi Anda di masa yang akan datang, maka sangatlah penting bagi seorang pria yang mengalami gangguan ini untuk segera mencari pertolongan medis.

Walaupun banyak pria merasa malu untuk datang ke rumah sakit karena ereksi yang tidak juga menghilang, akan tetapi terlambatnya pertolongan yang diberikan juga dapat mempengaruhi tindakan apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan ini. Bila gangguan ini telah berlangsung lebih dari 4 jam, maka kemungkinan keberhasilan penanganan priapismus tanpa perlu melakukan tindakan pembedahan pun semakin menipis, yang berarti dokter kemungkinan besar memerlukan tindakan pembedahan untuk mengatasi priapismus tersebut bila gangguan ini telah berlangsung selama lebih dari 4 jam.

Selain itu, pastikan Anda menghindari hubungan seks bila ereksi Anda tidak juga menghilang dalam waktu beberapa jam, karena hubungan seks tidak dapat membantu mengatasi gangguan ini.

 

 

Sumber: womenshealthmag

Editor Dokter.id
Oct 31  -  3 min read