Your browser does not support JavaScript!
Dilarang Baper! Ini Tata Tertib Friends With Benefits
Dilarang Baper! Ini Tata Tertib Friends With Benefits

Friends With Benefits (FWB) mungkin terkesan sederhana karena hanya melibatkan hal-hal yang bersifat praktis, bukan perasaan. Namun kenyataannya, banyak orang yang menghindari hubungan jenis ini karena alih-alih menyenangkan, FWB malah membuat orang terjebak dalam perasaan yang menyakitkan.

Nah, untuk meminimalisasi hal-hal tersebut, ada beberapa 'tata tertib' yang perlu dipatuhi supaya kamu tidak makan hati. Simak yuk!

Sepakati Apa yang Kalian Cari

Kamu harus terbuka dengan pasangan FWB-mu mengenai apa yang kamu cari. Apabila sepakat, maka hubungan akan dilanjutkan, dan sebaliknya. Keduanya juga harus terbuka dalam hal kompromi satu sama lain.

Biarkan Mengalir Apa Adanya

Jangan berusaha mengontrol apa pun dalam hubungan kamu, dan jadilah lebih waspada jika ia yang berusaha mengontrolnya. Jika ia berusaha menerapkan aturan seberapa sering kalian bisa bertemu atau hal apa saja yang bisa kamu lakukan bersama, mungkin barulah kamu bisa membicarakan mengenai status hubungan kalian.

Jangan Berharap Lebih!

FWB bukanlah batu loncatan untuk menjalin relasi yang lebih. Jadi, jangan berharap untuk mendapatkan relasi pacaran meski sebenarnya tidak menutup kemungkinan untuk menjalin hubungan lebih. Kuncinya, ketika kamu mulai jatuh cinta dengan pasangan FWB-mu, bicarakan baik-baik. Di situ kamu akan tahu apakah hubungan tersebut akan berpindah ke relasi yang lebih serius, atau malah diakhiri.

Gak Boleh Posesif!

Pastikan informasi yang terbuka. Beri tahu dia jika kamu sedang dekat dengan pria lain. Ingat, dia bukan kekasihmu! Jadi dia tak berhak untuk cemburu. Hal yang sama berlaku juga untuk kamu. "Teman" spesial ini bebas untuk pergi dan mendekati siapapun yang ia sukai.

Bagaimana Mengakhiri Hubungan

Mungkin sulit untuk membayangkan akhir dari suatu hubungan, tetapi tidak bisa dimungkiri bahwa hubungan ini hanya berlangsung sementara, tidak berlangsung selamanya. Sepakati akhir dari hubungan tersebut, apakah ketika salah satu mendapatkan tambatan hati, dalam waktu tertentu, atau apa pun itu.

Secara garis besar, memiliki FWBbisa jadi hal yang sangat menguntungkan, kalau kamu sudah tahu persis apa yang kamu cari dari hubungan ini. Jika ternyata kalian menemukan kecocokan dan merasa nyaman dengan satu sama lain, then it's great - kalian bisa "mengubah" statusnya menjadi pasangan. Tapi jika kalian hanya mencari "kesenangan" dan hubungan yang ringan tanpa ikatan apa pun dikarenakan satu dan lain hal, maka ini juga bisa jadi semacam "terapi" yang baik. HAVE FUN!

Baca juga: Tips Agar Tidak Mudah Cemburu

Sumber: Kumparan

Dipo Hartono
Jan 01  -  3 min read