Your browser does not support JavaScript!
Bersepeda Tingkatkan Resiko Terjadinya Kanker Prostat, Benarkah?
Bersepeda Tingkatkan Resiko Terjadinya Kanker Prostat, Benarkah?

Karena banyaknya pertanyaan mengenai apakah benar bersepeda dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker prostat dan disfungsi ereksi, maka para peneliti pun memulai suatu penelitian dengan menganalisa data dari 5.282 pria yang senang bersepeda dan berusia di antara 16-88 tahun.

Para peserta penelitian yang rata-rata berusia 48 tahun tersebut mengatakan bahwa mereka biasanya bersepeda secara teratur. Beberapa di antara peserta penelitian menggunakan sepeda untuk pergi ke kantor, beberapa peserta lainnya mengikuti lomba balap sepeda, dan beberapa orang lainnya hanya bersepeda untuk tujuan rekreasi.

Para peneliti kemudian menemukan bahwa di antara semua penelitian, sekitar 8% nya mengalami disfungsi ereksi, 1% di antaranya mengalami kemandulan dan 1% lainnya mengalami kanker prostat.

Akan tetapi, walaupun angka kejadian disfungsi ereksi lebih tinggi dibandingkan dengan kemandulan dan kanker prostat, para peneliti justru tidak menemukan adanya hubungan antara terjadinya disfungsi ereksi dengan bersepeda. Para peneliti juga tidak menemukan adanya hubungan antara bersepeda dengan kemandulan.

Berbeda dengan disfungsi ereksi, berapa lama waktu yang dihabiskan untuk bersepeda ternyata memiliki hubungan langsung dengan peningkatan resiko terjadinya kanker prostat. Para peneliti menemukan bahwa orang yang bersepeda lebih dari 8.5 jam setiap minggunya memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita kanker prostat, yaitu 6 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan pria lain yang hanya menghabiskan waktu selama 4 jam atau kurang untuk bersepeda setiap minggunya.

Walaupun demikian, bersepeda tetap merupakan suatu pilihan olahraga yang baik, karena dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan otot.

Berdasarkan hasil penelitian ini, para peneliti mengatakan bahwa peningkatan resiko terjadinya kanker prostat ini perlu diwaspadai oleh orang yang bersepeda lebih sering daripada biasanya.

 

 

Sumber: askmen

Sep 03  -  2 min read