Your browser does not support JavaScript!
Apakah Pemeriksaan Usg Berbahaya Bagi Bayi?
Apakah Pemeriksaan USG Berbahaya Bagi Bayi?

Anda tentunya telah mengetahui bahwa setiap wanita hamil harus melakukan pemeriksaan USG perut untuk mengetahui bagaimana keadaan bayinya dan bahkan apa yang sedang dilakukan oleh sang bayi di dalam kandungan ibunya.

Walaupun sebenarnya pemeriksaan USG ini hanya boleh dilakukan untuk tujuan medis, akan tetapi sekarang ini telah tersedia suatu tempat di mana Anda dapat menonton “siaran” atau rekaman video USG sehingga Anda dan keluarga dapat melihat apa yang sedang dilakukan oleh bayi Anda di dalam kandungan.

Karena banyak sekali tempat yang tidak menggunakan tenaga ahli seperti dokter untuk melakukan pencitraan USG ini, maka hal ini dapat membuat ibu dan bayi terpapar oleh banyak gelombang energi USG yang tidak diperlukan, yang mungkin dapat berdampak negatif terhadap kesehatan bayi di dalam kandungan.

Walaupun saat ini para ahli masih tidak memiliki terlalu banyak bukti yang menunjukkan pengaruh berbahaya dari paparan gelombang energi USG terhadap bayi di dalam kandungan, akan tetapi BPOM Amerika mengatakan bahwa akan lebih bila pemeriksaan USG dilakukan oleh seorang tenaga medis professional, yaitu dokter.

Hal ini dikarenakan USG dapat sedikit memanaskan jaringan tubuh dan pada beberapa kasus juga dapat memicu terbentuknya lubang-lubang kecil pada beberapa jaringan tubuh tertentu.

Karena efek jangka panjang dari pemanasan jaringan dan adanya lubang pada jaringan tubuh masih tidak diketahui, maka BPOM Amerika mengatakan bahwa pemeriksaan USG sebaiknya hanya dilakukan untuk tujuan medis dan oleh petugas terlatih.

Sampai saat ini belum ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa pemeriksaan USG yang menggunakan gelombang suara dapat berbahaya bagi bayi.

Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus percobaan yang hamil di Amerika, para peneliti menemukan bahwa paparan USG, dengan jumlah yang sama dengan yang diterima oleh manusia, dapat mengganggu perkembangan otak normal pada bayi tikus.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paparan USG pada manusia juga dapat menyebabkan terjadinya abnormalitas otak. Beberapa penelitian lainnya menemukan adanya hubungan antara paparan USG dengan terjadinya perdarahan otak.

Selain itu, sebuah penelitian lainnya yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa kematian perinatal (bayi mati di dalam kandungan) pada manusia dapat menjadi 2 kali lebih tinggi bila bayi terpapar oleh 2 atau lebih pemeriksaan USG Doppler.

Jika pemeriksaan USG memang diperlukan dengan alasan medis, maka batasilah lama dan intensitas paparan. Pastikan Anda tidak melakukan pemeriksaan USG Doppler pada trimester pertama kehamilan.

 

 

Sumber: newsmaxhealth

Editor Dokter.id
Feb 02  -  2 min read