Your browser does not support JavaScript!
6 Tips Tetap Tenang Saat Berada Di Tengah Krisis
6 Tips Tetap Tenang Saat Berada di Tengah Krisis

Apakah Anda sering gagal menghadapi krisis karena Anda merasa gugup, takut dan stress? Untuk dapat menghadapai krisis, Anda harus tetap tenang dan jauhkan pikiran Anda dari stress dan kekhawatiran. Berikut adalah beberapa tips agar Anda tetap tenang saat menghadapai krisis.

1.  Tarik nafas dalam
Salah satu hal terpenting saat menghadapi krisis adalah tetap tenang. Anda dapat memperolehnya dengan menarik nafas dalam-dalam. Anda harus ingat menjadi tenang secara fisik merupakan langkah awal untuk menghadapi krisis.

2.  Kontrol getaran di lutut Anda
Getaran di lutut sering terjadi tanpa Anda sadari saat Anda menghadapi bahaya atau krisis. Apapun tipe krisis yang Anda hadapi, lutut yang gemetar dapat merusak tindakan yang sudah Anda rencanakan. Ingatlah setiap kali Anda menghadapai situasi traumatik untuk mengontrol getaran pada kaki Anda.

3.  Jangan tergesa-gesa untuk menyelesaikan segala hal
Stress sering memberikan Anda tekanan baik secara mental untuk menyelesaikan persoalan secepatnya. Janganlah Anda khawatir untuk menyelesaikan permasalah secara cepat karena tidak ada jawaban yang baik dan benar saat menghadapi krisis, termasuk dalam hubungan, keluarga dan pekerjaan. Bersabarlah dan jangan stress saat harus mengambil keputusan secara tepat.

4.  Pastikan Anda tahu apa yang Anda inginkan
Saat Anda sudah bisa tenang saat menghadapi krisis, satu hal lagi yang penting untuk Anda lakukan yaitu untuk mengetahui tujuan Anda. Anda harus yakin bahwa solusi apa yang Anda ingin lakukan dan pandangan jauh kedepan tentang apa yang akan terjadi. Jika Anda tidak yakin dengan apa yang Anda inginkan, maka Anda akan menjadi semakin bingung dan tidak dapat mengambil keputusan dengan tepat. Anda tidak boleh mengalami kebingungan dan keraguan saat menghadapi krisis.

5.  Fokus pada hal yang paling penting
Saat Anda merasa gugup ditengah krisis, selalu ingat untuk fokus kepada hal yan penting untuk menghilangkan kekhawatiran lain di pikiran Anda. Dengan fokus pada tindakan spesifik atau keputusan tertentu akan membuat Anda menyingkirkan beberapa masalah yang kurang penting yang akan merusak proses pengambilan keputusan.

6.  Minta bantuan teman dekat atau keluarga
Saat krisis yang Anda hadapi sangat berat, Anda bisa meminta pertolongan dengan teman dekat Anda atau keluarga Anda. Bagilah kekhawatiran Anda dengan seseorang yang dapat menjaga rahasia Anda. Tanyakan kepada orang tersebut bagaimana pandangannya. Dengan pandangan dari orang luar Anda akan melihat masalah lebih objektif.

Baca juga: Hati-hati Aktivitas di Media Sosial Mampu Picu Perceraian Lho!

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang

Sumber: magforwomen

Dipo Hartono
May 27  -  3 min read