Your browser does not support JavaScript!
5 Stadium Alkoholisme
5 Stadium Alkoholisme

Alkoholisme adalah penyakit menahun yang ditandai dengan kecenderungan untuk mengkonsumsi minuman beralkohol lebih banyak daripada yang direncanakan.

Arti lain dari alkoholisme adalah kegagalan usaha untuk menghentikan keinginan untuk mengkonsumsi minuman keras dan menyebabkan seseorang terus mengkonsumsi minuman keras tersebut, walaupun hal tersebut telah menyebabkan gangguan dalam kehidupan sosial dan pekerjaannya.

Baik alkoholisme maupun penyalahgunaan obat-obatan dapat menyebabkan terjadinya kecanduan. Alkoholisme dan penyalahgunaan obat-obatan terbagi dalam 5 tahap atau stadium seperti di bawah ini.

Stadium I
Pada tahap satu seseorang telah memiliki akses terhadap minuman beralkohol maupun obat-obatan terlarang, tetapi belum menggunakan keduanya. Pada tahap ini dianjurkan agar anda berusaha menghindari berbagai faktor resiko yang dapat memicu penggunaan salah satu atau keduanya.

Stadium II
Pada stadium dua, seseorang telah mulai mencoba atau mengkonsumsi alkohol maupun obat-obatan terlarang sesekali atau secara teratur setiap minggunya.

Stadium III
Pada tahap ini, seseorang telah sering mengkonsumsi alkohol dan atau mengkonsumsi alkohol bersamaan dengan obat-obatan terlarang secara teratur. Pada tahap ini, pengguna bahkan mulai menjual berbagai barang atau mencuri untuk memperoleh uang untuk membeli alkohol maupun obat-obatan terlarang tersebut.

Stadium IV
Pada stadium ini, seseorang telah mengkonsumsi alkohol dan atau obat-obatan terlarang secara teratur, telah mulai mengalami kecanduan. Selain itu, pengguna juga telah mulai mengalami gangguan dalam kehidupan sosial, pendidikan, pekerjaan, dan hubungannya dengan anggota keluarga lain akibat penggunaan alkohol dan atau obat-obatan terlarang tersebut.

Stadium V
Tahap ini merupakan tahap akhir dan paling berat, di mana penderita hanya merasa normal saat mereka mengkonsumsi alkohol dan atau obat-obatan terlarang tersebut. Pada tahap ini, pengguna sering mencuri, bertengkar, atau mengendarai kendaraan bermotor saat mabuk. Selain itu, pengguna juga lebih rentan terhadap berbagai keinginan untuk bunuh diri.

Sumber: medicinenet

Editor Dokter.id
May 13  -  2 min read