Your browser does not support JavaScript!
3 Cara Menghilangkan Double Chin
3 Cara Menghilangkan Double Chin

Apakah Anda baru saja mengalami peningkatan berat badan dan lemak tambahan tersebut menumpuk pada wajah Anda, tepatnya pada pipi dan bagian bawah dagu Anda dan membentuk double chin.

Sebenarnya, saat seseorang mengalami peningkatan atau penurunan berat badan, ia tidak mengalami peningkatan atau penurunan jumlah sel-sel lemak. Sel-sel lemak ini hanya akan membesar atau mengecil. Hal inilah yang menjadi penyebab mengapa seseorang dapat memiliki pipi yang tembem walaupun memiliki berat badan ideal. Mereka memiliki lebih banyak sel-sel lemak pada daerah tersebut.

Selain itu, struktur tulang dan ukuran berbagai kelenjar pada daerah wajah seperti kelenjar air liur juga dapat membuat wajah Anda tampak lebih "penuh".  Walaupun tidak ada hal yang dapat Anda lakukan untuk mengubah gen atau jumlah sel lemak di dalam tubuh Anda, tetapi terdapat beberapa tips yang dapat membantu Anda membuat wajah Anda tampak lebih kecil.

1.      Atasi Retensi Air

Mengkonsumsi minuman beralkohol, gula, dan garam secara berlebihan dapat membuat wajah Anda tampak membengkak. Hal ini dikarenakan ketiga zat tersebut membuat jaringan tubuh, termasuk daerah wajah Anda untuk menahan air.

Oleh karena itu, kurangilah konsumsi ketiga zat tersebut dan tingkatkan konsumsi air ptuih Anda. Selain itu, saat Anda mengalami dehidrasi, maka nafsu makan Anda juga akan meningkat untuk memperoleh cairan yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.

2.      Obati Semua Alergi Makanan

Orang yang menderita alergi atau intoleransi makanan seperti sensitif terhadap gluten dan menderita irritable bowel syndrome sering mengeluh bahwa wajahnya bengkak.

3.      Atasi Peningkatan Kadar Hormonal

Saat Anda menstruasi, maka wajah Anda pun akan tampak lebih "gendut" daripada biasanya karena ketidakseimbangan kadar hormonal. Sesaat sebelum menstruasi Anda dimulai, maka kadar hormon progesteron di dalam tubuh Anda akan meningkat, yang memicu terjadinya berbagai gejala sindrom premenstrual, termasuk pembengkakan wajah.

Sumber: womenshealthmag

Nov 11  -  2 min read