Your browser does not support JavaScript!
10 Penyakit Yang Menimbulkan Rasa Nyeri Paling Hebat
10 Penyakit yang Menimbulkan Rasa Nyeri Paling Hebat

Anda mungkin mengira bahwa melahirkan merupakan penyebab nyeri yang paling menyakitkan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ternyata ada beberapa gangguan kesehatan lain yang dapat menimbulkan rasa nyeri yang lebih hebat daripada melahirkan? Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja gangguan kesehatan tersebut, mulai dari yang rasa nyerinya paling ringan hingga ke yang paling berat.

 

Nyeri Paska Operasi

Apapun tujuan operasi Anda, resiko terjadinya kerusakan saraf tetaplah ada. Bila hal ini terjadi, maka Anda dapat mengalami nyeri konstan.

 

Batu Ginjal

Walaupun berukuran sangat kecil, akan tetapi batu ginjal dapat membuat area pinggang, perut bawah, dan kemaluan terasa sangat sakit. Biasanya setelah batu ginjal berhasil keluar, maka rasa nyeri pun akan menghilang dengan sendirinya.

 

Nyeri Pinggang Kronik

Seperti halnya katarak, semua orang pasti akan mengalami nyeri pinggang pada suatu saat dalam kehidupan. Sebagian besar penderita biasanya akan mengalami kesembuhan total, namun sebagian kecilnya akan mengalami nyeri pinggang kronik yang dapat sangat mengganggu kehidupannya sehari-hari.

Seberapa parah nyeri pinggang yang terjadi tergantung pada seberapa parah cedera yang terjadi. Terapi fisik untuk menguatkan otot perut merupakan pengobatan paling efektif untuk mengatasi nyeri pinggang.

 

Neuropati Perifer

Neuropati perifer merupakan gangguan kesehatan yang biasanya disebabkan oleh diabetes. Neuropati perifer terjadi akibat kerusakan pada ujung-ujung saraf pada jari kaki, jari tangan, dan tangan. Penderita mungkin akan merasakan nyeri seperti tertusuk-tusuk. Obat anti kejang dapat membantu meredakan peradangan pada saraf yang rusak, akan tetapi penderita juga harus berolahraga secara teratur untuk memperbaiki sirkulasi darah.


 

Nyeri Akibat Kanker

Baik karena kanker itu sendiri atau efek samping kemoterapi, rasa nyeri akibat kanker stadium lanjut sangatlah berat. Beberapa jenis kanker yang menimbulkan nyeri yang paling menyiksa adalah kanker pankreas, kanker otak,  dan sarkoma.

 

Neuralgia Paska Herpes

Herpes zoster sebenarnya disebabkan oleh virus yang menyebabkan terjadinya cacar air. Saat daya tahan tubuh penderita menurun, maka virus yang sebelumnya dorman (tidak aktif) pada otak dan saraf tulang belakang akan kembali aktif. Penderita biasanya akan merasa sangat nyeri pada daerah tubuh yang terkena dan nyeri akan menghilang dengan sendirinya setelah penyakit membaik. Namun, pada beberapa kasus, rasa nyeri tetap ada.

 

Baca juga: Berbagai Penyakit yang Tidak Menunjukkan Gejala

 

Neuralgia Trigeminal

Infeksi, tumor, dan gangguan kesehatan lain dapat menyebabkan terjadinya nyeri pada saraf trigeminal, yang berfungsi untuk menghantarkan impuls saraf dari wajah ke otak. Penderita biasanya merasa wajahnya sangat panas dan sakit seolah-olah wajahnya sedang terbakar. Rasa nyeri biasanya sangat menyiksa dan pada beberapa kasus, rasa nyeri ini dapat terjadi setiap beberapa menit sekali dan paling sering mengenai wajah sebelah kanan. Untuk mengatasinya, biasanya diberikan obat anti kejang.

 

Sistitis Interstitial

Sistitis interstitial atau peradangan kandung kemih biasanya terjadi akibat infeksi. Penderita biasanya mengalami nyeri perut bawah dan nyeri saat BAK. Penderita biasanya juga menjadi lebih sering BAK. Pada kasus ekstrim, penderita dapat BAK sebanyak 60x sehari. Terapi fisik, stimulasi saraf, dan obat-obatan anti radang dapat membantu mengatasi gejala.

 

Sindrom Nyeri Kompleks Regional

Sindrom nyeri kompleks regional ini biasanya terjadi pada salah satu anggota gerak paska cedera, misalnya pergelangan kaki terkilir atau patah tulang lengan. Rasa nyeri dan pembengkakan biasanya bermula pada suatu area kecil, yang kemudian akan menjalar ke seluruh anggota gerak. Hingga saat ini para ahli masih tidak dapat memastikan apa sebenarnya penyebab sindrom ini dan mengapa wanita lebih sering mengalaminya daripada pria. Kombinasi antara terapi rehabilitasi, obat-obatan, dan stimulasi saraf dapat membantu mengurangi nyeri.

 

Nyeri Kepala Cluster

Nyeri kepala cluster biasanya terjadi secara mendadak, di mana nyeri cukup tajam dan biasanya terjadi pada sekitar salah satu mata atau salah satu sisi kepala. Satu serangan (episode) nyeri kepala cluster dapat berlangsung selama beberapa minggu atau beberapa bulan.

Hingga saat ini para ahli juga masih belum mengetahui apa sebenarnya penyebab terjadinya nyeri kepala yang sangat menyiksa ini. Steroid, penghambat kanal kalsium, dan obat anti kejang dapat membantu mengurangi nyeri. Nyeri kepala ini lebih sering mengenai pria daripada wanita.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: prevention

Eko Siswanto
Mar 14  -  5 min read