Your browser does not support JavaScript!
10 Jenis Vitamin Yang Paling Dibutuhkan Seorang Wanita
10 Jenis Vitamin yang Paling Dibutuhkan Seorang Wanita

Pada zaman modern sekarang ini, banyak orang, terutama wanita menyadari betapa pentingnya memiliki gaya hidup sehat. Selain mengkonsumsi makanan sehat, rajin mengkonsumsi berbagai jenis vitamin juga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh Anda.

Wanita, berapa pun usia, berat badan, dan aktivitas fisiknya membutuhkan banyak sekali vitamin untuk menjaga kesehatannya dan mencegah terjadinya berbagai jenis gangguan kesehatan.

Vitamin sendiri merupakan suatu senyawa organik yang berfungsi untuk membantu berbagai bagian tubuh bekerja dengan baik. Setiap vitamin memiliki fungsinya masing-masing, di mana kekurangan salah satunya dapat menyebabkan Anda mengalami berbagai gangguan kesehatan yang cukup serius.

Selain dari makanan, Anda dapat mencukupi kebutuhan harian vitamin Anda dengan mengkonsumsi berbagai jenis suplemen yang tersedia.

Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis vitamin yang paling dibutuhkan oleh seorang wanita untuk menjaga kesehatannya.

 

  1. 1.      Vitamin A

Vitamin A mengandung sejumlah antioksidan. Wanita pada semua usia membutuhkan vitamin A untuk membentuk dan menguatkan tulang, gigi, jaringan lunak, kulit, dan membran mukosa. Vitamin A juga dapat menurunkan resiko terjadinya berbagai jenis penyakit kronik, memperbaiki ketajaman penglihatan, memperlambat proses penuaan, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin A adalah wortel, blewah, labu, aprikot, tomat, semangka, jambu biji, brokoli, kale, pepaya, peach, paprika merah, bayam, telur, hati, susu, dan sereal yang telah diperkaya dengan vitamin A.

 

  1. 2.      Vitamin B2

Vitamin B2 atau yang juga dikenal dengan nama riboflavin sangat penting bagi kesehatan tubuh, pertumbuhan tubuh, dan metabolisme tubuh. Vitamin B2 juga dapat membantu meningkatkan energi dan menguatkan sistem kekebalan tubuh, serta mengurangi rasa kesemutan, mati rasa, cemas, stress, dan lelah.

Kekurangan vitamin B2 dapat mempengaruhi laju metabolisme tubuh, sistem kekebalan tubuh, dan fungsi saraf; yang akan membuat mata dan lidah tampak pucat, nyeri tenggorokan, sariawan, bibir pecah-pecah, rambut kering, keriput, dan gatal pada kulit.

Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin B2 adalah jeroan, keju, susu, yogurt, sayuran berdaun hijau, ragi, telur, sereal, gandum utuh, kedelai, kacang almond, kacang tanah, dan jamur.

 

  1. 3.      Vitamin B6

Vitamin B6 atau yang juga dikenal dengan nama piridoksin merupakan vitamin penting yang diperlukan oleh sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini juga berfungsi untuk membantu tubuh memproduksi berbagai jenis hormon dan zat kimia di dalam otak, yang dapat membantu mengatasi depresi, gangguan jantung, dan gangguan daya ingat.

Vitamin ini juga dapat membantu mengendalikan kadar gula darah. Vitamin B6 juga dapat membantu mengatasi morning sickness. Kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan terjadinya anemia.

Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin B6 adalah sereal yang telah diperkaya dengan vitamin B6, alpukat, pisang, daging merah, kacang-kacangan, ikan, oatmeal, kacang tanah, biji-bijian, dan buah kering.

 

  1. 4.      Vitamin B7

Vitamin B7 atau yang juga dikenal dengan nama biotin, diperlukan untuk proses pertumbuhan sel dan pembuatan asam lemak. Vitamin ini juga berfungsi untuk menjaga kesehatan kelenjar keringat, rambut, dan kulit. Vitamin ini bahkan dapat memicu pertumbuhan rambut dan membantu mengatasi kuku yang rapuh. Vitamin B7 juga diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan sumsum tulang serta membantu menjaga kadar kolesterol tetap normal.

Walaupun kekurangan vitamin B7 sangat jarang terjadi, akan tetapi bila terjadi dapat menyebabkan rambut menjadi rapuh, timbul bercak kemerahan pada kulit, gangguan fungi jantung, badan terasa lemas, anemia, dan depresi ringan.

Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin B7 adalah ikan, ubi, kacang almond, wortel, pisang, blewah, sayuran berdaun hijau, kacang polong, beras cokelat, cabai, kuning telur, kedelai, oatmeal, susu, keju, yogurt, dan kacang tanah.

 

Baca juga: Vitamin yang Baik Bagi Kesehatan Hati

 

  1. 5.      Vitamin B9

Vitamin B9 atau yang juga dikenal dengan nama asam folat, merupakan vitamin yang sangat diperlukan oleh setiap wanita untuk mencegah terjadinya gangguan jantung, tekanan darah tinggi, penyakit Alzheimer, depresi, kanker, dan gangguan daya ingat. Vitamin ini juga dapat meningkatkan kesehatan otak, fungsi sel, meningkatkan kesuburan, dan penting bagi perkembnagan janin saat hamil.

Kekurangan vitamin B9 pada wanita hamil dapat menyebabkan kelainan saraf tulang belakang pada bayi, seperti spina bifida.

Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin B9 adalah sayuran berdaun hijau, jus jeruk, asparagus, melon, strawberi, kacang-kacangan, ragi, dan telur.

 

  1. 6.      Vitamin B12

Vitamin penting lainnya yang harus dikonsumsi setiap wanita adalah vitamin B12, yang sangat penting bagi metabolisme, pembelahan sel, dan produksi protein. Vitamin ini juga dapat membant mencegah terjadinya gangguan jantung, gangguan daya ingat, dan anemia.

Vitamin B12 juga dapat digunakan untuk mengatasi depresi dan membantu menjaga kesehatan sistem saraf serta fungsi otak. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan seseorang menjadi mudah marah, depresi, dan tampak bingung. Selain itu, juga dapat menyebabkan peradangan pada lidah dan mulut.

Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin B12 adalah keju, telur, ikan, daging merah, susu, yogurt, dan sereal yang telah diperkaya oleh vitamin B12.

 

  1. 7.      Vitamin C

Tidak hanya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, vitamin C juga memiliki banyak manfaat lain bagi kesehatan seorang wanita. Vitamin C dapat membantu mempercepat proses penyembuhan, memicu pertumbuhan jaringan yang akan menurunkan resiko terjadinya beberapa jenis kanker, gangguan jantung, dan kerusakan jaringan. Vitamin C juga memiliki peranan penting dalam proses pembentukan sel darah merah.

Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin C adalah brokoli, jeruk bali, kiwi, jeruk, cabai, kentang, strawberi, tauge, dan tomat.

 

  1. 8.      Vitamin D

Vitamin D merupakan vitamin larut lemak yang dapat membantu meningkatkan penyerapan kalsium di dalam usus, yang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Vitamin D juga dapat menurunkan resiko terjadinya sklerosis multipel, artritis reumatoid, dan berbagai jenis kanker.

Vitamin D juga dapat membantu mengatasi berbagai gejala sindrom premenstrual dan menjaga ketajaman penglihatan Anda. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan berperan dalam terjadinya osteoporosis.

Paparan singkat terhadap sinar matahari setiap harinya dapat membantu tubuh menghasilkan vitamin D yang diperlukannya. Bagi orang dengan kulit yang sangat putih, paparan sinar matahari selama 10-15 menit sudah cukup utnuk memproduksi cukup vitamin D.

Selain itu, Anda juga dapat memperoleh vitamin D dari berbagai jenis makanan seperti ikan, susu yang telah diperkaya dengan vitamin D, hati, dan telur.

 

  1. 9.      Vitamin E

Vitamin E mengandung zat anti penuaan yang dapat melawan kerusakan sel dan memperlambat proses penuaan di dalam tubuh. Vitamin ini juga dapat membantu mencegah terjadinya gangguan jantung, katarak, gangguan daya ingat, dan beberapa jenis kanker. Selain itu, vitamin E juga penting bagi kesehatan kulit dan rambut.

Makanan yang mengandung banyak vitamin E adalah gandum, kacang hazelnut, kacang almond, bayam, margarin, minyak jagung, minyak ikan kod, selai kacang, minyak safflower, dan biji bunga matahari.

 

  1. 10.  Vitamin K

Vitamin K memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan tulang, pembekuan darah, dan membantu menurunkan resiko terjadinya berbagai jenis gangguan jantung. Vitamin ini juga penting bagi sistem kekebalan tubuh dan energi.

Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin K adalah gandum utuh, sayuran berdaun hijau, minyak kedelai, dan minyak ikan.

 

Kesimpulannya adalah makanlah 5 porsi buah dan sayuran setiap hari untuk mencukupi semua kebutuhan vitamin tubuh Anda. Jika Anda tidak dapat melakukannya, konsumsilah suplemen, tetapi berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi suplemen apapun.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: top10homeremedies

Lisye Komaladi
Nov 03  -  7 min read