Your browser does not support JavaScript!
Cek Sakit Anda
Dengan menekan button Cek Sekarang maka Anda menyetujui Syarat & Ketentuan serta Kebijakan Privasi.
 
Dokter Indonesia
Siang dok
Dok saya mau tanya, saat ini saya sedang mengkonsumsi obat diet dok, nafsu makan saya menjadi berkurang dan secara perlahan BB saya turun dok, namun setelah saya meminum obat tersebut kepala saya pusing dok
Apakah saya tidak cocok dengan obat tersebut dok?
Mohon bantuannya dok, terimakasih
assalamualaikum dok, selamat pagi saya mau tanya kenapa ya (maaf) puting susu saya terdapat putih-putih seperti busik atau kah mungkin jamur?terkadang juga diawali gatal. Tidak hanya itu kulit disekitar juga terlihat kering dan busik. Terima kasih, wassalamualaikum
Selamat pagi,
Maaf dok, saya kemarin sore abis onani menggunakan bodylotion, pas malam saya mau kencing kok penis saya bengkak bagaimana penangannya dok
Terima kasih
Dok tubuh saya kekar tinggi kenapa y dok kok bisa kecil.ketika saya pijat terasa dilutut dan telapak tangan . Bgaimana mengatasinya.di umurku 18 th
dok saya mau nny masalah dengan alat kelamin saya ,
1. dokk di penis saya kok ada daging tubuh kecil , dia tumbuh pass di dekat lubung keluar ny air mani , ituu kenapa iyahh dok kalo saya boleh tau ???
2 . saya melihat teh basi kata ny bisa membesarkan penis apakah ituu benar dokk ???
terimakasih
04 Dec 2016 12:00 WIB
Tujuan utama pengobatan HIV adalah untuk melawan HIV di dalam tubuh. Tujuan lainnya adalah melawan HIV tanpa menimbulkan efek samping berat. Bila anda mengalami berbagai efek samping pengobatan HIV, maka berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai kemungkinan perubahan dosis atau penggantian obat untuk mengurangi efek samping ini.   Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Memulai Pengobatan HIV? Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai seluruh riwayat kesehatan anda sebelum anda memulai rangkaian pengobatan anda. Pastikan anda memberitahu dokter anda semua suplemen atau obat-obatan yang anda konsumsi, baik obat yang diberikan oleh dokter, obat yang anda beli secara bebas di apotek, berbagai suplemen yang anda konsumsi, dan pengobatan alternatif yang anda lakukan. Tanyakanlah pada dokter anda mengenai efek samping apa yang mungkin anda alami saat melakukan pengobatan HIV. Selain itu, tanyakan juga apakah ada faktor lainnya yang juga dapat menyebabkan timbulnya efek samping atau gejala lain di luar obat-obatan HIV, seperti HIV itu sendiri, gangguan kesehatan lain yang anda miliki, infeksi, stress, makanan tertentu, penuaan, dan obat-obatan lainnya.   Efek Samping "Singkat" Pengobatan HIV Pengobatan HIV dapat menimbulkan beberapa efek samping selama beberapa waktu saat pengendalian virus dimulai di dalam tubuh anda. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi adalah: Merasa sangat lelah Anemia yang juga dapat membuat anda merasa lelah Diare Mual Muntah Pusing atau nyeri kepala Insomnia Nyeri Gangguan neurologis Bercak kemerahan pada kulit atau gangguan kulit lainnya Reaksi pada tempat suntikan Mulut kering Penurunan berat badan Mimpi buruk Berbagai efek samping ini biasanya akan menghilang atau membaik dalam waktu beberapa minggu. Segera hubungi dokter anda bila efek samping yang anda alami tidak juga berkurang atau bertambah berat atau tidak biasanya. Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya penyebab lain, seperti infeksi. Selain itu, berhenti merokok dan memperhatikan makanan anda juga dapat membantu mengurangi efek samping di atas. Jangan mengubah dosis atau mengganti obat anda tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda, karena hal ini dapat meningkatkan resiko resistensi obat.   Cara Mengatasi Efek Samping "Singkat" Efek samping yang terjadi dapat berbeda pada setiap orang, beberapa hanya mengalami efek samping ringan, sementara yang lainnya mengalami efek samping berat yang membuat mereka tidak dapat melakukan aktivitasnya sehari-hari. Rasa Lelah Bila anda merasa sangat lelah; cobalah untuk tidur siang, mengurangi waktu dan jadwal kerja anda, konsumsilah makanan sehat dan seimbang, serta berolahragalah secara teratur. Mual dan Muntah Hindarilah berbagai jenis makanan yang dapat memicu terjadinya mual dan muntah. Makanlah biskuit atau wafer di pagi hari. Makan dalam porsi kecil dan lebih sering dapat membantu mengurangi rasa mual. Selain itu, hindarilah mengkonsumsi makanan panas. Minumlah air putih setidaknya 6-8 gelas setiap harinya dan jangan mengkonsumsi antasida (obat maag). Diare Pastikan agar anda tetap mengkonsumsi buah-buahan dan cairan dengan cukup. Tanyakan pada dokter anda mengenai obat anti diare yang dapat anda konsumsi saat diare. Nyeri Kepala Nyeri kepala dapat diatasi dengan mengkonsumsi obat anti nyeri, beristirahat, minum air putih, dan menghindari suara bising serta cahaya terang. Insomnia Batasilah konsumsi kafein, jangan makan dalam jumlah banyak dekat dengan waktu tidur, dan kurangi waktu tidur siang anda. Tidurlah dan bangunlah pada waktu yang sama setiap harinya bahkan pada akhir minggu. Anda dapat merasa lebih rileks dengan mandi air hangat, minum susu hangat, mendengarkan musik, atau pijat. Gangguan Kulit Bila anda mengalami gangguan kulit, hindarilah berendam atau mandi terlalu lama di dalam air panas serta jangan menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung alkohol atau zat kimia berat lainnya. Gunakanlah pelembab dan tabir surya serta jelly petroleum pada kulit yang kering dan gatal. Reaksi Pada Tempat Suntikan Beritahukan pada dokter anda bila anda mengalami reaksi tertentu pada bekas tempat suntikan di kulit anda. Gantilah tempat penyuntikan obat, oleskan obat pada tempat suntikan sebelum penyuntikan, dan kompreslah tempat penyuntikan dengan kompres dingin setelah obat disuntikkan. Nyeri dan Gangguan Neurologis Gunakanlah sepatu yang longgar, rendam kaki anda di air dingin dan pijatlah kaki anda. Bila masih terasa nyeri anda dapat menggunakan obat anti nyeri. Mulut Kering Bila mulut anda terasa kering, anda dapat menghisap permen tanpa gula atau mengunyah permen karet tanpa gula. Minumlah banyak air putih dan hindarilah makanan manis atau lengket atau kafein. Penurunan Berat Badan Berkonsultasilah dengan dokter atau ahli gizi anda mengenai diet dan pola makan anda. Ingatlah juga bahwa semua gejala di atas juga dapat disebabkan oleh gangguan kesehatan lain yang tidak berhubungan dengan pengobatan HIV. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami gejala berat atau berlangsung lama atau disertai dengan gejala lain seperti nyeri perut, demam, kekakuan pada leher, atau kesulitan bernapas.   Efek Samping "Lama" Pengobatan HIV Beberapa efek samping dapat berlangsung lama atau menyebabkan gangguan berat. Efek samping yang dapat berlangsung dalam waktu lama dapat berupa redistribusi lemak, peningkatan kadar kolesterol atau trigliserida, peningkatan kadar gula darah, penurunan kepadatan tulang, dan pembentukan produk sisa. Redistribusi Lemak Redistribusi lemak atau lipodistrofi dapat terjadi akibat perubahan produksi, penggunaan, dan penyimpanan lemak pada tubuh. Lemak di bagian wajah dan kaki anda mungkin berkurang, akan tetapi terjadi peningkatan penimbunan lemak pada perut dan bagian belakang leher anda. Mengganti obat mungkin dapat mencegah efek samping ini semakin memburuk. Berkonsultasilah dengan dokter anda sebelum mengganti obat apapun. Peningkatan Kadar Kolesterol atau Trigliserida Peningkatan kadar kolesterol atau trigliserida di dalam darah dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Diet dan perubahan gaya hidup lainnya merupakan langkah awal pengobatan. Dokter dapat menyarankan penggunaan obat golongan statin dan fibrat untuk mengatasi efek samping ini. Peningkatan Kadar Gula Darah Berolahraga teratur, pengendalian berat badan, dan perubahan gaya hidup lainnya dapat membantu mengatasi efek samping ini. Dokter anda juga dapat merekomendasikan berbagai obat-obatan untuk mengendalikan kadar gula darah anda. Penurunan Kepadatan Tulang Penurunan kepadatan tulang dapat meningkatkan resiko terjadinya patah tulang, terutama saat anda menua. Cobalah olahraga angkat beban atau berjalan untuk menguatkan tulang anda. Dokter anda dapat memberikan suplemen kalsium dan vitamin D atau obat-obatan untuk mengatasi atau mencegah terjadinya osteoporosis. Pembentukan Produk Sisa Pembentukan produk sisa metabolisme sel seperti asam laktat dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan mulai dari nyeri otot hingga gagal hati. Bila anda mengalami efek samping ini, maka anda mungkin harus mengganti obat anda. Berkonsultasilah dengan dokter anda sebelum mengganti obat anda. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  Sumber: webmd
04 Dec 2016 11:00 WIB
Dalam rangka untuk memperlambat penyebaran HIV, orang-orang tertentu yang tidak memiliki virus tetapi beresiko untuk terkena HIV harus meminum obat untuk mencegah jangan sampai terinfeksi. Hal ini merupakan rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan, baru-baru ini, oleh WHO. Pengobatan pencegahan ini dikenal dengan PrPP, untuk profilaksis pra pajanan.  Eric McCulley membuat keputusan untuk memulai PrPP. Pria ini berusia 40 tahun, seorang gay dan pemeriksaan HIV-negatif. Di luar sebuah kedai kopi, ia mengambil plastik yang berisi pil biru. "Ukuran pil ini cukup besar, beberapa orang mungkin menyebutnya pil kuda." Kata eric Pil ini disebut Truvada, kombinasi dua obat yang dipakai untuk mengobati HIV. Meskipun status pemeriksaan HIV negatif, McCulley memulai minum pil setiap hari selama beberapa bulan terakhir. Dokter sangat menganjurkan cara yang satu ini Selama satu dekade, Truvada digunakan sebagai pengobatan untuk orang yang sudah HIV-positif. Dalam beberapa tahun terakhir, juga telah terbukti mampu mencegah terjadinya infeksi baru, dan pejabat New York mengakui pil ini sebagai cara untuk mencegah penyebaran AIDS.  Namun beberapa pengguna PrPP khawatir bahwa tidak semua orang di komunitas medis bisa mendapatkan Truvada dengan cepat. Meski Truvada telah berada di toko obat, namun memerlukan resep cara penggunaan obat untuk mendapatkan obat tersebut. Namun ada asumsi sementara apabila seseorang mengkonsumsi Truvada ada anggapan dapat melakukan hubungan seks dengan siapapun . Dr Melanie Thompson mengatakan pernah mendengar hal seperti itu sebelumnya. Dia adalah peneliti utama di Research Consortium AIDS dari Atlanta, dan telah lama bekerja dalam penelitian HIV. Dia mengalami keengganan untuk meresepkan PrPP karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai hal tersebut  "Ini merupakan hal yang menarik bagi saya," katanya, "karena para dokter yang mengatakan, 'Saya tidak ingin meresepkan PrPP untuk seseorang yang mungkin berisiko untuk HIV karena mereka mungkin tidak akan menggunakan kondom" Menurut Thompson hal ini seperti ada seorang dokter yang menolak untuk meresepkan statin (obat penuruan kolestrol) untuk pasien yang mengalami kelebihan berat badan.  Penyedia layanan kesehatan harus meningkatkan perhatian mereka dan melakukan hal yang tepat Namun Thompson dan para petugas CDC berharap pedoman pengobatan baru akan membantu mengatasi hambatan. Sumber: npr
04 Dec 2016 08:00 WIB
HIV merupakan suatu infeksi virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh secara progresif. HIV disebabkan oleh virus HIV1 dan HIV2. HIV biasanya ditularkan antar manusia melalui hubungan seksual dengan penderita dan pemakaian jarum suntik secara bergantian.Bila anda atau pasangan anda menderita HIV, anda tetap dapat berhubungan seksual dan menjalani hidup anda seperti orang lainnya. Akan tetapi, diperlukan beberapa langkah ekstra untuk melindungi anda atau pasangan anda.  1.      Gunakan KondomBila anda atau pasangan anda menderita HIV, maka gunakanlah kondom saat berhubungan seksual untuk mencegah penularan HIV. Hindari oral seks karena juga dapat menularkan HIV.Jika anda dan pasangan anda menderita HIV, tetap gunakan kondom selama berhubungan seksual untuk menghindari penularan virus HIV jenis lainnya dari pasangan anda. Hal ini dapat memperburuk gejala yang anda alami. 2.      Hindari Faktor ResikoHindari berbagai hal yang dapat meningkatkan resiko anda terkena atau menularkan HIV, seperti mempunyai banyak pasangan seksual, menderita penyakit menular seksual, atau penggunaan jarum suntik secara bergantian. 3.      Ketahui Cara PenularannyaHIV menular melalui darah dan cairan tubuh (cairan vagina, air mani, dan cairan anus). Penularan melalui cairan tubuh dapat terjadi bila cairan tersebut masuk ke dalam tubuh seseorang melalui luka atau membran mukosa.Berciuman dengan penderita HIV tidak dapat menularkan HIV, kecuali bila anda memiliki luka pada daerah mulut atau melakukan ciuman ala Perancis yang menyebabkan lidah saling bersentuhan. Berpelukan atau bersentuhan dengan penderita HIV juga tidak dapat menularkan HIV. Pengobatan ProfilaksisSalah satu pengobatan terpenting bila anda menderita HIV adalah obat antiretrovirus. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi jumlah virus di dalam tubuh anda, bahkan sampai tidak terdeteksi. Dengan demikian, juga mengurangi kemungkinan anda untuk menularkan virus HIV pada orang lain.Bila anda merasa telah terpapar oleh virus HIV, segera hubungi dokter anda dalam waktu kurang dari 72 jam setelah terpapar. Dokter akan memberikan obat antiretrovirus pada anda sebagai langkah pencegahan tertularnya virus HIV. Obat ini harus anda konsumsi selama 28 hari.Penggunaan kondom setiap berhubungan seksual merupakan salah satu cara pencegahan HIV yang paling penting dan efektif. Selain kondom, anda juga dapat mencegah terkena HIV melalui mengkonsumsi obat antiretrovirus sebelum terpapar oleh virus HIV. Cara ini biasanya digunakan bila anda ingin hamil tetapi pasangan anda mengidap HIV. Apa yang Harus Dilakukan Bila Anda atau Pasangan Menderita HIV ?Jaga KomunikasiJangan menarik diri anda dari pasangan atau lingkungan anda karena anda menderita HIV. Beritahukanlah pada pasangan anda mengenai seluruh ketakutan dan kekhawatiran anda. Merasa Takut Merupakan Hal yang WajarRasa takut menulari pasangan anda dapat membuat anda takut berhubungan seksual. Hal ini merupakan sesuatu yang biasa terjadi. Jangan paksakan diri anda untuk berhubungan seksual sekarang, berilah waktu bagi diri anda dan pasangan anda.Jagalah kedekatan anda dan pasangan anda dengan berpelukan atau ciuman ringan. Sangat penting untuk menjaga hubungan anda dan pasangan tetap dekat. Carilah PertolonganKonsultasikanlah masalah anda dengan dokter anda untuk memperoleh solusi terbaik bagi penanganan HIV dan pencegahan penularannya. Dukungan dari keluarga dan pasangan dapat membantu anda.  Rencanakan Masa Depan AndaMenderita HIV bukan berarti akhir dari segalanya. Dengan penanganan yang dini dan tepat, anda dapat menjalani kehidupan anda seperti orang lain. Rencanakanlah masa depan anda bersama pasangan anda. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  Sumber: webmd
03 Dec 2016 18:00 WIB
Anda Mencari Apa yang Salah Jika Anda merupakan seorang yang pesimis, maka Anda hanya akan menyadari berbagai hal negatif dan tidak menyenangkan yang terjadi dalam kehidupan Anda. Seorang pesimis selalu berpikir untuk mencari apa yang salah dalam kehidupannya. Pemikiran seperti ini dapat menghambat tercapainya tujuan hidup Anda. Jika Anda tidak dapat mengubah kebiasaan buruk Anda untuk selalu berpikir negatif, maka mulailah belajar untuk mensyukuri segala sesuatu yang Anda miliki saat ini dan berhenti mengeluh.   Anda Tidak Memiliki Tujuan yang Jelas Banyak orang melakukan berbagai hal yang tidak mereka sukai karena mereka tidak memiliki tujuan yang jelas dan tidak tahu apa yang ingin mereka lakukan. Kadangkala, sangat sulit mengetahui apa yang sebenarnya Anda inginkan dalam kehidupan ini. Dengarkanlah apa kata hati nurani Anda. Jika Anda masih bingung mengenai apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup Anda, maka mulailah memilih salah satunya dan berusahalah untuk menjadi yang terbaik dalam hal tersebut.   Anda Bergaul Dengan Orang yang Salah Dikelilingin oleh orang-orang yang berpikiran negatif dapat membuat Anda merasa ragu akan kemampuan dan cita-cita Anda. Berbagai hal negatif ini dapat merusak motivasi dan mempengaruhi pikiran Anda tanpa Anda sadari. Mulailah berteman dengan orang-orang yang memiliki sikap dan pikiran yang positif.   Takut Mencoba Hal Baru Saat Anda telah terbiasa dengan kehidupan dan rutinitas harian Anda, maka perubahan yang terjadi secara mendadak dapat membuat Anda sulit menerima atau bahkan ingin mencobanya. Hal ini dikarenakan Anda takut mencoba hal baru yang belum Anda ketahui karena ketidakpastian akan masa depan.    Tidak Fokus Pada Tujuan Banyak orang seringkali hanya memikirkan dan membayangkan mengenai sesuatu hal yang ingin mereka capai tanpa benar-benar mencobanya. Anda tidak akan mencapai apapun bila Anda tidak pernah melakukan apapun untuk mencapai impian Anda tersebut. Mulailah melakukan sesuatu, apapun itu, yang membuat Anda semakin dekat dengan impian Anda.   Selalu Menunggu Saat yang Tepat Selalu menunggu saat yang tepat untuk datang tidak akan membuat Anda semakin dekat dengan impian Anda. Mulailah menggunakan setiap kesempatan yang Anda miliki sekarang. Jangan terus menunggu saat yang tepat. Saat Anda memutuskan untuk melakukan sesuatu untuk mencapai hal yang Anda inginkan, itulah saat yang tepat bagi Anda untuk memulai.   Malas Orang yang sukses seringkali merupakan orang yang dapat menekan rasa malasnya. Rasa malas dapat membuat hubungan Anda dengan anggota keluarga lainnya atau dengan pasangan menjadi rusak. Rasa malas membuat Anda yakin bahwa Anda tidak mampu atau tidak siap untuk mencapai kesuksesan. Melakukan sesuatu selalu lebih baik daripada tidak melakukan apapun.       Sumber: womanitely
03 Dec 2016 15:00 WIB
Tahukah anda apa itu saus soy? Bila anda merupakan seorang penggemar sushi, maka anda pasti pernah melihat dan bahkan mengkonsumsinya. Saus soy merupakan saus yang seringkali digunakan saat anda memakan sushi. Baru-baru ini, para ahli telah menemukan bahwa sebuah molekul penguat rasa di dalam saus soy yang mungkin dapat digunakan sebagai pengobatan infeksi HIV. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati bagaimana sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap berbagai bahan kimia di dalam makanan. Para peneliti kemudian menemukan bahwa sebuah molekul, yaitu EFdA mungkin dapat digunakan untuk mengobati infeksi HIV. EFdA dapat digunakan untuk mengobati infeksi HIV, karena molekul ini memiliki cara kerja yang mirip dengan semua obat HIV lainnya, yaitu membantu mencegah replikasi HIV. Hal ini merupakan suatu penemuan baru yang menggembirakan karena banyak penderita HIV yang telah mengalami resistensi terhadap obat-obatan HIV yang banyak digunakan sehingga diperlukan penggantian obat. Akan tetapi, para peneliti menemukan bahwa EFdA ini lebih jarang menyebabkan resistensi, karena lebih cepat teraktivasi dan proses metabolismenya di dalam hati dan ginjal juga tidak secepat obat HIV lainnya.Para peneliti juga menemukan bahwa molekul ini (EFdA) dapat bekerja lebih baik hingga 10 kali lipat bagi infeksi HIV yang belum mengalami resistensi terhadap obat HIV (tenofovir) dan 70 kali lipat pada  infeksi HIV yang telah mengalami resistensi terhadap tenofovir.Sumber: foxnews
03 Dec 2016 12:00 WIB
ADC merupakan salah satu komplikasi HIV/AIDS yang cukup sulit baik bagi anda maupun bagi anggota keluarga serta pasangan anda. Gangguan ini dapat mempengaruhi banyak aspek dalam hidup anda, termasuk hubungan anda dengan anggota keluarga yang lain, pekerjaan anda, keadaan keuangan anda, kehidupan sosial anda, dan kesehatan fisik serta jiwa anda yang dapat membuat anda merasa depresi, frustasi, dan marah. Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan gangguan daya ingat atau demensia akibat AIDS (ADC) seperti halnya tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan AIDS. Akan tetapi, pada beberapa penderita, dengan pengobatan yang tepat, ADC dapat dikendalikan.Perawatan Rumah Bagi Penderita ADC Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah perburukan gejala adalah:•    Tetaplah aktif, baik fisik, mental, maupun sosial walaupun anda telah menderita ADC. Berolahraga (berjalan) secara teratur setiap harinya dapat membantu memaksimalkan fungsi tubuh dan mental anda serta menjaga berat badan anda•    Lakukanlah banyak aktivitas mental semampu anda. Membuat pikiran terus bekerja dapat membantu mencegah memburuknya gangguan kognitif yang anda alami. Bermain, menyusun puzzle, membaca buku, membuat berbagai kerajinan tangan, dan berbagai hobi lainnya dapat membantu membuat pikiran anda terus aktif•    Jangan menarik diri dari pergaulan dan keluarga anda. Hal ini dapat membuat pikiran anda tetap aktif dan menjaga keseimbangan emosi anda•    Konsumsilah diet sehat dan seimbang yang terdiri dari banyak buah dan sayuran untuk membantu menjaga berat badan dan mencegah terjadinya malnutrisi serta konstipasi (sembelit)•    Berhentilah merokokObat-obatanHighly active antiretroviral therapy (HAART) merupakan obat yang cukup efektif untuk mengendalikan infeksi HIV dan juga dapat melindungi banyak orang dengan HIV positif dari ADC. Pada sebagian besar kasus, HAART dapat mengurangi sebagian atau seluruh gejala ADC.Walaupun telah menggunakan HAART, beberapa penderita ADC tetap mengalami perburukan gejala. Ada pula penderita ADC yang tidak dapat menggunakan HAART dan menyebabkan keadaan penderita lebih buruk lagi.Pada banyak penderita ADC lainnya, demensia akan memburuk dalam waktu beberapa bulan yang membuat penderita tidak lagi dapat mengurus dirinya sendiri, tidak dapat turun dari tempat tidur, tidak dapat berkomunikasi, dan membutuhkan bantuan orang lain untuk merawat dirinya.Tidak ada obat tertentu yang dapat mengobati penurunan kognitif pada penderita AIDS. Dokter biasanya hanya akan memberikan obat simptomatik untuk mengatasi gejala yang ada. Beberapa obat simptomatik yang sering digunakan adalah:•    Obat anti depresan yang digunakan untuk mengatasi gejala depresi•    Obat anti psikotik yang digunakan untuk mengatasi agitasi (rasa gelisah) berat, perilaku agresif, halusinasi, atau delusi Bila anda menderita ADC, maka anda harus melakukan pemeriksaan rutin sehingga dokter anda dapat mengetahui perkembangan penyakit anda dan apakah diperlukan penyesuaian dosis obat serta mengetahui apakah dosis obat yang anda gunakan telah sesuai.PencegahanHighly active antiretroviral therapy (HAART) dapat menghambat atau mencegah perkembangan ADC pada beberapa penderita HIV, terutama bila obat ini diberikan pada masa awal penyakit. Akan tetapi, tidak ada langkah pencegahan yang secara pasti dapat mencegah terjadinya ADC.Sumber: webmd